BAGIKAN
KA Walahar Ekspress (Tanjung Priok - Purwakarta) terbakar hebat paca menabrak pickup (Facebook / M Fajar Widianto - Indonesian Railfans)
KA Walahar Ekspress (Tanjung Priok - Purwakarta) terbakar hebat paca menabrak pickup (Facebook / M Fajar Widianto - Indonesian Railfans)

reon

Kejadian buruk kembali menimpa dunia perkeretaapian Indonesia. Kali ini, sebuah mobil Pickup ‘menemper’ kereta api (KA) Walahar Ekspres relasi stasiun Tanjung Priok – Purwakarta di perlintasan nomor 31 Pasar senen, Jakarta Pusat, pada Selasa sore (13/6) pukul 17.00 WIB. Akibat kejadian ini pickup tersebut terseret masuk kedalam kolong kereta, dan menyebabkan pickup dan 1 Kereta Ekonomi  dengan nomor seri K3 0 66 40 yang posisinya tepat berada di belakang lokomotif penarik, terbakar. 6 unit mobil pemadam kebakaran dari suku dinas Jakarta Pusat diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar kereta. Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi kereta tengah dilakukan dengan koordinasi antara petugas sarana PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan petugas pemadam kebakaran.

Tim Pemadam Kebakaran sedang mencoba mendekati kereta yang terbakar, sedangkan warga menonton dari jauh

Akibat kejadian ini, 1 kereta dari rangkaian KA Walahar Ekspres dapat dipastikan mengalami kerusakan cukup parah akibat api yang melahap dengan hebat dan pickup yang ‘menemper’ KA Walahar Ekspres juga remuk. Akibat kejadian ini, seluruh perjalanan KA jarak jauh dan kereta rel listrik (KRL) yang akan melintasi petak antara stasiun Jatinegara hingga Pasar Senen, dapat dipastikan mengalami keterlambatan kedatangan maupun keberangkatan.

Dikutip dari keterangan persnya, Vice President (VP) Corporate Communication PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa menyatakan bahwa perjalanan KRL yang akan melintas diantara stasiun Pasar Senen dan stasiun Jatinegara akan dihentikan sementara. Hal ini dikarenakan kondisi keamanan yang kurang memungkinkan bagi KRL untuk melewati lokasi kejadian. Hingga berita ini diterbitkan, aliran Listrik Aliran Atas (LAA) antara Pasar Senen dan Jatinegara dimatikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, serta untuk memperlancar proses evakuasi di tempat kejadian. Akibat kejadian ini, KRL relasi Bogor – Jatinegara PP akan mengakhiri perjalanan di stasiun Kampung Bandan, dan akan kembali melanjutkan perjalanan ke stasiun Bogor.

“Bagi pengguna jasa yang telah membeli tiket tujuan Stasiun Kemayoran s.d Jatinegara dan yang akan melakukan perjalanan KRL dari stasiun yang terdampak, diperkenankan untuk melakukan pengembalian tiket (refund). Seluruh pengguna jasa dihimbau untuk tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan dengan tidak memaksakan diri untuk masuk apabila KRL telah padat” Tulis Eva dalam keterangan persnya.

Kejadian seperti ini merupakan kejadian yang seharusnya tidak terjadi di ibukota negeri ini. Semoga masyarakat Indonesia bisa bercermin dari kejadian ini, dan mengambil hikmah dan pelajaran berharga, bahwa melanggar palang perlintasan kereta TIDAK AKAN membawa berkah, malah justru akan membawa keburukan bagi kedua pihak.

Update

Foto-foto terkini kondisi kereta ekonomi yang terbakar:

Kondisi terkini K3 0 66 40 yang terbakar | Foto: Johannes Christian
Bagian muka lokomotif yang terkena efek api besar | Foto: Johannes Christian

Pukul 20.50 perjalanan kembali normal.

Cemplus Newsline by KAORI