Mengenal Lebih Dekat Lagu Terbaru BAND-MAID, The Dragon Cries!

0
band-maid conqueror the dragon cries

Pada 12 Februari lalu, BAND-MAID merilis MV terbaru mereka berjudul “The Dragon Cries“. Lagu ini merupakan lagu dari album ketiga mereka, “CONQUEROR”. Penggarapan lagu ini diproduseri oleh Tony Visconti. Pada awal perilisannya, lagu ini berhasil debut di peringkat sembilan Oricon Albums Chart dan berhasil menjadi nomor satu di peringkat mingguan Oricon Album Rock. Sebelum “The Dragon Cries“, album ini didahului oleh single “Glory” dan “Bubble”, keduanya dirilis pada Januari 2019.

Baca Juga: Inilah MV Terbaru Perfume, Challenger!

Sebagai produser musik peraih penghargaan Grammy Awards, Visconti dikenal karena pernah bekerja sama dengan sejumlah nama-nama besar di industri musik, seperti David Bowie. Visconti sendiri yang langsung menawarkan dan menggundang  BAND-MAID melakukan rekaman langsung di Amerika. Pada proses penggarapan lagunya, dua vokalis BAND-MAID, Saiki dan Miku (juga menjadi gitaris), merekam vokal di studio milik Visconti di New York, sementara anggota band lainnya merekam trek instrumentalnya di Tokyo.

band-maid the dragon cries

Album “CONQUEROR” terdiri dari 11 lagu dan dirilis pada Desember 2019. Semua lirik lagu di album ini ditulis oleh Miku Kobato, kecuali lagu “The Dragon Cries” oleh Tom Kenney. Sementara itu semua aransemen musik di albumnya dibuat oleh BAND-MAID. Beberapa lagu unggulan yang dirilis di album ini di antaranya  Bubble, The Dragon Cries, Flying High, Catharsis, Blooming, Reincarnation (Rinne, 輪廻), Dilemma, Azur dan masih banyak lagi. Album ini dapat didengarkan di Spotify.

MV lagu The Dragon Cries dapat ditonton di bawah ini.

MV The Dragon Cries memiliki nuansa aura yang lebih gelap dari lagu BAND-MAID lainnya. MV ini menggambarkan dahulu kala sudah terjadi sesuatu yang menyebabkan banyak air mata yang mengalir. Terlalu banyak pertarungan, terlalu banyak sekali penderitaan. Dunia itu sebenarnya sangat sederhana di mana cinta bisa tumbuh. Perdamaian, tidak berperang dan bertarung, hidup di dunia yang gelap dan terak (mungkin menikmati dunia ini sepanjang waktu ). Kita perlu membuat dunia ini lebih baik lagi merawat dan menjaganya tanpa perlu kehilangan air mata duka lagi. Dalam filosofi Tiongkok, naga yang menanggis dan burung phoenix yang terbang berarti dunia sudah hancur tanpa kemakmuran sama sekali, karena naga dan phoenix adalah sendiri symbol kemakmuran serta perdamaian dalam kehidupan.

Berikut adalah foto cuplikan dari MV-nya.

KAORI Newsline | Sumber: JROCK News

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.