BAGIKAN

Perhelatan Comicfest ID yang digelar di SMESCO Hall Jakarta tidak hanya banjir komik lokal. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, juga ada pementasan kabaret cosplay yang menampilkan lakon Grand Legend Ramayana (GLR), komik karya Is Yuniarto. Pementasan ini dibawakan tidak hanya oleh para cosplayer performer kelas atas dari Indonesia, tapi juga oleh cosplayer-cosplayer dari luar negeri, lengkap dengan sejumlah Seiyuu seperti Hardi, Mirna Haryati, Hana Triana,  Michael, Purin, dan Duta Permana.

Merupakan adaptasi carangan dari epos pewayangan legendaris Ramayana, Grand Legend Ramayana merupakan karya terbaru Is Yuniarto yang diserialisasikan melalui majalah re:ON Comics sejak majalah tersebut kali pertama terbit pada tahun 2013 lalu masih berlanjut sampai sekarang. Komik ini pun juga telah diterbitkan dalam format buku (tankoubon).

13319766_10154215857226252_7375902718263066801_n

Advertisement Inline

Tim KAORI sempat mewawancarai Mirna Haryati. Seiyuu yang berperan menyuarakan Mandodari (yang diperankan di panggung oleh Pinkie Lu Xun) pada pementasan ini. Berikut petikan wawancaranya:

KAORI: Bagaimana Kakak bisa terpilih berartisipasi menjadi Seiyuu di kabaret GLR?

Mirna: Awalnya memang karena dari re:ON ini mereka ingin membuat pegelaran wayang orang GLR, jadi teman-teman Seiyuu ini mendapatkan tawaran untuk mengikuti audisi, untuk mengisi kabaretnya. Saya ikut yang Mandodari, kemudian diseleksi oleh Mas Is Yuniarto sendiri, dan terpilihlah suara-suara yang pas mengisi kabaret tersebut.

13244879_10154215857336252_6303534937652147659_n

KAORI: Kalau dibandingkan dengan dubbing reguler, apa bedanya?

Mirna: Lebih susah ya, karena kita ga lihat ini bakal seperti apa mimik mukanya, kita harus improvisasi feeling karakternya, karena Mandodari sendiri kan agak2 jahat begitu, kita harus mnculkan suaranya. Kalau dubbing biasa ada gambarnya, kita ikutin, kalau ini tidak, kita ikuti naskahnya. Seperti sandiwara radio, atau anime lokal begitu.

KAORI: Suka baca GLR?

13330372_10154217956296252_1160994171_n

Mandodari bersama Mandodari

Mirna: Pernah baca, yang volume 1. Tadinya kita mau bikin audio drama fanmade GLR, tapi belum jalan, mudah-mudahan bisa terlaksana.

KAORI: Kakak bermain dalam proyek komik lokal yang cukup besar, didengar ratusan orang, bagaimana rasanya?

Mirna: Seneng banget. Tentang ramayana ini kan tidak asing, dulu saya baca komiknya RA Kosasih, lalu ada pembaruan seperti ini keren banget bisa muncul di sini, didengar banyak orang. Rasanya bangga sekali.

13325632_10154215856931252_531537479517374037_n

KAORI: Apa harapan untuk komik Indonesia, dan juga industri kreatif Indonesia ke depannya?

Mirna: Lebih maju, tentunya dengan mengonsumsi produk aslinya, bukan bajakan. Kalau begitu, pembuatnya pasti semangat untuk terus berkarya.

KAORI: Tentunya sebagai Seiyuu, kalau industri ini semakin maju, tentu juga akan menguntungkan para Seiyuu ya?

Mirna: Oh tentu. Kalau bisa dibuat setiap volume begitu ya yang seperti ini (tertawa).

KAORI: Oke Kak. Terima kasih atas waktunya. Sukses selalu.

Simak kemeriahan pementasan Grand Legend Ramayana pada tautan berikut ini.

KAORI Newsline | Courtesy of Mirna Haryati

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.