BAGIKAN
Stasiun Tokyo, bangunan Marunouchi | Sumber: japantimes.co.jp

reon

Ibadah merupakan salah satu hal yang penting bagi umat beragama, terutama yang beragama Islam yang senantiasa harus menjaga Salat 5 Waktunya. Kehadiran tempat ibadah juga merupakan salah satu  pendukung saat berada dalam perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri. Namun, di negara yang di mana Muslim adalah minoritas seperti Jepang akan sangat sulit menemukan tempat ibadah seperti Masjid, atau Musholla. Kini, ada kabar baik bagi Muslim yang berencana untuk pergi ke Jepang terutama Tokyo!

Terhitung mulai tanggal 5 Juni 2017 mendatang, perusahaan operator kereta di Jepang, East Japan Railway Company (JR East) akan membuka fasilitas Musholla di Stasiun Tokyo bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah Salat 5 Waktu. Penambahan fasilitas ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang beragama Islam ke Jepang.

Denah Musholla di Stasiun Tokyo

Musholla yang memiliki luas 8 m2 ini terletak di dekat ruang informasi wisatawan, tepatnya di dekat pintu keluar Marunouchi utara. Ruangan ini diperkirakan dapat menampung sekitar 2 sampai 3 orang jamaah. Pengunjung dapat menggunakan Musholla ini untuk beribadah ataupun sekedar istirahat sejenak. Adapun petunjuk yang disediakan di musholla ini tertulis dalam 4 bahasa dunia yaitu bahasa Inggris, Korea, Cina, dan Jepang. Didalamnya juga terdapat tempat untuk berwudhu yang dapat digunakan pula untuk sekedar mencuci tangan atau kaki.

Layout Musholla Tampak Depan
Layout Musholla Tampak Depan

Selain di Stasiun Tokyo, fasilitas tempat ibadah untuk umat Muslim pun juga sudah tersedia di beberapa stasiun di wilayah Osaka seperti Stasiun Osaka yg dioperasikan oleh perusahaan West Japan Railway Company dan juga di Stasiun Nanba yang dikelola oleh Nankai Electric Railway Company (Nankai).

Dengan akan dibukanya tempat ibadah bagi umat Muslim di Stasiun Tokyo, diharapkan wisatawan Muslim atau warga Muslim di Jepang untuk dapat menunaikan ibadah Salat 5 Waktu dengan mudah saat sedang di area stasiun. Hal ini tentunya juga menjadi daya tarik wisatawan Muslim untuk berkunjung ke Jepang tanpa harus mengkhawatirkan masalah ibadahnya.

Cemplus Newsline by KAORI | Restu Tri Laksana