victim esports menangi aml dan rise of legion

Victim Esports lagi-lagi menunjukkan tajinya sebagai tim esports papan atas Indonesia. Tim kuda hitam yang berhasil menganvaskan dua timnas Mobile Legends untuk SEA Games 2019 ini, berhasil menjadi juara di negeri orang. Lebih tepatnya di turnamen Axis Mobile Legends League (AML) Season 2 yang berlangsung di Malaysia.

Tidak tanggung-tanggung Victim Esports berhasil naik ke atas podium tanpa pernah kalah sekalipun. Padahal turnamen tersebut diikuti oleh tim-tim kuat asal Malaysia, seperti Geek Fam, Boss Pusher, Todak, dan Axis Esports. Khusus dua tim terakhir, Todak dan Axis Esports, kedua tim ini menjadi perwakilan Malaysia di ajang Mobile Legends World Championship (M1).

Advertisement Inline

Perjuangan terberat Victim Esports datang ketika mereka berhadapan dengan Boss Pusher di upper bracket. Tim Boss Pusher yang baru saja mengalahkan Geek Fam bermain cukup konsisten dan membalas setiap serangan yang dilancarkan Victim Esports.

Kejar mengejar kill terjadi hingga akhirnya Boss Pusher melakukan sedikit kesalahan di tempat Lord, hingga akhirnya tidak bisa mempertahankan dua buah Turret Base yang diserang Victim XhinTink dan RENBO. Kesalahan tersebut berbuntut panjang hingga akhirnya tim Victim Esports mampu menekan mid lane dan memenangkan game tersebut.

Game kedua melawan Boss Pusher berjalan anti klimaks. Boss Pusher seperti kehilangan daya gempurnya dan harus menyerah cepat dalam waktu 11 menit saja.

Victim Esports kembali berhadapan dengan pertempuran berat ketika menghadapi Geek Fam di babak grand final. Saat match sudah berjalan 12 menit, Geek Fam memimpin permainan dengan 10 kill, dan 6 turret. Sayang pada saat menyerang mid lane, GEEK Xorn0taiL dan RUMPEL tercecer dan terkena shutdown.

Hilangnya dua tank memberikan tenaga baru bagi Victim Esports, tapi sayang beberapa kesalahan membuat Victim Esports kembali tertekan bahkan kehilangan semua turret mereka. Saat turret terakhir tumbang, Geek Fam rupanya kehilangan tiga orang heronya. Kesempatan ini langsung digunakan Victim Esports untuk mengambil Lord dan melakukan last push untuk memenangkan game dan menjuarai AML Season 2.

“Dengan kemenangan ini Victim sekali lagi memperlihatkan kemampuan dan potensi yang dimilikinya.” Ujar Rickel Effendy yang merupakan Manager Mobile Legends Victim Esports. “Kedepannya kami akan terus berkembang dan memoles skill yang kami miliki hingga menjadi tim Mobile Legends terkuat di Indonesia.”

Untuk semakin membuktikan diri, Victim berencana mengikuti MPL Season 5 yang bakal berlangsung di 2020. Kita tunggu saja pengumuman dan kejutan selanjutnya dari Victim Esports.

Tim PUBG Victim Esports Berjaya di Rise of Legion

Selain berhasil menyabet gelar AML Season 2, Victim juga mendapatkan satu gelar lagi melalui divisi PUBG PC milik mereka. Victim Rise berhasil memenangkan turnamen bergengsi Rise of Legion. Turnamen ini diikuti oleh tim-tim besar yang berasal dari seluruh Indonesia, termasuk di antaranya RRQ, BCS RAVEN, dan Victim Reality.

Turnamen ini menggunakan format tujuh match dengan menggunakan map Sanhok, Erangel dan Miramar. Dalam pertandingan awal, tim RRQ membuka pertandingan dengan mendapatkan Winner Winner Chicken Dinner di map Erangel.

 

Tim RRQ mendapatkan WWCD sebanyak dua kali di map Erangel dan tim Victim Rise mendapatkan satu kali WWCD di map Miramar. Penampilan tim Victim yang stabil membuat mereka memuncaki klasemen dengan perolehan 86 poin dan disusul tim RRQ di peringkat kedua dengan 82 poin.

“Dengan perolehan prestasi yang cukup konsisten ini, bukan tidak mungkin kita akan melihat Victim Rise atau Victim Reality bertanding di turnamen-turnamen internasional seperti Legion of Champion, Geforce Cup, atau APAC Showdown” ujar Kevin Vangeline yang merupakan Manager PUBG PC.

Tentang Victim Esports

Tim yg berdiri sejak 10 november 2018 ini diawali dengan tim PUBG PC sebagai awalan pembuka kemenangan. Dari situ mulailah muncul tim lain, seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, CS:GO dan Chess Rush. Kini dengan berjalannya waktu, tim ini juga menambahkan divisi lainnya, mulai dari Mobile Legends ladies, Call of Duty Mobile dan PUBG Mobile ladies.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.