BAGIKAN
© Sumino / Futabasha © We would like to have your pancreas Anime Film Partners

Ingin bersedih ria sembari mengusap air mata, dengan bergulung-gulung kertas tisu, dengan menonton film anime sedih nan menyayat hatiI Want to Eat Your Pancreas? Film ini rupanya akan segera diputar di Indonesia sekitar bulan Oktober atau November 2018 mendatang. Hal itu terungkap melalui brosur yang dibagi-bagikan oleh Encore Films dan Moxienotion pada perhelatan C3 AFA Jakarta 2018 lalu. Dalam brosur tersebut disebutkan juga mengenai 3 film Jepang lain yang akan turut diputar di Indonesia, yaitu Over Drive yang sudah dirilis di bioskop sejak 5 September 2018 lalu, dan juga Laplace’s Witch Killing for the Prosecution yang sama-sama akan dirilis di Indonesia pada bulan Oktober atau November 2018 mendatang. Di Jepang sendiri film anime I Want to Eat Your Pancreas telah dirilis ssejak 1 September 2018 lalu.

This slideshow requires JavaScript.

Sebelumnya diumumkan pula bahwa Yoru Sumino akan menulis sekuel dari novel I Want to Eat Your Pancreas. Dengan judul Chichi to Tsuioku no Dareka ni (To My Father and to Someone in My Memories), dalam novel terbaru ini akan diceritakan mengenai setahun setelah cerita dalam I Want to Eat Your Pancreas. Selain itu juga terdapat perbincangan antara Yoru Sumino dengan Mahiro Takasugi dan Lynn yang merupakan seiyuu dari kedua karakter utama di film animenya. Namun, novel ini hanya akan dibagikan secara terbatas bagi yang menonton film anime I Want to Eat Your Pancreas di sejumlah gerai bioskop di Jepang. Belum ada informasi lebih lanjut apakah novel terbaru tersebut nantinya akan dijual untuk umum atau tidak.

Mahiro Takasugi menjadi seiyuu dari karakter protagonis di film anime I Want to Eat Your Pancreas. Sementara itu Lynn menjadi seiyuu dari sosok Sakura Yamauchi. Aktris Emi Wakui akan berperan sebagai ibu dari Sakura.

Grup band beraliran rock, sumika turut bernyanyi untuk film anime I Want to Eat Your Pancreas, di mana mereka menyanyikan lagu pembuka, penutup, dan insert song.

Shin’ichiro Ushijima menangani naskah cerita di film anime I Want to Eat Your Pancreas, sekaligus bertindak sebagai sutradara, Yuichi Oka menangani animasi dan desain karakternya. Hiroko Sebu menangani musiknya. Studio VOLN turut mengerjakan animasi di film ini. Adapun jajaran kru lainnya dari film anime I Want to Eat Your Pancreas adalah sebagai berikut:

  • Art Director: Yukako Ogawa
  • Assistant Art Director: Yoshito Watanabe
  • Sound Director: Joji Hata
  • Sound Effects: Noriko Izumo
  • Color Design: Yoshinori Horikawa
  • Photography Supervisor: Hiroshi Saitō
  • Director of Photography: Mayuko Koike
  • 3DCG Director: Koremi Kishi
  • Editor: Yumi Jingugi
  • Animation Producer: Keiji Mita
  • Distributor: Aniplex

Kimi no Suizo o Tabetai, atau Let Me Eat Your Pancreas, atau I Want to Eat Your Pancreas, atau Aku Ingin Memakan Pankreasmu adalah novel karangan Yoru Sumino yang berkisah mengenai seorang pria yang menemukan sebuah diary di rumah sakit, yang ternyata adalah milik teman sekelasnya, Sakura Yamauchi, yang ternyata mengidap penyakit parah di pankreasnya, dan umurnya hanya tinggal beberapa bulan lagi. Sakurapun menyebutkan bahwa selain keluarganya, sang pria adalah satu-satunya yang mengetahui kondisinya. Sang priapun berjanji akan menjaga rahasia Sakura, sembari memutuskan untuk menemani Sakura menjelang akhir hidupnya.

Dirilis pada tahun 2015 lalu, dengan ilustrasi cover dari loundraw, novel I Want to Eat Your Pancreas ini sebelumnya sempat diadaptasi menjadi sebuah film live action. Novel I Want to Eat Your Pancreas juga telah diadaptasi menjadi komik oleh Idumi Kirihara.

This slideshow requires JavaScript.

Di Indonesia sendiri, novel I Want to Eat Your Pancreas telah diterbitkan oleh Penerbit Haru sejak Maret 2017 lalu. Berikut adalah sinopsis dari novel ini:

Aku menemukan sebuah buku di rumah sakit.

Judulnya Cerita Teman si Sakit.

Pemiliknya adalah Yamauchi Sakura, teman sekelasku. 

Dari sana aku tahu dia menderita penyakit pankreas.

Buku itu adalah buku harian rahasia miliknya.

Namun gadis itu tidak seperti orang sakit.

Dia seenaknya sendiri, dia mempermainkan perasaanku, dia suka menggodaku.

Dan aku… mungkin dia menarik hatiku.

KAORI Newsline | Terima kasih kepada Yudistira Pradana

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.