BAGIKAN

maria oentoe

Maria Oentoe. “Ibu” dari para Seiyuu di Indonesia telah menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Komisi Penyiaran Indonesia. Penghargaan diberikan pada perhelatan Anugerah KPI 2015 yang diselenggarakan di Studio A NET TV, Rabu Malam, 2 Desember 2015.

Maria Oentoe memulai karirnya sebagai Seiyuu selepas selepas Sekolah Lanjutan Tingkat Atas saat dirinya bergabung dengan Sanggat Prathivi pada 1968. Sandiwara radio menjadi pekerjaan pertamanya, bersama rekan-rekan seangkatannya seperti Eddy Soehendro, Idris Affandi, Elsa Surya, dan lainnya. Ratusan sandiwara radio telah ia ikuti di mana dari sinilah karirnya mulai meroket, di mana pada tahun 1980-an beberapa sandiwara radio yang dibintanginya bahkan ada yang diangkat ke layar lebar. Dirinya juga aktif bermain di film layar lebar pada masanya.

Advertisement Inline

Karena komitmennya pada industri suara inilah, dirinya bersama teman-teman satu angkatannya nekad mendirikan studio rekaman walaupun dengan modal yang sangat terbatas, bersama teman-temannya ia menamai studio itu IDOLA yang berarti “Idenya Orang-Orang Gila” pada tahun 1986 sampai 2010. Di antaranya garapan sandiwara radio IDOLA yang sukses adalah Ibuku Malang, Ibuku Sayang ataupun Badai Laut Selatan. Di tempat inilah pula karirnya sebagai Seiyuu semakin berkibar di mana dirinya banyak menangani program-program yang berkaitan dengan suara seperti film, radio, iklan, hingga sulih suara film asing ke dalam Bahasa Indonesia. Tercatat beberapa anime Jepang yang pernah disulihsuarakan ke dalam Bahasa Indonesia seperti Lady Oscar, Kung Fu Boy, Cardcaptor Sakura, Super Gals! Kotobuki Ran, Death Note, Kiba, Evangelion, PreTear adalah buah tangan dinginnya di mana dirinya juga aktif menjadi Seiyuu di dalamnya. Tak lupa dirinya juga banyak mendidik calon Seiyuu pada generasi setelah dirinya.

Untitled

Salah satu karyanya yang paling banyak dikenal masyarakat adalah kalimat pembuka “Pintu teater XX telah dibuka..” yang selalu dikumandangkan oleh jaringan bioskop Cinema 21 setiap kali akan mengumumkan informasi kepada pengunjung kalau kalau pintu teater telah dibuka.

2015.12-Desember.anu 2gk-is-98

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang datang dengan didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Dilansir dari situs resmi KPI,Jusuf Kalla menyampaikan bahwa semua muatan penyiaran harus memenuhi segala kriteria. “Penyiaran harus tentu menyenangkan, namun juga harus berbobot dan bermanfaat bagi kita semua,” ujar Wapres. Dirinya juga mengatakan setiap sepuluh tahun KPI akan mengevaluasi perusahaan penyiaran televisi atau radio mana saja yang banyak melanggar sehingga penyiarannya dapat dihentikan. “Apabila stasiun televisi atau radio yang tidak memanfaatkan frekuensi dengan baik maka setiap sepuluh tahun akan dimintai siapa yang melanggar banyak ketentuan itu dan pemerintah melalui KPI menilai dapat menghentikan siaran itu,” tegas Jusuf Kalla. Lebih jauh Wapres meminta kepada seluruh pemangku kepentingan media penyiaran di Indonesia untuk memberikan acara hiburan yang mendidik dan memberikan kedamaian pada masa saat ini.

Saksikan rekaman dari perhelatan Anugerah KPI 2015 pada tautan video berikut ini:

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.