BAGIKAN
lokomotif KA angkutan batu bara
Lori Inspeksi JJ yang terhimpit diantara 2 Lokomotif CC202

reon

Setelah sebelumnya kereta api (KA) barang angkutan angkutan minyak  mengalami anjlok, kejadian buruk kembali menimpa dunia perkeretaapian Indonesia. Selasa (20/6), Peristiwa Luar biasa Hebat (PLH) terjadi di Divisi Regional (Divre) 4 Tanjung Karang, Lampung Utara, lokomotif dari KA batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) bermuatan penuh menabrak sarana lori inspeksi dan lokomotif posko yang terparkir di jalur 1 Stasiun Ketapang.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ini terjadi ketika KA Babaranjang bermuatan dengan nomor perjalanan 3029B yang seharusnya melewati jalur 2 Stasiun Ketapang namun ‘berbelok’ menuju jalur 1 dan menabrak Lori Inspeksi Jalan dan Jembatan (JJ) serta lokomotif posko bernomor CC202 90 14 yang semuanya terparkir di jalur 1 yang memang diperuntukkan sebagai ‘tempat parkir’ bagi kedua sarana tersebut.

Dampak dari “keganasan” jenis lokomotif berjulukan “Badak Sumatera” ini

Akibat peristiwa tersebut, Lori inspeksi JJ hancur dikarenakan terhimpit 2 lokomotif besar, sedangkan lokomotif posko dan lokomotif terdepan KA 3029B (CC202 93 01) mengalami kerusakan ringan di handrail, foglamp dan sambungan antar kereta. Seorang pekerja dipastikan tewas ditempat kejadian. Hingga berita ini diturunkan, beberapa perjalanan KA dari arah hilir (Prabumulih) dan hulu (Tarahan) masih mengalami hambatan di double track antara stasiun Ketapang-Negararatu, karena KA babaranjang menutupi jalur yang menuju stasiun Tanjungkarang.

Cemplus Newsline by KAORI