BAGIKAN

Setelah hadir dalam bentuk 3 buah komik cetak bertehnolohy mutahir, kini Prime Rage, sang tokoh utama dari Pendekar Cyborg, sebuah komik super futuristik yang (katanya) berasal dari masa depan hadir dalam sebuah kisah luntang-lantung minim faedah, dalam bentuk cerpen daring digital di internet!

Dengan judul Serial si Prime: Sebuah Cerita Serial Sibernetika Rukun Warga, cerpen minim faedah namun futuristis ni akan diserialisasikan setiap hari Sabtu pag, dan dapat dibaca melalui tautan berikut ini.

Pendekar Cyborg adalah sebuah komik yang (katanya) berasal dari masa depan. Bercerita tentang seorang pendekar bionik bernama Prime Rage (dibaca dalam dialek Betawi) yang menjadi komandan pemimpin pasukan pemberontakan melawan cyborg-cyborg penjajah dari masa depan.

Sesuai dengan KATANYA yang merupakan komik dari masa depan, aroma-aroma futuristik bergitu terasa kental dalam Pendekar Cyborg. Dari mulai embel-embel “Cergamusik” yang merupakan perpaduan konsep dari cerita, gambar, dan musik, sampai grafik yang tersaji di dalamnya yang sarat dengan muatan tehnolohy, sampai berbagai pernak-pernik penggembira lainnya yang begitu sarat memberikan citra bahwa Pendekar Cyborg memang sebuah komik yang (katanya) berasal dari masa depan. Bayangkan saja, bahkan untuk bisa mendapatkannyapun, komik ini tidak bisa didapatkan di toko-toko buku masa kini melainkan memesannya melalui internet untuk kemudian dikirimkan secara ekspres langsung dari masa depan. Metode pembelanjaan yang sangat futuristik bukan?

Dengan mengusung grafik dan imaji-imaji yang sangat komputeristik, futuristik, dan penuh dengan imaji tehnolohy yang saik beeng sangat, Pendekar Cyborg memulai debutnya dari masa depan dalam episoda pertama bertajuk “Konflik Bionik Mengguncang Kerukunan Warga”, Pendekar Cyborg akan mengajak anda semua menjalani petualangan Prime Rage yang begitu futuristik, komputeristik, dan sarat dengan tehnolohy dengan grafik yang begitu memanjakan mata laksana robot-robot futuristik nan memukau dengan segala pencitraannya yang begitu saik beeng.

Ditulis oleh Adit Bujbunen Al Buse, fakta bahwa komik ini memadukan unsur komik dengan musik juga kembali menyiratkan bahwa di masa depan komik terbukti mampu dikawinkan dengan musik sekalipun konsep perkawinan komik dengan musik bukanlah hal yang benar-benar baru di masa kini.

Komik ini sendiri sudah diterbitkan dalam 3 seri. Intip ulasan dari komik pertama Pendekar Cyborg pada tautan berikut ini.

Baca juga:

Komik Pendekar Cyborg Terbaru Adalah Komik Digital?

Masih penasaran buat baca cerpen Serial si Prime yang minim faedah ini? Sok atuh klik ini tautan.

KAORI Newsline

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.