BAGIKAN

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, setelah hadir dalam bentuk 3 buah komik cetak bertehnolohy mutahir, juga sebuah sebuah kisah luntang-lantung minim faedah, kini Pendekar Cyborg, sebuah komik super futuristik yang (katanya) berasal dari masa depan ini akhirnya diumumkan akan hadir kembali dengan kisah barunya, yang kini diberi judul Pendekar Cyborg IV: Bangkitnya Cyborg Kuntilanak Ngutang. Sama seperti sebelumnya, kisah ini masih akan tetap nirmanfaat dan tanpa vaeda!

Yang menarik, sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, seri terbaru ini akan berbentuk komik digital, di mana seri terbaru ini akan muncul melalui instagram mulai 16 Mei 2018 mendatang.

Penasaran seperti apa komik baru ini? Intip sejumlah gambar berikut ini:

View this post on Instagram

CERGAM GOYANG @pendekarcyborg IV Salah satu gambar latar dari adegan di Pendekar Cyborg IV – Bangkitnya Cyborg Kuntilanak Ngutang Tantangan bikin gambar #pixel pakai palet 4 warna serba kontras macam cyan, magenta, white & black itu di bagian shading. Beneran pe'er banget buat nentuin gelap terangnya. Beda banget dengan kalo pake grayscale yang tinggal naik turunin persentase hitam atau putihnya. Apalagi full colour yang lebih banyak pilihan. Kadang suka frustrasi kalo gak dapet-dapet gabungin teknik dithering, pola, sama gabung-gabungin warna yang terbatas. Kalo udah gini solusinya ya bobok aja atau nyari nasi padang. Tapi kalo udah nemu, mimpi indah hingga jemur gigi pun merekah hingga esok pagi nan cerah #PendekarCyborg #PrimeRage #80s #80an #Pixel #PixelArt #Tehnolohy #Cyborg #RukunWarga #CGA #ColourGraphicAdapter #IBMDOS #PixelArtIndonesia #Cergam #MotionComics #PixelAnimation #Jadul #Retro #RetroFuture #FutureKecamatan #FutureSiskamling #CyborgKuntilanak #Ngutang #Nirfaedah #Teaser #WIP #InstaMasyarakat #InstaPemudaGang

A post shared by Aditya Saputra (@bujubunengalabuset) on

Advertisement Inline

Pendekar Cyborg adalah sebuah komik yang (katanya) berasal dari masa depan. Bercerita tentang seorang pendekar bionik bernama Prime Rage (dibaca dalam dialek Betawi) yang menjadi komandan pemimpin pasukan pemberontakan melawan cyborg-cyborg penjajah dari masa depan.

Pendekar Cyborg: Sebuah Komik (Katanya) dari Masa Depan

Sesuai dengan KATANYA yang merupakan komik dari masa depan, aroma-aroma futuristik bergitu terasa kental dalam Pendekar Cyborg. Dari mulai embel-embel “Cergamusik” yang merupakan perpaduan konsep dari cerita, gambar, dan musik, sampai grafik yang tersaji di dalamnya yang sarat dengan muatan tehnolohy, sampai berbagai pernak-pernik penggembira lainnya yang begitu sarat memberikan citra bahwa Pendekar Cyborg memang sebuah komik yang (katanya) berasal dari masa depan. Bayangkan saja, bahkan untuk bisa mendapatkannyapun, komik ini tidak bisa didapatkan di toko-toko buku masa kini melainkan memesannya melalui internet untuk kemudian dikirimkan secara ekspres langsung dari masa depan. Metode pembelanjaan yang sangat futuristik bukan?

Dengan mengusung grafik dan imaji-imaji yang sangat komputeristik, futuristik, dan penuh dengan imaji tehnolohy yang saik beeng sangat, Pendekar Cyborg memulai debutnya dari masa depan dalam episoda pertama bertajuk “Konflik Bionik Mengguncang Kerukunan Warga”, Pendekar Cyborg akan mengajak anda semua menjalani petualangan Prime Rage yang begitu futuristik, komputeristik, dan sarat dengan tehnolohy dengan grafik yang begitu memanjakan mata laksana robot-robot futuristik nan memukau dengan segala pencitraannya yang begitu saik beeng.

Ditulis oleh Adit Bujbunen Al Buse, fakta bahwa komik ini memadukan unsur komik dengan musik juga kembali menyiratkan bahwa di masa depan komik terbukti mampu dikawinkan dengan musik sekalipun konsep perkawinan komik dengan musik bukanlah hal yang benar-benar baru di masa kini.

Komik ini sendiri sudah diterbitkan dalam 3 seri. Intip ulasan dari komik pertama Pendekar Cyborg pada tautan berikut ini.

Baca juga:

Komik Pendekar Cyborg Terbaru Adalah Komik Digital?

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.