The Idolm@ster Cinderella Girls merupakan sebuah franchise dari Bandai Namco yang menghadirkan karakter gadis idola dalam jumlah yang tidak sedikit. Hingga tulisan ini dimuat, seri ini memiliki sekitar 190 karakter yang ada dalam anime, serta game ponselnya. Sebagai sebuah seri yang mengambil tema idola, banyaknya jumlah karakter ini juga menjadi salah satu daya tarik selain dari sisi musiknya. Dengan jumlah karakter yang cukup banyak tentu menjadikan seri ini memiliki beragam tokoh dengan sifat yang sangat beragam serta musikalitas yang berbeda-beda sesuai karakteristik para idola yang ada. Dari beragamnya karakter yang ada, ada karakter idola yang penuh semangat seperti Uzuki Shimamura, karakter idola dengan karisma dewasa seperti Kanade Hayami. Dan dari sekian banyak dan beragamnya karakter tersebut, ada satu karakter yang sangat menarik perhatian saya yakni Anzu Futaba.

anzu photoshoot

Advertisement Inline

Anzu Futaba (disuarakan oleh Hiromi Igarashi) merupakan karakter gadis (ya dia perempuan meski terkadang penulis merasa dimana sisi perempuan dari dia sebenarnya) idola dengan tipe karakter Cute (yang lagi-lagi penulis masih tidak habis pikir di mana sebenarnya sisi Cute seorang Anzu Futaba). Dalam The Idolm@ster Cinderella Girls, para karakter gadis idola terbagi dalam tiga kategori yakni Cute, Cool, serta Passion. Meskipun memiliki ukuran tubuh yang kecil (dengan three-size yang tidak diketahui pasti) namun sebenarnya Anzu adalah gadis remaja berusia 17 tahun.

Pandangan Pertama

futaba
“They say what you eat is what you are, what you drive is what you are”

Pada saat episode pertama dari seri anime The Idolm@ster Cinderella Girls tayang adalah saat-saat di mana saya baru pertama kali mengenal franchise The Idolm@ster. Beberapa bulan sebelum Cinderella Girls tayang, saya mencoba maraton seri The Idolm@ster serta film nya, namun sayang pada waktu itu saya belum sempat menonton Idolmaster Xenoglossia maupun bermain gamenya. Pada saat mulai mengikuti The Idolm@ster itulah saya melihat kabar akan adanya seri anime baru adaptasi dari game Cinderella Girls.

Sebelum anime tersebut tayang saya pun sempat melakukan pencarian tentang apa sih The Idolm@ster Cinderella Girls itu. Jujur saja mengikuti sebuah serial dari franchise media mix membutuhkan waktu dan usaha ekstra agar dapat mengerti bagaimana alur keseluruhan franchise berjalan, apa kaitan Cinderella Girls dengan 765 Production. Di saat itulah saya mengetahui bahwa seri ini memiliki 190 karakter lebih.

14237524_10207179889564555_8189256797952597700_n

Episode pertama dari seri The Idolm@ster Cinderella Girls pun akhirnya dirilis. Muncul rasa penasaran saya akan bagaimana karakter sebanyak itu dikemas dalam sebuah serial animasi berdurasi 24 menit. Namun menonton episode perdana tersebut masih belum membuat saya memiliki rasa ketertarikan terhadap karakter yang ada di sana (Meski menonton episode 1 secara berulang-ulang membuat saya ketawa karena melihat sosok Produser mirip seperti agen MLM sedang mencari downline).

Tetapi pada episode awal ada satu sosok karakter yang menarik perhatian saya karena membuat saya bingung. “Sebentar ini karakter satu ini benar karakter dari seri ini kan? Kenapa digambarkan harus dipojok dengan baju lusuh dan muka malas, kayak bukan idol deh” saat melihat Anzu dalam animasi pembuka di episode ke-2. Rasa penasaran akan karakter tersebut makin terjawab saat trio New Generation (Uzuki, Shiburin, serta Mio) berkenalan dengan para anggota Cinderella Girls Project yang lain.

anzu 1

Jika gadis lainnya melakukan perkenalan diri dengan semangat dan suka cita, Anzu justru (terpaksa) memperkenalkan diri secara singkat jelas serta sangat padat dengan bonus rasa malas saat ia kepergok Kirari sedang tidur di sela-sela sesi pemotretan. Dan di saat itulah saya menemukan sosok karakter yang menarik bagi saya karena ia berbeda dari karakter idola yang lain, dengan sifat malas, pakaian serampangan, boneka kelinci yang sudah lusuh dan gaya berbicaranya yang tidak ada persona idol sama sekali dari dalam dirinya.

Senyum penuh kepalsuan?
Senyum penuh kepalsuan?

Kerja = Kalah

Kalimat itulah yang tertulis pada kaos oblong agak lusuh yang sering dipakai oleh Anzu Futaba. Melihat sifatnya yang pemalas dan tidak mau kerja (padahal ia adalah idol) makin membuat tulisan di kaosnya tersebut sangat menggambarkan sifatnya. Ia akan selalu mencari seribu satu cara agar ia bisa kabur dari pekerjaannya dan lebih memilih menjalani aktivitas hariannya, menonton anime, baca manga, serta bermain game.

anzu gaming

Mungkin ini menjadi sebuah pertanyaan besar, mengapa seorang pemalas malah bisa bergabung dalam agensi 346 Production? Anzu tertarik menjadi idol bukan karena ingin menjadi artis, melainkan hanya ingin royalti besar untuk menunjang kehidupannya. Ia sangat menginginkan royalti besar agar bisa bermain game baru namun di saat yang bersamaan ia sangat malas untuk bekerja.

Sifat Anzu yang pemalas dan hobi untuk mangkir dari kerja ini seringkali membuat masalah bagi seisi kantor agensi. Seperti pada episode 4 di mana Kirari harus berlari-lari dengan balutan kostum Godzilla mengejar Anzu yang sembunyi saat hendak diberi pekerjaan. Trio New Generation yang notabene baru saja bergabung dalam agensi tersebut tentu merasa bingung bagaimana harus berhadapan dengan Anzu yang dirasa sedikit menjauh dan lebih memilih (tidur) menyendiri. Meskipun memiliki pendirian yang kuat sebagai seorang pemalas tulen, tapi Anzu sangat suka permen dan langsung semangat jika melihat permen. Pemalas, NEET yang hobi makan permen, sebuah gaya hidup yang jauh dari definisi menyehatkan.

anzu drool

Bentuk kemalasan lain yang sering dilakukan oleh Anzu adalah merekam suaranya sendiri lalu menyetel rekaman tersebut saat sedang tampil di atas panggung, ia menyebut hal tersebut sebagai “Doppelganger Strategy”. Strategi ini ia lakukan dalam lagu “Anzu no Uta” di mana ia menyebutkan strategi ini pada salah satu liriknya. Selain itu strategi ini juga ada ketika Anzu menyanyikan lagu dari Ranko Kanzaki yang berjudul “Tsubomi Yumemiru Rapsodia ~Alma no Michibiki~” yang dimuat dalam mini album 346Pro Idol Selection 4. Pada lagu tersebut terdapat bagian dimana Ranko mengucapkan mantra, dan saat Anzu menyanyikan lagu tersebut, ia tidak menyanyikan mantra tersebut, malah menyalakan rekaman suara Ranko saat bernyanyi.

Artikel Dibalik Malasnya Seorang Anzu Futaba, Gadis Sederhana yang Peduli kepada Teman berlanjut ke halaman berikutnya.

1 KOMENTAR

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.