BAGIKAN

Adakah dari Anda yang sudah menjadi orang tua dan memiliki anak? Pertanyaan yang mungkin cukup ganjil untuk ditanyakan tapi mungkin sebagian dari Anda sudah. Karena jika berbicara tentang parenting, mengurus anak merupakan topik yang baku dan sering menjadi perbincangan umum para orang tua yang sudah dikaruniai dengan anak. Memang didasari oleh fakta bahwa membesarkan anak itu tidak mudah, saya yakin semua orang tua setuju akan hal itu. Apalagi bila Anda seorang single parent yang setiap harinya berada di antara dua sisi. Meskipun begitu, jarang sekali untuk menemukan anime yang membahas tentang topik demikian karena memang tema parenting merupakan kategori yang sulit, ditambah bila itu bersinggungan dengan kondisi tertentu. Akan tetapi, Amaama to Inazuma hadir untuk menyikapi tema tersebut dengan situasi seorang ayah yang ditinggal istrinya dan ia harus mengemban tanggung jawab untuk menggantikan posisi untuk mengurus anaknya yang masih balita dengan menyenangkannya dengan makanan – makanan lezat.

© Amagakure Gido · Kodansha / “Sweetness and Lightning” Production Committee

Amaama to Inazuma atau Sweetness & Lightning adalah anime yang diadaptasi dari komik berjudul sama karya Gido Amagakure. Komiknya sendiri telah terbit di Indonesia oleh penerbit Elex Media, dan animenya sendiri pun dibuat oleh TMS Entertainment yang dikenal dengan serial anime seperti ReLIFE, Megalo Box, Karakai Jouzu no Takagi-san, Yowamushi Pedal, dan lain sebagainya.

Amaama to Inazuma bercerita seorang guru matematika SMA bernama Kouhei Inuzuka yang kini harus mengambil peran juga dalam mengurus anak yaitu Tsumugi Inuzuka, semenjak ditinggal mati oleh istrinya karena penyakit. Pekerjaannya yang sibuk sebagai guru dan lemahnya pengetahuan akan kuliner memaksa dia untuk memberikan buah hatinya makanan cepat saji dari toko serba ada. Namun, hal tersebut membuatnya frustasi karena ketidakmampuannya untuk menyajikan makanan yang sehat dan bergizi untuk putrinya. Oleh karena itu, ia menerima tawaran dari muridnya, Kotori Iida, untuk datang makan malam di restoran keluarganya bersama Tsumugi, sembari belajar memasak dan berbagi makanan buatan rumah yang lezat dengan Kotori & Tsumugi.

Advertisement Inline

Seklias anime ini memiliki konsep yang sama dengan Usagi Drop. Hanya saja perbedaannya terletak pada unsur memasak di mana cerita berfokus pada seorang ayah yang ingin membahagiakan putrinya dengan makanan lezat. Selain itu, karena anime ini bergenre slice of life & comedy, di mana kita diajak untuk berpetualang dalam aneka masakan buatan rumah dari keseharian mereka setiap malam memasak dan makan bersama di restoran keluarganya Kotori setiap episodenya dengan suasana yang hangat dan penuh tawa.

Parenting yang Ideal

“Kouhei dan Tsumugi” © Amagakure Gido · Kodansha / “Sweetness and Lightning” Production Committee

Alasan mengapa saya menyinggung persoalan tentang parenting diawal karena ide dasar dari Amaama to Inazuma bercerita tentang peranan Kouhei sebagai orang tua yang mana statusnya telah menjadi single parent yang kini ia bertanggung jawab terhadap dua sisi. Seperti yang Anda tahu, ketika Anda mengurus anak, tanggung jawab yang harus Anda penuhi sebagai orang tua sangat banyak dan semakin bertambah seiring dengan perkembangan anak Anda. Kemudian jika muncul kondisi yang mengharuskan Anda menjadi single parent, tanggung jawab yang harus dipikul pun otomatis akan lebih bertambah karena masing – masing tanggung jawab yang dijalani oleh masing – masing orang tua kini harus dibebankan oleh satu orang. Amaama to Inazuma menyadari akan hal itu, karenanya anime ini mencoba menampilkan kondisi tersebut ke dalam sebuah cerita tentang seorang duda yang sibuk akan pekerjaannya, berusaha sekeras mungkin agar ia bisa menyempatkan waktunya untuk menyenangkan putrinya, dengan mengajaknya untuk makan malam di restoran keluarga sembari ia belajar memasak agar bisa menyajikan makanan yang bergizi untuk putrinya.

“Kouhei sangat menyayangi Tsumugi” © Amagakure Gido · Kodansha / “Sweetness and Lightning” Production Committee

Saya suka dengan karakter seperti Kouhei yang sabar merawat Tsumugi dengan sepenuh hati walaupun untuk yang pertama kalinya ia harus memenuhi kebutuhan sehari – hari Tsumugi dan mengurus keperluan rumah tangga, seperti mencuci bajunya, mengajaknya bermain, membuatkannya sarapan, dan lain – lain, bahkan mengajaknya untuk makan malam bersama di restoran keluarga untuk menyenangkan buah hatinya. Seorang ayah yang harus melakukan pekerjaan ganda karena ia harus mengurus segala kebutuhan di rumah, dan disaat yang sama ia harus fokus dengan pekerjaannya untuk menafkahi keluarganya. Mungkin beberapa orang di dunia akan mengalami stres dan cenderung akan berubah sikapnya. Akan tetapi, Kouhei tetap tersenyum, bersikap hangat, dan selalu memberikan yang terbaik untuk putrinya meskipun ia merasakan lelah, sakit, dan mungkin banyak pikiran yang menghantuinya sehari – hari. Seorang ayah seperti Kouhei yang selalu membangun kedekatan dengan anaknya sudah sepatutnya menjadi inspirasi bagi para ayah diluar sana, terutama apabila Anda seorang duda.

Saya tidak ahli dalam bidang parenting karena saya sendiri belum merasakan yang namanya mengurus anak., tetapi Amaama to Inazuma memberikan gambaran yang cukup ideal akan parenting yang seharusnya. Karena ketika kita dihadapkan pada situasi di mana Anda sibuk dengan pekerjaan, sementara yang berperan untuk mengurus anak di rumah telah tiada, mau tak mau Anda harus mengambil alih posisinya bukan?

Ulasan anime Amaama to Inazuma berlanjut ke halaman selanjutnya

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.