BAGIKAN
@ Haruhiko Mikimoto/© Big West © 1985 Harmony Gold USA Inc / Tatsunoko

Dilansir dari Anime News Network, pengadilan di California, Amerika Serikat telah menegaskan bahwa kesepakatan lisensi antara Harmony Gold U.S.A. Inc. dan Tatsunoko Production, mengenai hak lisensi yang dimiliki oleh pihak Harmony Gold terhadap anime The Super Dimension Fortress Macross, The Super Dimension Cavalry Southern Cross, dan Genesis Climber Mospeada akan berakhir pada 14 Maret 2021.

Harmony Gold masih bisa membuat produk derivatif, termasuk adaptasi live action dari ketiga anime tersebut, hingga hak lisensinya berakhir. Setelah semuanya berakhir, semua lisensi dan sublisensi yang ada akan dikembalikan kepada pihak Tatsunoko, kecuali bila kedua pihak membuat kesepakatan lain. Harmony Gold masih berhak menggunakan nama Robotech, namun setelah hak lisensi yang dimilikinya berakhir, maka pihaknya tidak diperkenankan mengembangkan produk apapun yang berasal dari The Super Dimension Fortress Macross, The Super Dimension Cavalry Southern Cross, dan Genesis Climber Mospeada.

Sebelumnya, pada tahun 1984, Harmony Gold mendapatkan hak lisensi atas 3 seri anime dari Tatsunoko, yaitu The Super Dimension Fortress Macross, The Super Dimension Cavalry Southern Cross, dan Genesis Climber Mospeada, di mana pihak Harmony Gold mengedit ketiga serial tersebut menjadi sebuah serial baru bernama Robotech. Serial Robotech sendiri telah dibuat sebanyak 3 judul, termasuk 2 buah film live action yang tengah direncanakan.

Advertisement Inline

Pada tahun 1991, Tatsunoko memberikan hak eksklusif kepada Harmony Gold untuk mengelola 36 episode Macross, 23 episode Southern Cross, dan 25 episode Mospeada selama 10 tahun. Kesepakatan ini sempat diperpanjang pada tahun 1998 dan 2002, hingga akhirnya kesepakatan ini diperpanjang terus hingga 14 Maret 2021.

Pada tahun 1998, Big West yang merupakan salah satu  co-producer dari Macross sempat menuntut pihak Tatsunoko, di mana menurut pihak Big West, Tatsunoko tidak memiliki hak untuk membuat sekuel Macross. Tuntutan ini akhirnya dimenangkan oleh Tatsunoko pada tahun 2003, di mana diputuskan bahwa Tatsunoko memiliki hak untuk melisensikan Macross kepada Harmony Gold, namun Big West memiliki hak atas 41 desain yang digunakan di anime tersebut. Sementara itu di tahun 1998 Tatsunoko dan Harmony Gold membuat kesepakatan untuk membatalkan hak Harmony Gold atas pembuatan sekuel dari ketiga anime tersebut, namun pada tahun 2002 pihak Harmony Gold kembali mendapatkan hak atas Mospeada dan Southern Cross, dan tahun 2003 pihaknya kembali mendapatkan hak atas Macross, kecuali untuk 41 desain yang dimiliki oleh Big West.

Atas kasus tuntutan dari Big West tersebut, Tatsunoko sempat memberikan kuasa kepada Harmony Gold untuk melindungi trademark Macross di luar Jepang, termasuk mendapatkan bagian dari royalti yang didapatkan oleh Tatsunoko.

Selain itu, Harmony Gold juga dilaporkan memiliki sejumlah trademark yang berkaitan dengan Macross, yang diperbaharui pada 26 Desember 2012, dan akan berakhir 10 tahun setelahnya, yaitu pada 26 Desember  2022. Namun, berakhirnya perjanjian lisensi yang tertunda dapat mempengaruhi kepemilikan trademark sebelum tahun 2022.

KAORI Newsline | Sumber: Law 360 (Kelly Knaub), Reddit, & ANN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.