Film Kenshin: Kyoto Inferno Disambut Antusias

4

image

Semenjak rilisnya tanggal 10 September 2014, Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno berhasil mencapai 35,000 penonton dalam 5 hari pada minggu pertamanya di 11 lokasi Blitzmegaplex seluruh Indonesia.

Hal ini mmbuat film Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno menduduki urutan nomor 1 di Blitzmegaplex pada minggu ini. Ulasan dan komentar baik dari fans dan penikmat film terus berdatangan, bahwa ini adalah salah satu film live action terbaik yang pernah ada, bahkan banyak fans yang telah menonton lebih dari 2 kali dalam 1 minggu itu.

Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno adalah sequel dari Rurouni Kenshin (2012) yang diangkat dari most best selling manga Samurai X karya Nobuhiro Watsuki, menceritakan tentang perjalanan seorang samurai, Kenshin Himura (Takeru Satoh) yang dulunya dikenal sebagai Battosai sadis dan bersumpah untuk tidak membunuh lagi. Suatu hari ia dipanggil oleh pemerintah bahwa Shishio Makoto (Tatsuya Fujiwara) telah kembali dari “kubur”nya dan berencana untuk membakar Kyoto menjadi lautan api. Shishio mempunyai dendam untuk menggulingkan pemerintah Jepang karena kejadian dimasa lalu yang membuat seluruh tubuhnya terbakar. Hanya Kenshin yang dapat menghentikan Shishio dan pasukannya, dalam perjalanannya Kenshin menemukan banyak rintangan dan musuh. Pertarungan sengit Kenshin dan Shishio dikemas apik dalam film berdurasi 138 menit ini dan bersambung ke film selanjutnya, Rurouni Kenshin: The Legend Ends yang akan rilis tanggal 22 Oktober 2014.

Di Jepang sendiri, Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno menduduki number #1 box office sepanjang tahun 2014, menjadikan film ini “the biggest opening of any Japan live action film this year”.

Anda bisa menyaksikan promonya di sini:

KAORI Newsline | Isi dari siaran pers tidak mencerminkan sudut pandang maupun kebijakan editorial KAORI Nusantara. 

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.