Panggung Pop Stage Ennichisai kembali digoyang dengan sederet nama idol grup ‘beken’. Mulai dari idol lokal  seperti Shojo Complex dan JKT48 sampai idol impor dari Jepang, seperti Tokyo Samurai Girls, Enka Girls dan KissbeeJKT48 ditempatkan di hari kedua Ennichisai 2017 (14/5) untuk memeriahkan acara di Pop Stage Ennichisai 2017.

Bukan JKT48 namanya kalau tidak mendatangkan massa dengan jumlah sangat banyak. Para fans sudah ‘mengepung’ pop stage sejak idol grup pertama, Tokyo Samurai Girls tampil. Padahal, JKT48 mendapat giliran tampil terakhir pada sekitar pukul 14.15.

Menurut pantauan, para fans terlihat membaur dengan kalangan penonton biasa. Mereka terlihat tidak begitu militan tanpa menggunakan atribut-atribut JKT48. Hanya saja, ada segelintir orang yang membawa bendera fanbase kedaerahan. Itupun jumlahnya hanya satu-dua saja.

JKT48 naik ke atas panggung dengan kostum didominasi warna hitam dengan sedikit sentuhan merah, bersama beberapa member memakai varian kostum tanpa lengan. Kali ini, JKT48 membawa tim KIII dengan “gacoan“-nya Shani dan Yuvia. Ayana tidak ikut tampil dengan timnya karena menjadi MC di ajang Clas:H bersama Genki.

Tanpa begitu banyak basa-basi, JKT48 langsung membawakan single yang membesarkan nama mereka, “Heavy Rotation”. Sontak para fans langsung ikut menyanyikan baris pertama yang jadi kekhasan di lagu ini.

Bukan penampilan Idol grup namanya kalau tanpa goyangan lightstick dan teriakan chant. Geliat-geliat lightstick terlihat dari kerumunan massa, walau lebih banyak didominasi gerakan tangan saja. Chant-chant tak luput dikumandangkan para fans. Layaknya, sudah hapal bagian tektok-nya.

Khusus di lagu “Heavy Rotation”, reff lagu jadi paling andal diteriakkan para fans. Kendati terpantau tak ada yang joget ala-ala fans atau wotagei, di lagu pertama ini atmosfir meriah dan panas sampai-sampai menggetarkan area pop stage Ennichisai 2017Lagu kedua langsung diputar tanpa adanya jeda. “Kimi no Koto ga Suki Dakara” masuk setlist urutan kedua.

Usai lagu kedua, sempat ada sedikit momen menarik ketika sesi MC. Saat itu, ada seorang fans yang mencoba naik ke punggung temannya untuk mendapat spot yang bagus untuk berfoto. “Woi! Turun woi!,” sontak teriakan muncul dari arah belakang. Di saat yang bersamaan, beberapa orang fans meneriakan nama oshinya. Nama Yuvia paling sering terdengar. “Yuppiee, Yupiee,” teriak para kumpulan fans dari bagian kiri panggung sambil melambaikan tangannya.

Lagu berikutnya yang dimainkan adalah  “Refrain Penuh Harapan”, “Scrap and Build”, dan “Eien Pressure”.  Ketiganya dimainkan tanpa ada jeda. Kemeriahan para fans terpantau sedikit menurun. Teriakan chant berkurang. Bahkan para fans ini malah terkesan kaku dan sunyi tanpa adanya singalong. Hanya teriakan nama member saja yang kadang-kadang terdengar.

Usai lagu kelima, member terlihat kelelahan dan bercucuran keringat.  Saat ini juga Yuvia mengambil bagian MC. Usahanya menyemangati penonton disambut dengan teriakan-teriakan namanya, diselingi beberapa nama member lain.

MC tidak lama-lama dilakukan, langsung saja diputar lagu “365 Nichi no Kamihikouki. Sepertinya terlihat pilihan lagu ini untuk memulihkan stamina member yang terlihat sudah terlihat kecapean, lantaran ini merupakan lagu dengan alunan ballad.

Usai lagu beralur lambat, para penonton dihajar dengan lagu bernuansa ceria dan upbeat. Salah satunya single andalan JKT48, “Koisuru Fortune Cookies” dimainkan sebagai lagu penutup.  Kendati demikian, para fans terpantau tidak bergairah. Chant-chant tidak intens diteriakan seperti saat lagu “Heavy Rotation” pada awal pertunjukan.

Penampilan JKT48 di Ennichisai 2017 ini tanpa ada encore. Begitu lagu terakhir dimainkan, massa juga banyak yang beranjak meninggalkan panggung.  Padahal biasanya, mereka masih menunggu dan meneriakan encore sampai benar-benar habis. Kali ini, hanya sedikit saja jumlah dari mereka yang meneriakkan hal tersebut.

KAORI Newsline | Teks dan Foto: Bramantio Wibisono, Ahda Bayhaqi, dan Andy.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.