Retrospektif Komik Indie

Tahun 1995 adalah tahun kemunculan komik indie di Indonesia yang dicatat oleh media, Kompas dan Tempo menurunkan artikel yang tak kurang sama, yakni pemberitaan mengenai komik-komik yang tidak umum secara konten dan diproduksi terbatas, sebutan untuk jenis-jenis komik ini adalah komik alternatif, komik gerilya, komik underground hingga populer disebut komik indie, sebuah kependekan kata independen. Pada saat itu memang komik jenis ini bergerak beriringan dengan film dan musik yang mempunyai semangat yang sama, melawan dan menjadi antitesis dari major atau mainstream.

IMG06104-20150507-2121

Advertisement Inline

20 tahun berlalu, bukan tanpa jejak. Pergerakan komik indie melahirkan komikus-komikus yang kini menjadi pelaku industri di arus utama komik Indonesia, pertumbuhan jumlah produksi komik, sumber daya, penerbitan serta aktivitas lain seperti lembaga pendidikan, apresiasi serta kekerabatan komunitas menjadi meningkat dan besar.

IMG06099-20150507-2057

Di tahun 2015 adalah tahun yang tepat untuk melihat kembali perjalanan komik indie dalam komik Indonesia. Sebagai fase dari sebuah peradabaan, maka komik dapat kita cermati silang pengaruhnya pada kondisi sosial dan pemikiran masyarakat. 20 tahun kita dapat melihat apa saja yang telah terjadi dan berkembang dan bertanya sudah sampai pada titik mana komik indie kita sekarang? Pertanyaan yang akan membicarakan wacana apa yang masa kini menjadi persoalan para pelakunya? Masih relevan kah komik indie sebagai gerakan? Masih ada kah yang dilawan?

IMG06108-20150507-2125

Di tahun 2015 ini pula, Akademi Samali berulang tahun yang kesepuluh. Akademi Samali adalah salah satu komunitas komik di Indonesia yang memiliki fokus pada pengumpulan arsip komik-komik yang berkembang pada pertengajan tahun 1995-an.

Menyambut ulang tahunnya yang ke sepuluh, Akademi Samali akan memamerkan koleksi-koleksi indie yang telah berhasil dikumpulkan dari kurun waktu 1995 sampai 2015. Dengan harapan untuk merepresentasikan komik indie, komik yang sejak dulu dianggap sepele. Komik-komik yang bukan mainan kolektor. Dalam acara Retrospektif Komik Indie. Berbekal spirit bahwa ada yang tertinggal saat komik Indonesia mulai berkembang mengejar industri, yakni spirit untuk bermain. Komik indie telah mengingatkan bahwasanya komik kadangkala bukan hanya urusan Rupiah atau Dollah yang ditukar Rupiah saja, namun juga merupakan ruang dalam imajinasi masyarakat yang tidak boleh dibiarkan kosong.

IMG06109-20150507-2126

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Bapak Triawan Munaf turut hadir pada pembukaan Retrospektif Komik Indie

Selain itu turut berpartisipasi pula para komikus indie dari berbagai penjuru Indonesia khususnya di Pulau Jawa yang turut memamerkan koleksi karya masing-masing dan juga peluncuran beberapa judul-judul komik terbaru karya para penulis Indonesia yang sayang untuk dilewatkan.

Retrospektif Komik Indie akan diselenggarakan dari tanggal 7 sampai 16 Mei 2015.

Lokasi:

Bentara Budaya Jakarta

Jl. Palmerah Selatan no 17

Jakarta Barat

Jadwal Acara Pendukung :
JADWAL ACARA

Kamis, 7 Mei 2015
19.00 – Selesai
Pembukaan :
Pentas pembacaan dialog Arjuna Dilema
(nukilan dari episode Bhagavad Gita,
gubahan RA Kosasih)
acara dibuka oleh Bpk Triawan Munaf (kepala Badan Ekonomi Kreatif)*
(*Dalam Konfirmasi)

Jumat, 8 Mei 2015
14.00 – 16.00
Diskusi “Retrospeksi Komik Indie Kita”
Pembicara : Mohammad Hadid (Akademi Sekuensial), Terra Bajragosa (Pengajar DKV ISI Jogja),
Hikmat Darmawan (Pabrik Kultur),
Host : Beng Rahadian (Akademi Samali)

16.30 – Selesai
Pemutaran film :
– American Splendor (Shari Springer Berman, Robert Pulcini)
– Crumb (Terry Zwigoff)

Sabtu, 9 Mei 2015
Pk.13.00 – 14.00
Diskusi Komik “Bagas” & Launching “Komando Rajawali ; The Final Battle”
Pembicara : Chris Lie (Bagas)
Edna Caroline (Komando Rajawali)
Team Gatra Pustaka
Moderator : Beng Rahadian

Pk.14.00 – 16.00
Launching & Diskusi Komik “Mahabharata” (Gatra Pustaka)
Pembicara : Apriyadi Kusbiantoro (komikus)
Dr. Iwan Gunawan (Pascasarjana IKJ)
Seno Gumira Ajidarma (Budayawan)
Tigor M Tandjung (Gatra Pustaka)
Samuel Stefan Siahaya (Gatra Pustaka)
Moderator : Dwi Klik Santosa

16.30 – Selesai
Pemutaran Film :
– Moebius Redux (Hasko Baumann)
– Stan Lee (Terry Dougas, Nikki Frakes)

Minggu, 10 Mei 2015
10.00 – 15.00
Workshop untuk Anak Membuat komik “Aku Cinta Laut”
Pemateri : Syaiful Choirudin ( Orat-Oret )

10.00 -12.00
Workshop Membuat Komik Digital (umum)
Pemateri : Apriyadi Kusbiantoro

14.00 – 16.00
Launching Buku : SI DJAMPANG (Penerbit Buku Kompas)
Pemateri : Paul Heru WIbowo
Penanggap : JJ Rizal (Sejarahwan)
Moderator : Hikmat Darmawan

Senin, 11 Mei 2015
14.00 – 16.00
Launching Buku : Teroris Visual (Cendana Art Media)
Pemateri : Aji Prasetyo (komikus)
Penanggap : Ifan Ismail (Penulis)
Moderator : Hikmat Darmawan

Selasa, 12 Mei 2015
09.00 – 12.00 Workshop komik (jamstrip) untuk pelajar (terbatas)

Rabu, 13 Mei 2015
09.00 – 12.00 Workshop komik (jamstrip) untuk pelajar (terbatas)

Jumat, 15 Mei 2015
14.00 – 15.30 Ngobrol santai I
10 Tahun Akademi Samali Berkarya dan bergerak
Pembicara : Akademi Samali

16.00 – 18.00 Ngobrol santai II
Komik Indonesia di Festival Buku Eropa (menuju Frankfurt Book Fair)
Pemateri : Sweta Kartika, Beng Rahadian, Jho Tan

Sabtu, 16 Mei 2015
14. 00 – 18.00 Rally Launching Komik :
– Methal Pertiwi
– Cakrapolis
– Komando Rajawali 05

14.00 – 16.00 Ngobrol santai tentang Self Publishing “Cara Membuat, Publikasi dan Menjual”
Pemateri : Methal Pertiwi dll

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan merupakan sudut pandang dari pihak pemberi siaran pers dan tidak ada hubungan dengan kebijakan editorial KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.