Bima Sakti dan Santosa Amin: Ayo Nonton Knight Kris!

0

Bisa dijelaskan di Knight Kris kakak-kakak berperan sebagai siapa?

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Bima Sakti (B): Peran saya Sebagai Asura Dan Empu Tandra, juga para monster pasukan Asura yg kecil2. Di sini saya total untuk mencurahkan semua kemampuan saya untuk menciptakan karakter yg sebenarnya ketiga karater tersebut sangat berbeda. Asura antagonis, sementara itu Empu Tandra adalah protagonis, dan para prajurit kecil adalah para mahluk yg serba salah antara takut menghamba dan konyol. Jadi ketiga karakter tersebut menurut saya adalah karakter yg menjadi prestasi terbesar saya saat ini di dunia profesi yg saya geluti selama bertahun-tahun ini.

Untuk Empu Tandra sebenarnya adalah karakter yg jadi makanan empuk saya. Karena saya sudah tidak ada beban memainkan karater yg seperti Empu Tandra ini.

Lain halnya dengan Asura. Karakter satu ini adalah karakter yg sebenarnya buat saya ampuna-mpunan. Kalau sudah memainkan karakter macam Asura ini, saya bakalan ngga dubbing di studio lain. Mending pulang dan istirahat di rumah.  Untuk istirahatkan tenggorokan dan pita suara. Karena wah kalau semua yg denger aja pasti ngerasain itu suara WoW bangget Hahaha (air laut siapa yang garemin yah?). Nah itulah ketiga peran di film Knight Kris yg saya bisa ceritakan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Santosa Amin (S): Saya jadi Nahrawa di Knight Kris. Nahwara itu tokoh antagonis di film itu, di mana dirinya adalah anak buah dari Asura sang antagonis utama di film tersebut. Namun menariknya, sosok Nahwara ini nampak memiliki agenda tersendiri selain melayani Asura.

Lalu bagaimana kakak-kakak bisa terlibat menjadi seiyuu dalam Knight Kris?

(S): Awalnya saya ketemu dengan salah satu pembuatnya, mas Kurniawan di sebuah cafe, dia tahu saya seiyuu. Akhirnya dia tertarik dengan saya karena kebetulan sedang mencari seiyuu karena dia sedang membuat proyek animasi, itu 3 tahun lalu. Dan saya ceritakan saya seorang seiyuu pernah ngisi ini itu, dia tertarik, lalu nego harga, langsung saya kasih beberapa sampel suara, dan akhirnya mereka merasa cocok. Terus karena di film ini juga banyak sekali butuh seiyuu lain, akhirnya saya merekomendasikan teman-teman seperti Bima Sakti, Esti Haryani, kemudian ada seiyuu lain yang casting juga, tapi suaranya belum cocok.

Kan mengisi suara di animasi lokal masih jarang di Indonesia ketimbang mendubbing film asing. Ada perbedaan nggak sih di antara keduanya?

B: Masih jarang ia. Tapi kayanya diriku merasa agak sering kok jadi langganan para sutradara animasi lokal. Hehehe. Sebut saja dari animasi yg berjudul: Jalan Jim, Kiko, Knight Kris, Juki the Movie, dan ada beberapa yg saya lupa judulnya. Nah kalau ditanya ada perbedaan Jelas. Dari segi honor jelas sangat sedap (itu catatan terpenting yah, hehehe). Kalau secara teknis perbedaannya hanya kalau untuk sulih suara yg jadi profesi keseharian saya, saya selalu bilang pada adik-adik saya yg mau bergelut di dunia dubbing ya seiyuu itu harus menguasai ilmu Bunglon. Hehehe. Nah kalau animasi lokal, pelakunya harus bisa menciptakan karakter suara untuk menghidupkan peran yg akan kita arahkan sebagai apa. Jadi itulah perbefaan secara teknis. Dua-duanya SULIT. Ingat. Sulit. Bagi yg belum profesional di bidang ini, dan untuk bisa profesional butuh waktu pengalaman dan kerja keras yah. Kalau suka mana, ya tentu saja saya suka dua-duanya. Karena dari awal saya selalu bilang apa yg kita jalani dengan cinta pasti kita kejar kecintaan kita. Itu logikanya. Kalau kita cinta dengan seseorang kan akan kita kejar terus cinta kita dan kita jaga. Begitu juga dengan profesi yg saya geluti. Karena cinta ya akan saya perjuangkan terus untuk menjaga dan mempertahankannya.

S: Kalau animasi dari luar kan biasanya sudah ada filmnya, baru kita dubbing, kalau animasi lokal biasanya kita take vokal dulu, baru animasinya dibuat. Sebenarnya lebih enak begitu karena emosi dan improvisasinya lebih dapet. Cuma biasanya akan memberi PR kepada pembuatan animasinya kalau kita terlalu banyak improve.

Setelah memainkan film ini dan melihat hasilnya puaskah?

B: Kalo ditanya puaskah,jawaban awal adalah bangga, sangat. Tapi sesungguhnya saya tipe orang yg nggak gampang puas dengan yg saya kerjakan. Saya mau yg lebih dan lebih baik lagi agar para penikmat nggak punya kesempatan dan celah untuk mencari kekurangan kita. Itu sih.

S: Puas sih puas. Tapi tetap harus ada yang harus ingin dan terus diperbaiki dan dikejar. Untuk saat ini film ini sangat menarik. Harapannya sih nantinya bisa dapat peran yang lebih menarik lagi, dan saya dapat mengisi lebih optimal lagi.

Lalu sudah ada proyek apa lagi  ke depannya?

B: Hihihi. Itu rahasia dong. Entar ngga suprise hihihi.

S: Ada satu lagi animasi lokal yang akan saya perankan. Rencananya akan dirilis bulan Desember mendatang. Selain sebagai seiyuu, saya juga berperan sebagai coach voice, alias melatih aktor dan aktris yang berperan di sana dalam mengisi suara.

Apa sih harapan untuk film ini, dan apa harapan untuk industri animasi Indonesia ke depannya?

B: Bicara harapan,  harapan saya untuk film ini adalah jadi film yg menginspirasi anak-anak Indonesia, dicintai anak indonesia, jadi idola di negeri sendiri, dan juga di dunia. Dan ada superhero di film ini yang bisa mengalahkan superhero internasional. BayuSekti harus Go Internasional pokoknya deh. Untuk industri animasi lokal, harapannya semoga semakin merajai pasar nasional dan juga dunia ke depannya.

Terakhir, punya pesan-pesan kepada masyarakat terhadap film ini?

B: Terrakhir pesan yah. Hehehe. Pokoknya Bima Giant pesen nonton deh film ini. Karena ini asli produk indonesia. Ini bisa buat diri kita lebih mencintai negeri kita tercinta ini. Film ini punya pesan moral kuat. Nggak terkontaminasi dengan gaya-gaya yang negatif. Ini Film mengedukasi dengan kemasan yang sangat gampang disukai oleh adik-adik anak-anak kita yang sarat dengan budaya. Tontonlah dan buat negara kita bangga dengan hasil karya anak bangsa. Mau maju ngga kita?! Kalau mau, sebarkan berita karya anak bangsa kita ini ke mancanegara yah. Jangan mau kalah dengan negara lain. Indonesia Itu kita. Dan kita Bisa. Intinya pesa Giant: SEBARKAN FILM INI. Oke tq dari Giant, Asura, dan Empu Tandra!

S: Tonton deh film ini. Keren, banyak misi positif, banyak pesan positif untuk anak-anak, bagus. Menambah kecintaan terhadap Indonesia, ini produk Indonesia, konten dan cerita, serta berbagai pernak-perniknya, semuanya dari Indonesia.

Kenali lebih jauh film Knight Kris di halaman ketiga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.