BAGIKAN
Rangkaian KRL bandara Soekarno-Hatta tampak di stasiun Manggarai, Selasa (29/8). (Satoshi Takagi)

reon

Penumpang yang akan naik pesawat udara membutuhkan kepastian waktu perjalanan untuk pergi ke bandar udara (bandara), agar tidak terlambat dan tertinggal keberangkatan pesawat. Mengingat Jakarta adalah kota yang terkenal dengan kemacetannya, kehadiran jalur kereta api (KA) Bandara Internasional Jakarta, Soekarno-Hatta (Soetta) yang tengah dikebut penyelesaiannya akan menjadi solusi angkutan penumpang yang membutuhkan kepastian waktu untuk pergi menuju dan meninggalkan bandara.

Jelang pengoperasian sarana dan prasarana KA Bandara Soetta yang direncanakan dimulai pada November 2017, PT Kereta Api Indonesia (KAI) beserta anak perusahaannya yang melayani angkutan KA penumpang dari dan ke bandara, PT Railink dan PT Industri Kereta Api (INKA) melakukan uji coba sarana kereta rel listrik (KRL) angkutan penumpang bandara Soetta pada Selasa (29/8) malam hingga Rabu (30/8) dini hari. Uji coba dilakukan dengan melakukan perjalanan dari Stasiun Manggarai sampai Stasiun Jakarta Kota, pulang-pergi. Rangkaian KRL Bandara pertama (trainset/TS 1) dengan nomor kereta K1 1 17 07 – 12 ini diberangkatkan dari Stasiun Manggarai pukul 23.22 WIB Selasa malam, dan tiba kembali di Stasiun Manggarai pukul 00.22 Rabu dini hari. Uji coba dilakukan di malam hari dengan pertimbangan menghindari kondisi lintas raya di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta yang padat, bila dilakukan pada siang hari.

Nomor seri KRL Bandara berdasarkan penomoran Kementerian Perhubungan. (Satoshi Takagi)
Tampilan panel instrumen di kabin masinis KRL bandara (Satoshi Takagi)

KRL Bandara Soetta akan melayani 2 rute perjalanan, antara lain Manggarai – Bandara Soetta P.P. , dan Jakarta Kota – Bandara Soetta P.P. dengan sifat layanan ekspres yang hanya berhenti di stasiun tertentu saja.

KRL angkutan bandara Soetta ini dibangun oleh INKA bekerja sama dengan Bombardier Transportation, dengan konfigurasi 6 unit kereta per rangkaiannya. Setiap 1 rangkaian dapat menampung maksimum 272 penumpang dalam sekali perjalanan. Akan ada 10 rangkaian KRL

yang dioperasikan di jalur KA bandara kedua di Indonesia ini. Sebagai langkah mula, 1 rangkaian perdana KRL bandara ini telah tiba di Jakarta sejak 15 Agustus 2017 setelah selesai diproduksi.

Simak videonya di sini:

Cemplus Newsline by KAORI