BAGIKAN

Belum banyak game-game buatan para pengembang asal Indonesia yang berhasil dirilis di konsol game ternama. Game-game buatan Indonesia umumnya lebih banyak dirilis di PC maupun di ponsel pintar, hingga Mintsphere, pengembang game asal Jakarta berhasil merilis Fallen Legion ke Sony Playstasion/PS4, Playstation/PS Vita, dan Nintendo Switch, dan menjadi game buatan Indonesia pertama yang dirilis di konsol game ternama. Tak mau kalah, Mojiken Studio dan Toge Productions juga akan segera merilis game terbaru mereka, Ultra Space Battle Brawl ke Nintendo Switch pada 5 Juli 2018 mendatang, dan juga berencana untuk turut merilisnya ke Xbox One.

Belakangan, melalui akun Facebooknya, Kris Antoni Hadiputra Nurwono selaku CEO dari Toge Productions menyebutkan bahwa tim Toge Productions telah berhasil memport Ultra Space Battle Brawl ke Sony Playstasion/PS4. Karenanya, bukan tidak mungkin bahwa game tersebut juga akan menjadi satu lagi game buatan Indonesia yang dirilis ke PS4, menyusul Fallen Legion.

Advertisement Inline

Ultra Space Battle Brawl adalah sebuah game “perkawinan silang” antara game lawas Pong dengan game-game berantem seperti Street Fighter ataupun Fatal Fury. Dalam game ini, pemain akan memilih salah satu dari 10 karakter playable yang memiliki ciri khasnya masing-masing, untuk berhadapan satu lawan satu dengan karakter lainnya dalam pertarungan ala game Pong ataupun olahraga bulutangkis atau tenis, di mana kedua karakter akan dibekali dengan pentungan baseball dan harus saling memukul sebuah bola yang nantinya jika dipukul, maka akan terbang dan menghancurkan kristal milik lawan.

Masing-masing kristal dari masing-masing peserta akan dilindungi oleh sejumlah pelindung yang harus dihancurkan satu persatu dengan memukulkan bola ke arah pelindung tersebut, untuk kemudian membuka pertahanan dari kristal lawan, untuk dihancurkan dengan cara yang sama. Tiap-tiap karakter yang bisa dimainkan akan memiliki atribut masing-masing, berikut kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Selain itu, tiap-tiap karakter akan dibekali jurus super ala game-game berantem modern yang siap memukul bola dengan kekuatan super.

Sebagaimana layaknya game berantem ataupun game olahraga tenis, game ini bisa dimainkan sendirian dengan menghadapi lawan yang dikendalikan oleh komputer, ataupun dimainkan berdua satu lawan satu. Rencananya game ini juga bisa dimainkan secara online multiplayer. Bahkan dilansir dari GGWP, pihak pengembang sudah berencana untuk membawa Ultra Space Battle Brawl ke ranah esport. Game ini sendiri dikembangkan oleh Mojiken Studio, dengan bekerjasama bersama Toge Productions selaku publisher.

Yang menarik, pengembang dari game ini juga turut menggandeng Brave Wave Productions, di mana salah satu musik dari game ini akan musik ini akan digubah oleh salah satu komposer kawakan Brave Wave Productions, yaitu Manami Matsumae.

Brave Wave Productions sendiri adalah sebuah label musik asal Jepang yang menaungi banyak komposer-komposer yang mengerjakan musik-musik di sejumlah judul video game. Adapun Manami Matsumae sendiri adalah komposer di balik musik-musik dari game Jade Cocoon 2, Dragon Quest Swords: The Masked Queen and the Tower of Mirrors, hingga yang paling terkenal adalah serial game Mega Man.

Mesipun hadir di konsol, namun baik Fallen Legion maupun Ultra Space Battle Brawl juga sama-sama dirilis di PC, di mana publik sudah bisa mengunduh Fallen Legion melalui Steam. Sementara untuk Ultra Space Battle Brawl sendiri masih belum dirilis secara resmi, namun publik sudah bisa mencoba mengunduh versi alphanya ITCH.IO. Di lain pihak, game RPG karya pengembang dari Bandung, Legrand Legacy juga direncanakan akan dirilis juga di Sony Playstasion/PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch. Game ini sebelumnya juga telah dirilis di PC.

Akankah akhirnya Ultra Space Battle Brawl masuk PS4 juga? Mungkin hanya waktu yang bisa menjawabnya.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.