Goro Miyazaki Cukup Percaya Diri Dengan Film Terbarunya, Earwig and the Witch

0
aya to majo
© 2020 NHK, NEP, Studio Ghibli

Studio Ghibli, studio yang digawangi oleh sosok Hayao Miyazaki ini sebagaimana telah diberitakan sebelumnya tengah menggarap sebuah film berjudul Earwig and the Witch (Earwig to Majo) atau dikenal juga di Jepang sebagai Aya and the Witch (Aya to Majo). Film ini akan disutradarai oleh putra Hayao Miyazaki, Goro Miyazaki, dan dibuat dengan teknologi 3D CG, tidak seperti film-film buatan Studio Ghibli pada umumnya yang dibuat dengan teknologi 2D tradisional. Intip seperti apa penampilan filmnya dalam gambar-gambar berikut ini:

This slideshow requires JavaScript.

Menanggapi film buatannya ini, Goro Miyazaki berujar mengenai realita Jepang masa kini yang terlalu banyak orang dewasa, namun hanya sedikit anak-anak. Karenanya, menjadi seorang anak di Jepang di masa kini adalah hal yang berat. Di tengah-tengah realita inilah ia “berkenalan” dengan sosok Earwig, dan merasa bahwa sosok Earwig adalah karakter yang ideal dalam menjawab tantangan zaman, dan bagaimana bersikap di depan orang dewasa yang menyebalkan. Lebih jauh, Goro Miyazaki berharap bahwa karakter Earwig yang nakal namun lucu ini bisa memberi semangat dan kebahagiaan, baik kepada anak-anak maupun orang dewasa. Di lain pihak, produser Studio Ghibli Toshio Suzuki sempat berujar bahwa ia melihat adanya kemiripan antara Earwig dengan Goro Miyazaki itu sendiri.

Pada konferensi pers yang diselenggarakan baru-baru ini, Goro Miyazaki merasa cukup percaya diri dengan film terbarunya ini. Ia menyebut bahwa Earwig and the Witch adalah “karya yang ingin dilihat oleh orang saat ini.” Apalagi film ini sepenuhnya dikerjakan oleh staff-staff muda, di mana Goro mengaku bahwa ia tidak terlalu banyak berkonsultasi dengan pada staff senior di Ghibli. Apalagi film ini sepenuhnya dikerjakan dengan teknologi 3DCG, di mana Goro adalah satu-satunya orang di Studio Ghibli yang cukup menguasai teknologi tersebut. Langkah Goro ini juga disetujui oleh sang ayah, Hayao Miyazaki, dan turut didukung pula oleh produser Toshio Suzuki. Namun, mereka menyerahkan sepenuhnya pembuatan film tersebut kepada Goro.

Advertisement Inline

Lebih jauh, Goro Miyazaki mendeskripsikan sosok Earwig sang tokoh utama sebagai karakter heroine yang belum pernah dibuat oleh Ghibli selama ini, di mana ia adalah sosok gadis yang tangguh dan akan melakukan apapun demi menjalani hidup sesuai yang ia inginkan. Meski diterpa berbagai tekanan, namun ia tetap berjuang dengan penuh percaya diri.

Earwig and the Witch sendiri diangkat dari novel berjudul yang ditulis oleh Diana Wynne Jones yang juga merupakan penulis novel dari serial Howl’s Moving Castle, dan telah diadaptasi menjadi film oleh Ghibli beberapa tahun yang lalu. Dalam Earwig and the Witch dikisahkan mengenai Earwig, seorang anak yatim piatu dari Panti Asuhan St. Morwald yang tidak menyadari bahwa dirinya adalah seorang keturunan penyihir, hingga suatu hari ia dibawa ke sebuah rumah misterius yang penuh dengan ilmu sihir. Dengan didampingi oleh seekor kucing yang bisa bicara, Earwig berusaha untuk menghadapi segala halangan dan rintangan yang ada di dalam rumah tersebut.

Dalam merilis film ini, Studio Ghibli akan bekerjasama dengan NHK, di mana film Earwig and the Witch ini akan diputar di NHK General TV pada musim dingin 2020 mendatang. Masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai tanggal rilis yang pasti. Namun film berdurasi 82 menit yang juga merupakan film produksi Studio Ghibli pertama yang dikerjakan sepenuhnya dengan teknologi 3D CG ini telah diikutsertakan dalam ajang Cannes Film Festival 2020. Goro Miyazaki sendiri sebelumnya juga pernah menggarap Ronja the Robber’s Daughter yang merupakan serial berteknologi 3D CG hasil kerjasama Polygon Pictures dan Studio Ghibli. Selain itu ia sebelumnya juga pernah menggarap Tales from the Earthsea dan From Up on Poppy Hill di Studio Ghibli. Selain Earwig and the Witch, Studio Ghibli juga tengah menggarap satu film lagi yang berjudul Kimi-tachi wa Do Ikiru ka (How Do You Live?), yang disutradarai langsung oleh sang maestro, Hayao Miyazaki.

Baca juga:

Ingin Earwig and the Witch Diputar di Indonesia? Ikuti Polling dari Feat Pictures!

KAORI Newsline | Sumber: Mantan-Web & Anime News Network

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.