BAGIKAN
http://floormaster.yu-nagi.com/images/gallery_pic/akibahaikei.jpg
http://floormaster.yu-nagi.com/images/gallery_pic/akibahaikei.jpg
http://floormaster.yu-nagi.com/images/gallery_pic/akibahaikei.jpg

Merasa tinggal di Tokyo sudah cukup mahal? Pikirkan kembali. Setelah pada tahun lalu Tokyo hanya masuk dalam peringkat ketujuh, kali ini Tokyo, Jepang resmi keluar dari 10 besar kota dengan biaya hidup termahal di dunia menurut Mercer.

Dalam daftar yang dikeluarkan Mercer, peringkat pertama kini ditempati oleh Luanda, Angola, diikuti oleh Hong Kong, Zurich (Swiss), Singapura, dan Jenewa (Swiss.) Tokyo harus puas menempati urutan ke-44, diikuti Kobe di peringkat 47 dan Yokohama di peringkat 48. Sebagai perbandingan, Jakarta berada di peringkat 140, sementara Kuala Lumpur, Malaysia berada pada peringkat 84.

ft-city-rank

Advertisement Inline

Penyebab bergesernya peringkat kota-kota ini karena fluktuasi kurs lokal terhadap dolar Amerika. Yen dan euro terus melemah terhadap dolar Amerika dan yuan Tiongkok.

Sebagaimana diberitakan Financial Times, survei ini mendata harga 200 barang dan jasa mulai dari makanan impor dan harga sebuah hamburger, kemudian digabungkan dengan biaya menyewa tempat tinggal. Ini adalah tahun ke-21 survei yang dilakukan oleh Mercer.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.