The Idolm@ster Million Live yang merupakan salah satu komik dari serial Idolm@ster ini telah dirilis secara resmi di Indonesia melalui penerbit Elex Media Komputindo. Komik ini sendiri ditulis oleh Yuki Monji dan diterbitkan di Jepang untuk pertama kalinya pada tahun tahun 2014.

Ulasan kali ini merupakan kelanjutan dari ulasan sebelumnya yang menceritakan kisah perjuangan Shizuka Mogami dan pertemuannya dengan idol baru bernama Mirai Kasuga. Pada volume ketiga ini, fokus penceritaan akan terfokus pada Tsubasa Ibuki, seorang idol yang cukup berbakat dan memiliki potensi besar.

Sinopsis

The Idolm@ster Million Live
©2015 Yuki MONJI © Toshiyuki Kubota © BANDAI NAMCO Entertainment Inc., Elex Media Komputindo

Setelah mengenali sosok Shizuka Mogami dan kisah persahabatan antara Shizuka dan Mirai, kini dikisahkanlah sosok Tsubasa Ibuki, seorang idol yang memiliki sifat paling bebas di antara pada idol di agensi 765 Production. Tsubasa merupakan seorang idol yang memiliki bakat dan potensi besar, sehingga ketika ada audisi untuk menjadi seorang penari latar dalam konser salah satu idol yang ia kagumi, ia mencoba mengikutinya dan gagal. Mengapa audisi yang harusnya dapat ia lolos dengan mudahnya malah tidak diakui.

Seiringan dengan itu, terdapat konser reguler yang telah menanti dirinya. Akankah Tsubasa mampu memegang teguh impian yang ia miliki. Serta akankah ia menyadari kekurangannya dan dapat memberikan sebuah gebrakan spesial pada panggung konser regulernya?

Advertisement Inline

Penceritaan Komik

Million Live
©2015 Yuki MONJI © Toshiyuki Kubota © BANDAI NAMCO Entertainment Inc., Elex Media Komputindo
Kali ini fokus cerita The Idolm@ster Million Live sudah berubah, tidak lagi terfokus akan Mirai Kasuga dan Shizuka Mogami. Kini volume ketiga akan menceritakan Tsubasa Ibuki. Cerita komik dimulai dari kisah persahabatan Mirai dan Shizuka, yang sebelumnya sudah berbaikan pada akhir volume kedua. Kemudian diumumkanlah bahwa unit Miki Hoshii, Takane Shijou, dan Hibiki Ganaha sedang membutuhkan penari latar untuk konser nasionalnya. Di sinilah konflik akan bermula dan fokus akan pengkarakteran Tsubasa Ibuki akan dibentuk dari konflik ini. Tsubasa merupakan sosok idol yang selalu bersikap bebas di manapun ia berada, namun ketika harus menunjukkan bakat yang ia miliki, ia akan menampilkan seluruh kemampuan yang ia miliki. Akan tetapi pada audisi penari latar tersebut, ia gagal menjadi salah satu penari latar dari idol yang ia kagumi di 765 Production.
Volume ketiga The Idolm@ster Million Live ini dapat dibilang merupakan salah satu volume yang cukup saya sukai sejauh ini. Jika pada volume pertama dan kedua, fokus cerita lebih diutamakan pada aspek persahabatan dan kepercayaan diri untuk berkembang, kini fokus cerita lebih melihat diri sendiri lebih jauh dan dari volume ketiga ini. Sifat dari para idol lainnya juga lebih terasa bahwa walaupun fokus cerita terletak pada Tsubasa, namun idol lainnya juga mendapatkan waktu berbicara yang cukup lama. Walaupun memang ceritanya agak lebih serius, namun akhir cerita dari volume ketiga ini malah dapat berputar 180 derajat, dan diakhiri oleh momen bahagia yang seru dan lucu.

Penggambaran Komik

©2015 Yuki MONJI © Toshiyuki Kubota © BANDAI NAMCO Entertainment Inc., Elex Media Komputindo
Bagaimanakah dari sisi gambar? Kali ini penggambaran cukup bisa menggambarkan lebih luas siapa saja idol yang berada di 765 Production, di mana dapat terlihat keunikan dan keahlian dari setiap idol yang ada. Selain memang penggambaran yang lebih mendalam mengenai idol lainnya, saya cukup apresiasi pada adegan-adegan akhir khususnya pada adegan konser yang cukup lebih terlihat banyak ekspresi dalam satu gambar. Jika melihat volume kedua, mungkin memang jauh lebih bagus secara keseluruhan feel dari konser, namun pada volume ketiga ini konser jauh terlihat hidup dengan banyaknya idol yang tampil dalam satu panggung.

Kesimpulan

©2015 Yuki MONJI © Toshiyuki Kubota © BANDAI NAMCO Entertainment Inc., Elex Media Komputindo

Sebagaimana yang telah saya sampaikan pada ulasan volume kedua sebelumnya, di mana saya cukup penasaran akan seperti apa cerita yang dibawakan pada volume ketiga nantinya, karena konflik utama dari volume pertama hingga kedua telah selesai. Maka dapat saya katakan bahwa volume ketiga adalah kelanjutan yang cukup menarik khususnya dalam penceritaan yang lebih mengarah refleksi diri. Fokus cerita yang tidak mengkaitkan pada volume sebelumnya, adalah arahan yang baik.  Bahkan saya juga dapat menyarankan volume ketiga ini sebagai permulaan bilamana kalian ingin langsung menuju poin cerita baru mengenai idol tersebut,  saya pikir dapat digunakan sebagai permulaan juga dalam membaca karena konflik di sini terasa segar tanpa perlu mengetahui masing-masing idol sebelumnya. Disertai dengan penggambarannya yang tidak kalah bagusnya dengan cerita yang dibawakannya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.