Jejepangan Otomotif dalam AutoPro Indonesia 2017: Terbanyak dan Terbaik

0
Toyota Sprinter Trueno (AE86)

Bicara soal Jepang, tentu tidak lepas dari berbagai kreasinya yang relatif mudah diterima oleh masyarakat. Mulai dari soal pop culture seperti manga dan anime hingga soal otomotif. Itu terlihat sekali dari banyaknya mobil Jepang yang masuk ke Indonesia, termasuk yang impor langsung dari Jepang. Tak terkecuali soal car culture-nya, mulai dari modifikasi untuk keperluan motorsport (balap) atau keperluan pemakaian harian yang lebih mengutamakan gaya sesuai selera pemiliknya.

Sumber: Facebook Fanpage AutoPro Indonesia

Untuk pertama kalinya, AutoPro mengadakan sebuah pameran aftermarket otomotif atau industri yang bergerak dalam sektor tertentu saja dalam bagian otomotif yaitu AutoPro Indonesia, event resmi National Modificator and Aftermarket Association (NMAA), asosiasi yang mewadahi para modifikator dan pelaku usaha industri aftermarket. Pameran ini dibuat layaknya event Specialty Equipment Market Association (SEMA) dari Amerika atau Tokyo Auto Salon dari Jepang, dan untuk pertama kalinya event seperti ini diadakan di Indonesia. Meskipun mungkin jumlah crowd-nya masih jauh dari event tersebut, setidaknya dalam event ini tersirat car culture di Indonesia yang masih condong ke Jepang yang notabene menjadi salah satu pembahasan menarik dalam artikel ini.

Tersirat dari Luar

Sebelum masuk ke pameran, pengunjung sudah disambut oleh sedan sport Mitsubishi Lancer Evolution VI berwarna kuning. Dari luar area pameran saja sudah menyiratkan bahwa car culture di Indonesia belum lepas dari car culture yang mengarah ke Jepang atau yang sering disebut Japanese Domestic Market (JDM) lantaran animo jejepangan otomotif yang sangat tinggi.

JDM Sportscar untuk Menarik Perhatian Pengunjung

Setidaknya ada 2 exhibitor yang menggunakan JDM sportscar sebagai display booth untuk daya tarik pengunjung. Seperti exhibitor dari perusahaan produk penunjang performa mesin yang menggunakan Nissan Skyline GT-R Z-Tune yang hanya ada 20 unit di dunia dan salah satunya ada di Indonesia. Penulis kurang yakin bahwa terdapat produk dari perusahaan exhibitor di mesin mobil yang dipajang lantaran pada dasarnya mobil tersebut sudah dimodifikasi khusus secara menyeluruh oleh divisi motorsport Nissan, Nismo, termasuk di sektor mesin yang mengambil komponen dari mesin balap Nissan. Bukan berarti menganggap exhibitor itu berniat “menipu”, namun itulah salah satu trik dari mereka begitu pengunjung mendekat ke mobilnya, dengan sigap orang sales membagikan brosur atau menawarkan diri agar produknya terbeli.

Advertisement Inline

Selain itu ada booth dari bengkel coating yang memakai mobil sport Toyota 86 full accessories buatan Jepang untuk demonstrasi kerja coating paint. Bisa jadi mereka memilih Toyota 86 karena mobil tersebut cukup digemari oleh pecinta jejepangan otomotif, di mana salah satu faktornya adalah bentuknya yang menarik sehingga bisa menarik perhatian pengunjung. Selain itu, hal tersebut juga dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap jasa coating yang ditawarkannya, lantaran mobil seperti sportscar membutuhkan perhatian lebih terhadap detailnya.  Tampilan mobilnya pun juga dituntut untuk tetap terjaga ketika berada dalam kondisi sekitar ketika dikendarai.

This slideshow requires JavaScript.

Hall 30 Mobil Modifikasi Terbaik

Sebanyak 29 dari 30 mobil modifikasi terbaik versi NMAA yang masuk, setidaknya lebih dari setengahnya menggunakan mobil Jepang dan juga mobil non-Jepang yang memiliki style modifikasi ala Jepang, terutama dari penggunaan produk aftermarket-nya seperti pelek. Berikut uraian dari modifikasi mobil Jepang atau mobil yang menggunakan aliran modifikasi Japanese Style.

Jajaran mobil yang menjadi peserta kontes modifikasi dalam acara AutoPro Indonesia 2017

Motorsport

Kemajuan car culture di Indonesia yang masih mengarah ke Jepang terlihat dari mobil berspek balap yang dipajang di booth sektor modifikasi. Salah satunya adalah Honda Civic Estillo “Casper”. Dengan modifikasi khusus balap drag, terutama di bagian mesin dengan mesin performa tinggi H22A hasil engine swap  dan sudah diupgrade hingga mencetak rekor  horsepower terbesar untuk model Honda Civic Estillo se-Indonesia dengan angka 1000 hp.

This slideshow requires JavaScript.

Selain drag race, dunia drifting di Indonesia juga sudah maju. Drifting sendiri merupakan cabang motorsport yang berasal dari Jepang. Di Indonesia, animo drifting cukup tinggi bahkan sudah menghasilkan drifter kelas dunia. Dari sekian banyak mobil yang dipakai untuk kejuaraan drifting oleh para drifter lokal, setidaknya ada dua yang masuk ke hall mobil modifikasi, yaitu Nissan 180SX dengan wajah dan dasbor Nissan Silvia S15 dan Subaru BRZ dengan bodykit Rocket Bunny. Kedua mobil tersebut menggunakan mesin 2JZ-GTE yang banyak dipakai oleh para drifter lantaran kapabilitas upgrade dapat menghasilkan tenaga dan torsi yang sangat besar sehingga sangat menunjang aksi drifting-nya.

Alphard Semua Generasi

Toyota Alphard merupakan salah satu mobil impor Jepang yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat menengah ke atas, lantaran tampilannya yang mewah namun tetap memiliki image Toyota yang begitu kuat di mata masyarakat Indonesia, terutama soal keandalan dan nilai jual kembali. Referensi modifikasi Toyota Alphard dari Jepang yang bejibun membuat mobil ini menjadi bahan yang menarik untuk dimodifikasi hingga semua generasinya ada dalam hall ini.

This slideshow requires JavaScript.

JDM Street Tuner

Modifikasi mobil Jepang bertema street tuner juga hadir dalam booth, seperti Honda S2000. Menariknya, mobil tersebut hadir dalam model convertible sehingga dalam waktu tertentu mobil tersebut ditampilkan dalam atap terbuka. Pelek Yokohama Advan dan bodykit J’s Racing turut mengentalkan nuansa JDM pada sportscar tersebut.

This slideshow requires JavaScript.

Stancelovers

Seperti yang sedang tren saat ini, terdapat beberapa modifikasi mobil Jepang yang beraliran stance atau roda mepet spakbor, seperti Nissan Juke, Honda Accord Euro, dan Toyota 86 dengan bodykit Rocket Bunny yang sempat menggetarkan jagat modifikasi Indonesia.

Japanese Retro

Mobil Jepang yang usianya jauh lebih tua juga hadir dalam booth modifkasi, seperti Toyota Corolla tahun 70-an yang dimodifikasi dengan aliran rally style. Meski usianya jauh lebih tua, mobil tersebut tetap menarik dengan penampilannya yang klasik dengan disertai modifikasi yang menjaga tampilan retro di zamannya.

Toyota Corolla dengan modifikasi beraliran rally style

Mobil Jepang retro dengan usia yang lebih muda dari Toyota Corolla juga ada, seperti Toyota Sprinter Trueno AE86, Honda Civic Estillo, dan Toyota MR2 SW20 dengan tampilan yang lebih kontemporer serta model mobilnya yang relatif tidak lekang oleh waktu.

Non-Japanese

Meskipun jelas bukan mobil Jepang, setidaknya kedua mobil tersebut menggunakan produk aftermarket Jepang seperti Mercedes-Benz C-Class, BMW Seri-3 coupe, dan Ford Focus dengan pelek merk WORK. Apabila disandingkan dengan car culture di Jepang, pada dasarnya industri aftermarket Jepang berupaya bagaimana supaya produknya diterima oleh masyarakat luas, termasuk di mata pemilik atau penggemar mobil non-Jepang.

This slideshow requires JavaScript.

Modifikasi Terbaik

Di antara mobil modifikasi yang ada dalam hall, dengan beragam merk mobil, jenis mobil, dan aliran modifikasi, gelar modifikasi terbaik jatuh kepada Honda Civic Nouva berkelir hijau.  Belum diketahui keterangan resmi mengapa bisa terpilih, namun dilihat dari modifikasinya termasuk yang paling  menyeluruh. Mulai dari engine swap K20A dari Honda Civic Type R FD2, modifikasi interior, hingga modifikasi eksterior yang terlihat clean. Penghargaan tersebut bisa disimpulkan bahwa modifikasi yang mengarah ke Jepang tidak hanya yang terbanyak, tetapi juga yang terbaik bahkan disertifikasi oleh NMAA.

This slideshow requires JavaScript.

Ditulis oleh: Julfikri Ahmad Mursyid | Panelis “Mengontrol Fanatisme Pop Culture Jepang untuk Masyarakat Indonesia” pada event Road to KAORI Expo, penggemar otomotif lebih dari 10 tahun.

KAORI Nusantara membuka kesempatan bagi pembaca utk menulis opini tentang dunia anime & industri kreatif Indonesia. Opini ditulis 500-1000 kata dlm bhs Indonesia/Inggris & kirim ke opini@kaorinusantara.or.id

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.