BAGIKAN

Komik dengan konten oneshota alias komik dengan substansi hubungan dekat antara karakter bocah cowok (shota) dengan karakter perempuan yang lebih tua (oneesan) sudah bisa dibilang telah menjadi suatu genre sendiri. Namun genre ini nampaknya masih kurang dikenal atau kurang terdengar di luar Jepang. Biar begitu, ada beberapa komik bernuansa oneshota yang telah hadir secara resmi di Indonesia. Salah satunya adalah komik Apa Hitoha Kesepian? yang dapat dibaca di situs baca komik MangaMon. Meski hadir dengan unsur-unsur supranatural, dalam komik karya Kouji Azuma dengan judul asli Hitoha-kun, Hitori Bocchi? ini lebih banyak menyajikan kehidupan sehari-hari untuk untuk membangun momen-momen yang menggemaskan dan menghangatkan hati di antara karakter-karakternya.

Tokoh utama dalam Apa Hitoha Kesepian? adalah Hitoha Kubusaki, anak kelas 5 SD yang sering sakit-sakitan dan dirawat di rumah sakit sehingga ia tidak punya teman. Namun di sisi lain, ternyata ia sangat menarik perhatian cewek-cewek dari kalangan bukan manusia – siluman, arwah gentayangan, dewi, dan sebagainya. Nasib Hitoha mulai berubah setelah bertemu dengan Komako, “kakak baik hati” jelmaan komainu (patung anjing-singa penjaga kuil) yang menolongnya dari gangguan roh jahat dan kemudian setia menjadi pelindungnya.

© Kouji Azuma/eBook Initiative Japan Co., Ltd.

Sekilas sinopsis di atas mungkin membuatnya terdengar mirip-mirip dengan Omamori Himari atau Tsugumomo. Dan seperti keduanya, Hitoha diwarnai unsur harem dengan beragamnya karakter cewek yang berkumpul di sekitar Hitoha. Tapi tidak seperti keduanya, Hitoha tidak benar-benar memiliki konten action. Sebagian besar isinya adalah cerita ringan di mana Hitoha berusaha menjalani kegiatan sehari-hari atau mencoba bergaul dengan normal dengan teman-teman sebayanya, tapi diiringi dengan keterlibatan karakter-karakter non-manusia di sekitar Hitoha. Di satu sisi hal tersebut bisa menjadi sumber komedi ketika keterlibatan mereka malah menyulitkan Hitoha. Namun di sisi lain, fokus pada kehidupan sehari-hari itu juga memberi kesempatan untuk membangun keakraban antara Hitoha dengan karakter-karakter di sekelilingnya. Hitoha mungkin tidak selalu berhasil dan kesulitan untuk memenuhi tujuannya agar bisa bergaul dengan normal, tetapi kondisi itulah perhatian dan dukungan dari kakak-kakak penyayang pada Hitoha terasa manis dan menenangkan untuk dilihat. Sesekali momen yang serius atau berbahaya muncul, tapi kemudian diikuti oleh twist komedik yang menjaga kisahnya tetap ringan. Walaupun Hitoha tidak bisa dibilang bergenre iyashikei, sedikit-sedikit terasa ada unsur-unsur iyashikei di dalamnya, seperti diteorikan oleh Zeria bahwa unsur-unsur iyashikei kini juga bisa muncul di luar genre iyashikei itu sendiri.

© Kouji Azuma/eBook Initiative Japan Co., Ltd.

Dengan unsur haremnya, Hitoha sebenarnya tidak murni komik oneshota, karena ada beberapa karakter cewek yang merupakan teman sekelasnya Hitoha. Hal itu memang tidak bisa dihindari ketika tiba waktunya untuk menunjukkan Hitoha kembali ke sekolah. Tapi tetap hubungannya dengan Komako yang paling banyak ditayangkan. Satu hal lagi yang tak kalah penting, Azuma tidak hanya bisa menggambar karakter bishoujo yang cakep, tapi juga karakter shota yang lucu, kombinasi yang krusial untuk membuat komik oneshota yang bikin dokidoki. Dengan keimutan Hitoha tergambarkan baik saat merasa suka atau duka, momen-momen saat ia disayang-sayang oleh kakak-kakak baik hati menjadi terasa begitu moe.

© Kouji Azuma/eBook Initiative Japan Co., Ltd.

Nuansa komik Apa Hitoha Kesepian? yang ringan dan hangat membuatnya bisa menjadi pilihan bagi pembaca yang ingin mencari bacaan oneshota dalam bahasa Indonesia, atau bagi yang ingin berkenalan dengan genre ini. Terlebih lagi, komik ini dapat dibaca gratis tanpa biaya di MangaMon. Dengan terjemahan cukup baik untuk dipahami dan jumlah bab yang telah diterjemahkan sudah hampir menyamai jumlah bab di situs Jepang aslinya Minna no Comic (Mincomi), komik Hitoha di MangaMon dapat dibaca secara santai ataupun dibaca sekaligus dengan relatif cepat.

KAORI Newsline | Oleh Halimun Muhammad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.