Jepang merupakan negara yang terkenal akan transportasi kereta apinya. Jepang juga memiliki jaringan perkeretaapian yang sangat padat. Kondisi KRL di Jepang pada saat rush hour selalu padat. Ketika para penumpang berhimpitan di dalam kereta, ada saja orang yang mencari kesempatan di dalam kesempitan ini. Siapakah mereka?
Mereka disebut dengan Chikan (チカン). Chikan adalah sebutan bagi mereka yang melakukan tindak pelecehan seksual di dalam KRL. Biasanya hal ini dilakukan ketika jam sibuk dan ketika keadaan kereta sangat padat. Hal itu memudahkan mereka melakukan pelecehan seksual tanpa diketahui oleh sang korban karena padatnya penumpang.

chikan
Ilustrasi Foto |  Sumber: https://vinnykumar.wordpress.com/

Sebagian penumpang wanita takut untuk melaporkannya ke pihak kepolisian atas dasar malu. Sebagian lainnya berani berteriak “Chikan!” sambil menunjuk pria yang dimaksud jika ia menjadi korban kejahatan seksual ini.

Para korban wanita yang melapor ke polisi melalui telepon, akan ditanggapi cepat oleh pihak kepolisian Jepang. Jika korban menelpon beberapa saat setelah dia dilecehkan, maka si Chikan tersebut pasti akan disambut oleh pihak berwajib ketika akan turun dari kereta.

Advertisement Inline

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.