Polemik gonjang-ganjing serial novel Nidome no Jinsei o Isekai de? yang terjadi baru-baru ini rupanya membuat Yutaka Yamamoto alias Yamakan, sutradara anime asal Jepang di balik Haruhi Suzumiya, Lucky Star, dan Wake Up, Girls! ini turut buka suara.

Melalui akun Twitternya, Yamakan sempat menanggapi hengkangnya para seiyuu dari proyek anime Nidome no Jinsei o Isekai de?. Dalam komentar di akun Twitternya tersebut, dirinya menyebutkan bahwa kasus yang terjadi baru-baru ini adalah realitas di industri anime Jepang saat ini. Iapun juga mengungkapkan kekecewaannya atas pembatalan dari proyek animenya, sembari menyebutkan bahwa industri anime terlalu lemah, dan cepat atau lambat akan dihancurkan oleh fansnya sendiri.

Dalam blognya, Yamakan juga menyalahkan kaum Otaku yang dianggapnya “menghancurkan” anime, dan terlalu memengaruhi industri anime. Ia bahkan menganggap kasus pembatalan proyek anime Nidome no Jinsei o Isekai de? adalah “hari di mana Otaku menghancurkan anime.” Yamakan juga mengritik kaum Otaku yang dianggapnya terlalu menganggap anime sebagai bentuk media pelarian, dan tidak peduli kepada anime sebagai sebuah media itu sendiri.

Advertisement Inline

Masih soal kasus pembatalan anime  Nidome no Jinsei o Isekai de?, dirinya menyalahkan kaum Otaku Nasionalis Jepang dan ekstrimis Tiongkok, yang dianggapnya sama-sama menyebarkan kebencian. Di lain pihak, ia turut menyalahkan pihak komite produksi anime Nidome no Jinsei o Isekai de? atas pembatalan proyek anime tersebut. Yamakan sendiri juga adalah seorang insan yang tidak menyukai sistem komite produksi di industri anime.

© MINE · Hobby Japan / “Nidome no Jinsei o Isekai de” Production Committee Inquiries

Nidome no Jinsei o Isekai de? adalah sebuah novel isekai karangan MINE yang pertama kali terbit melalui website Shōsetsuka ni Narō pada tahun 2014, dan kemudian diterbitkan dalam bentuk cetak oleh Hobby Japan pada tahun yang sama juga. Dalam novel Nidome no Jinsei o Isekai de? dikisahkan mengenai seorang mantan pembunuh berumur 91 tahun yang kemudian hidup kembali di dunia fantasi.

Novel ini sempat dirundung kontroversi setelah adanya keluhan seorang pembaca yang mengeluhkan mengenai bagian dari novelnya yang menyangkut seputar perang Jepang dan Tiongkok pada era Perang Dunia ke-2, di mana sang protagonis bernama Renya Kumugi pernah membunuh tiga ribu orang dalam perang tersebut. Masalah kemudian berkembang dengan ditemukannya tweet dari sang pengarang novel yang terindikasi mengandung ujaran kebencian terhadap warga Tiongkok dan Korea Selatan.

Akibat dari kontroversi tersebut, empat orang seiyuu yang sedianya akan bermain di anime ini, yaitu Toshiki Masuda, Megumi Nakajima, Kiyono Yasuno, dan Nanami Yamashita memutuskan untuk mundur dari proyek anime yang seharusnya dijadwalkan akan tayang pada bulan Oktober 2018 mendatang ini. Belakangan, animenya sendiri diumumkan telah dibatalkan.

Menanggapi kontroversi tersebut, lewat akun Twitternya MINE sebagai penulis dari seri novel ini telah meminta maaf sedalam-dalamnya karena telah membuat banyak orang merasa tidak nyaman karena telah menulis komentar yang tidak pantas di media sosialnya. Ia juga berencana untuk menutup akun Twitternya setelah permintaan maaf tersebut tersebar luas di media sosial.

Selain itu, ia juga tidak akan melanjutkan seri novel Nidome no Jinsei o Isekai de? di situs Shousetsuka ni Narou karena telah mengakui ada konten yang kurang pantas di dalamnya dan akan berkonsultasi dengan pihak penerbit untuk memperbaiki konten cerita dalam versi cetaknya. Belakangan, novel tersebut juga telah ditarik dari peredaran.

KAORI Newsline | Sumber

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.