Setelah menunggu cukup lama sejak memiliki KRL eks-Jepang berpenunjuk tujuan berbasis Light Emitting Diode (LED), akhirnya PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menguji coba pengoperasian papan penunjuk tujuan digital berbasis LED pada rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) miliknya. KRL seri 205 rangkaian 205-99F menjadi trainset pertama yang beruntung untuk dioperasikan kembali LED Display-nya sebagai rangkaian contoh.

Tampak LED Display bagian depan milik 205-99F | Foto: Kevin W
Tampak LED Display bagian depan milik 205-99F | (Kevin Wilyan)

Berbeda dari edisi “percontohan” di rangkaian 205-142F yang mengganti total layar LED Display dan menambahkan sistem baru, pada rangkaian ini layar LED Display tidak diganti, tetapi hanya memprogram ulang Intelligent Controller (IC) dengan memasukkan nama-nama stasiun tujuan akhir di wilayah Jabodetabek. Pemasangan ini juga lebih ringkas karena hanya mengganti komponen IC tersebut dengan yang telah diprogram ulang, tanpa perlu membongkar peranti keras LED Display yang tersedia.

LED Display bagian samping yang menampilkan tujuan akhir | Foto: Kevin W
Display bagian samping yang menampilkan tujuan akhir | (Kevin Wilyan)

Lebih spesial lagi, kali ini pada layar LED bagian samping rangkaian kini turut menampilkan nama stasiun tujuan akhir perjalanan KRL. Hal ini juga berbeda dengan rangkaian 205-142F yang hanya pada LED Display bagian depan saja yang aktif dan memiliki ukuran tulisan besar, sehingga tulisan bergerak jika nama stasiun tujuan cukup panjang. Sedangkan pada LED display di rangkaian 205-99F ini, ukuran tulisan diatur lebih proporsional sehingga tulisan tidak bergeser dan tidak membuat pembaca “pusing” melihatnya.

Advertisement Inline
Rangkaian 205-142F , "percontohan" LED Display terdahulu | Foto: Farouq Adhari
Rangkaian 205-142F , “percontohan” LED Display terdahulu | (Farouq Adhari)

Kembali aktifnya LED display sisi samping kereta merupakan kelebihan yang diharapkan akan memudahkan pengguna jasa untuk mengetahui tujuan rangkaian kereta yang masuk dan hendak dinaikinya, terutama bagi penumpang berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran. Sebelumnya, hal ini sempat disuarakan pada kegiatan buka bersama pengguna jasa KRL yang diadakan oleh KCJ pada bulan Juni lalu.

Jika uji coba pada rangkaian 205-99F ini berhasil, tak menutup kemungkinan sistem ini akan diterapkan pada rangkaian-rangkaian KRL Jabodetabek lainnya dari berbagai seri KRL, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada penumpang.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.