Sabtu (1/10), 11 unit lokomotif diesel elektrik CC206 kedatangan tahun 2016 (batch ke-2) bersiap untuk pergi ke rumah barunya. 11 unit lokomotif anyar milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini akan dialokasikan untuk berdinas di Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang, Lampung.

Lokomotif CC206 yang siap diangkut ke kapal | Foto: Aldi Yatin
Lokomotif CC206 yang siap diangkut ke kapal | Foto: Aldi Yatin

11 unit lokomotif CC 206 terbaru yang telah siap dikirim ini bernomor seri CC206 16 01 sampai dengan nomor seri CC206 16 11. Kesebelas lokomotif tersebut telah tiba di pulau Jawa dan telah selesai menjalani perakitan bogie, berbagai uji coba statis dan dinamis baik internal maupun sertifikasi, serta persiapan dan inspeksi menyeluruh di Balai Yasa Yogyakarta dan dipo lokomotif Jatinegara sebelum dikirimkan ke pelabuhan Tanjung Priok untuk menyebrang ke pulau Sumatera. Lokomotif-lokomotif ini dikirim menggunakan dua kapal Landing Craft-Tank (LCT) dari pelabuhan Tanjung Priok menuju Lampung, salah satunya adalah AYU 178.

Siap dikirim! | Foto: Iyan Sofyan
Siap dikirim! | Foto: Iyan Sofyan

Lokomotif CC206 buatan General Electric (GE) Transportation, Amerika Serikat ini dipesan oleh KAI sebanyak 150 unit, dimana 100 unit lokomotif CC206 batch ke-1 dengan nomor seri CC206 01 s/d CC 206 100 (CC206 13 01 s/d CC 20613 100) telah tiba di Indonesia sejak tahun 2013 lalu dan dialokasikan di seluruh penjuru pulau Jawa untuk berdinas menarik KA angkutan penumpang maupun barang. 50 unit lokomotif CC206 berikutnya (batch ke-2) direncanakan tiba di Indonesia dalam rentang waktu tahun 2015-2016 dan sampai akhir tahun 2015 sudah tiba di Indonesia sebanyak 39 unit lokomotif. Sejak November 2015 lalu, 11 unit diantaranya dengan nomor seri CC206 101 s/d CC206 111 (CC206 15 01 s/d CC206 15 11) telah memulai operasinya di pulau Jawa.

Advertisement Inline

Cemplus Newsline by KAORI

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.