Tiongkok: Kami Kalah di Laut Cina Selatan Gara-Gara Jepang

0
Liu Zenmin, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (china.cn)

Tiongkok dikenal bersengketa dengan sejumlah negara. Selain bersengketa dengan Jepang, Tiongkok juga bersengketa dengan Filipina mengenai klaim wilayah Laut Cina Selatan. Pada Selasa (13/7) Mahkamah Arbitrase Internasional memenangkan Filipina dan menggugurkan klaim Tiongkok atas Laut Cina Selatan.

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Liu Zhenmin menyatakan bahwa kekalahan Tiongkok salah satunya karena Jepang. Sebagaimana diberitakan Nikkei, dalam konferensi pers pada Rabu (14/7) Liu menuding arbitrase internasional telah disabotase oleh Jepang. Shunji Yanai adalah pemimpin Mahkamah Arbitrase Internasional yang bertanggung jawab memilih empat hakim untuk menangani gugatan yang dilayangkan Filipina terhadap Tiongkok tahun 2013.

Liu juga menuding Yanai telah telah menyerang dan menduduki pulau-pulau di Laut Cina Selatan secara ilegal pada Perang Dunia II. Menanggapi seruan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida yang meminta seluruh pihak agar menghormati putusan yang diberikan, Tiongkok menyerang Jepang, meminta mereka agar berhenti mencampuri urusan negara lain.

Dalam persengketaan ini, Filipina menggugat klaim Tiongkok atas sembilan garis putus-putus di Laut Cina Selatan yang digambar oleh pemimpin Republik Cina, Chiang Kai-sek pada Perang Dunia II. Meski Republik Cina kini secara de facto diteruskan oleh Taiwan, klaim ini dilanjutkan oleh Tiongkok dan sebagai perwujudannya, Tiongkok mereklamasi pulau-pulau di sejumlah titik untuk memperkuat klaim mereka.

KAORI Newsline

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.