© Ryouko Fukuyama. Hakusensha/Fukumenkei Noise Production Commitee

Tujuh tahun yang lalu, Nino Arisugawa pernah berjanji kepada kedua sahabatnya, Momo dan Yuzu, untuk tidak berhenti bernyanyi meskipun mereka telah berpisah jalan. Semenjak saat itu, Nino selalu bernyanyi di pinggir pantai setiap pagi, berharap suatu hari nanti suaranya akan kembali mempertemukannya dengan kedua sahabat kecilnya. Saat memasuki SMA, Nino akhirnya dipertemukan kembali dengan mereka. Di saat bersamaan, Nino perlahan tertarik masuk kedalam dunia klub musik ringan.

Komentar

Harus diakui, banyak konflik yang disajikan oleh Fukumenkei Noise di episode perdananya. Konflik antara Nino dan Momo, konflik antara Nino dan Yuzu, konflik internal band dengan sang vokalis Miou, masa kecil Nino, dan masih banyak lagi. Efeknya, anime ini terasa sangat angsty, bahkan untuk ukuran standar anime drama romance SMA.

Hal tersebut sebetulnya bukanlah hal buruk. Jika anda merupakan penggemar anime shoujo-ish yang berfokus pada drama antar karakter dan mengeksplorasi bagaimana para karakter menghadapi rasa insekuritasnya, maka Fukumenkei Noise mungkin bisa menjadi tontonan yang tepat. Episode perdananya mungkin masih belum menggali lebih dalam konflik-konflik yang disajikan, namun potensi drama tetap ada. Lebih jauh, konflik yang belum tereksplorasi tersebut mungkin juga akan membuat penonton penasaran. Siapa sebenarnya Nino? Mengapa dia merasa shock ketika mendengar penampilan klub choir? Bagaimana sebenarnya masa kecilnya? Jika konflik-konflik ini mampu dibawakan dengan baik, bukan tidak mungkin seri ini menjadi salah satu seri yang mampu memainkan emosi penonton.

Advertisement Inline

Jika konflik yang disajikan bukan merupakan selera anda, satu hal lain yang mungkin dapat menarik minat penonton adalah unsur musiknya. Ada 2 lagu yang dimainkan oleh klub musik ringan. Lagu pertama, Highschool, merupakan lagu opening dari anime ini. Sedangkan lagu kedua, Spiral, dimainkan sebagai klimaks dari episode ini. Eksekusi penampilan band sendiri terlihat cukup apik. Meski masih menggunakan CG di beberapa bagian, setidaknya hal tersebut tertutupi oleh efek pencahayaan dan penempatan kameranya yang terlihat menjauh ketika CG digunakan. Pada lagu ini, emosi Nino juga sangat terasa. Terlihat  dari ekspresi wajahnya dan nada suaranya bagaimana dia menjerit-jerit mengekspresikan perasaannya. Jadi jika anda mencari anime drama yang berfokus pada drama remaja dengan bumbu musik, Fukumenkei Noise bisa jadi pilihan.

Fakta dan Data

Judul lainAnonymous Noise
Karya asliManga karya Ryouko Fukuyama
Pengisi suaraAyahi Takagaki sebagai Miou Suguri
Daisuke Ono sebagai Yoshito “Haruyoshi” Haruno
Daiki Yamashita sebagai Kanade “Yuzu” Yuzuriha
Jun Fukuyama sebagai Ayumi “Kuro” Kurose
Kouki Uchiyama sebagai Momo Sakaki
Saori Hayami sebagai Nino Arisugawa
SutradaraHideya Takahashi (Keijo!!!!!!!)
Penulis skenarioDeko Akao (Amanchu!, Flying Witch)
Desain karakterMariko Ito (Log Horizon)
Lagu pembuka“Highschool” oleh in NO hurry to shout
Lagu penutup“Allegro” oleh in NO hurry to shout
StudioBrain’s Base
Situs resmihttp://fukumenkei-anime.jp/
Twitter@fukumenkeianime
Mulai tayang pada11 April 2017 (1400 GMT, 2100 WIB, 2300 JST)

Screenshot dan Video Trailer

© Ryouko Fukuyama. Hakusensha/Fukumenkei Noise Production Commitee
© Ryouko Fukuyama. Hakusensha/Fukumenkei Noise Production Commitee
© Ryouko Fukuyama. Hakusensha/Fukumenkei Noise Production Commitee
© Ryouko Fukuyama. Hakusensha/Fukumenkei Noise Production Commitee

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.