SHARE
Kiri ke kanan: Robot Kuratas buatan Suidobashi Heavy Industries dan MegaBots Mk.II buatan MegaBots Inc.

reon

Pada tahun 2015 yang lalu, dunia dikejutkan dengan sebuah rencana duel robot raksasa antara dua perusahaan kontraktor robot asal Jepang dan Amerika Serikat. Tantangan duel yang awalnya digagas oleh MegaBots Inc, kontraktor robot asal Amerika Serikat, langsung ditanggapi oleh pihak Suidobashi Heavy Industries, kontraktor pembuat robot Kuratas.

Video tantangan dan tanggapan dari pihak MegaBots dan Suidobashi dapat ditonton kembali di bawah ini.

Setelah dinantikan selama dua tahun, pihak MegaBots akhirnya mengumumkan tanggal duel tersebut, Dalam rilis videonya, sang kreator dari MegaBots Inc., Matt Oehrlein dan Gui Cavalcanti, menyebut bahwa duel robot Jepang vs Amerika rencananya akan digelar pada bulan Agustus 2017. Sementara itu, lokasi pertarungannya masih dirahasiakan untuk menghindari berbagai kendala penundaan yang terjadi sebelumnya.

Pertarungan robot Jepang vs Amerika sendiri awalnya direncanakan akan digelar pada tahun 2016. Menurut pihak MegaBots, rencana duel tersebut harus tertunda selama satu tahun karena pertarungan tersebut membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang matang agar dapat terlaksana dengan baik. Mereka sebelumnya juga telah menggelar proyek penggalangan dana di Kickstarter untuk menyempurnakan robot ciptaannya.

Poster concept art MegaBots Mk.II, lengkap dengan nuansa patriotik Amerika yang kental

Untuk menyambut pertarungan tersebut, MegaBots akan meluncurkan model robot Mk.III pada tanggal 19-21 Mei 2017 di San Fransisco. Model tersebut menghadirkan berbagai penyempurnaan dari model Mk.II yang semula akan digunakan untuk pertarungan ini. MegaBots Mk.III disebut-sebut memiliki bobot 12 ton dan memiliki tenaga sebesar 450 daya kuda. Video dokumenter mengenai proses pengembangan robot ini dapat disaksikan di saluran YouTube-nya.

Di sisi lain, pihak Suidobashi Heavy Industries masih menutup rapat-rapat proses pengembangan robot Kuratas yang akan digunakan dalam duel tersebut. Mengulik channel mereka di YouTube, video yang terakhir kali diunggah adalah video jawaban terhadap tantangan dari pihak MegaBots pada tahun 2015 yang lalu.

Kogoro Kurata, CEO, founder, sekaligus kreator dari Suidobashi mengatakan mereka akan melengkapi Kuratas dengan sistem persenjataan jarak dekat (melee) untuk melawan sistem senapan jarak jauh milik MegaBots yang terasa “sangat Amerika sekali”. Robot Kurotas sendiri memiliki bobot sebesar 4 ton dan telah dilengkapi dengan sistem pembidik muktahir serta dua senjata gatling gun. Robot ini sebelumnya sudah pernah digunakan dalam pembuatan seri film live-action Patlabor.

Video demonstrasi robot Kuratas dapat disaksikan di bawah ini.

KAORI Newsline