BAGIKAN
KRL seri E233-2000 di Jalur Joban yang akan dipasang ATO (KAORI Nusantara/Farouq Adhari)
KRL seri E233-2000 di Jalur Joban (KAORI Nusantara/Farouq Adhari)

Selasa (8/10), perusahaan operator kereta api (KA) Jepang, East Japan Railway Company (JR East) mengumumkan rencana mereka untuk melakukan peningkatan sistem persinyalan di salah satu jalur komuter milik mereka, yaitu jalur Joban lokal (Joban Line Local) yang membentang sepanjang 29.7 km antara Ayase dan Toride.

Rencananya, JR East akan segera memasang sistem Automatic Train Operation (ATO) di jalur Jobal lokal ini sebagai bagian pengembangan dari sistem persinyalan KA berdasarkan komunikasi antar kereta (Communication-Based Train Control/CBTC) yang sebelumnya telah terpasang di jalur ini. CBTC yang telah terpasang sejak tahun 2013 oleh Thales Rail Signalling Solution (Thales) ini merupakan dasar dari sistem ATO yang akan dipakai nantinya.  Sistem ATO ini rencananya akan digunakan mulai akhir tahun 2020.

Advertisement Inline

Selain pemasangan ATO, pintu pembatas peron juga akan dipasang di sepanjang jalur tersebut sebagai bagian dari tujuan pemasangan ATO yaitu untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta stabilitas operasional KA di jalur Joban lokal.

Seperti halnya proyek pemasangan sistem ATO di jalur Yamanote pada tahun 2018, proyek pemasangan ATO di jalur Joban lokal sendiri juga merupakan bagian dari salah satu proyek besar JR East yakni “Smart Train Programme”. Program ini meliputi sejumlah aspek penting dalam operasional KA, perawatan pada sarana, serta keamanan dalam perjalanan. Ini dimaksudkan sebagai sarana pengenalan operator terhadap operasional KA di masa yang akan datang, seperti operasional KA tanpa masinis (Driverless Train Operational).

Baca Juga: JR East Akan Aktifkan Jalur Joban Secara Penuh Pada Maret 2020

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.