BAGIKAN
Infrastruktur
Kereta cepat Jepang. (KAORI Newsline / Kevin W)

reon

Hubungan yang baik antara Indonesia serta Jepang telah berjalan bertahun-tahun lamanya. Selama itu pula, hubungan antar kedua negara tersebut menjadi semakin erat dari waktu ke waktu. Dengan terjalinnya hubungan erat Indonesia – Jepang terciptalah berbagai kerjasama antara kedua pihak yang saling menguntungkan, seperti dalam bidang infrastuktur khususnya dalam bidang perkeretaapian.

Pada 3 Desember 2010 lalu telah ditandatangani Memorandum of Cooperation di sektor Transportasi oleh Kementrian Perhubungan Republik Indonesia dengan Ministry of Land, Infrastucture, Transport and Tourism of Japan oleh wakil menteri dari kedua negara. Memorandum ini memiliki tujuan mengembangkan transportasi dengan pembuatan kebijakan serta pengembangan infrastruktur antara Indonesia dam Jepang. Selain itu, juga bertujuan sebagai sarana alih teknologi serta upaya meningkatkan hubungan persahabatan kedua negara.

Sebagai bentuk nyata memorandum tersebut, inilah proyek-proyek infrastruktur di bidang Transportasi berbasis rel yang dikerjakan secara kerja sama antara Indonesia seperti yang dilansir dari Berita TRANS, antara lain adalah proyek MRT, Proyek Double-doube Track Manggarai – Cikarang, serta Proyek Kereta Cepat Jakarta – Surabaya.

Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta

Slab yang terpasang di ujung calon peron stasiun Bundaran HI (Dean Astarada)

Proyek MRT merupakan proyek transportasi massal dalam kota berbasis rel yang dalam pengerjaannya menggunakan dana pinjaman dari Jepang  yang ditargetkan selesai pada tahun 2020. Fase pertama MRT, yaitu koridor Utara – Selatan Lebak Bulus – Dukuh Atas telah mencapai tahap akhir. Rencananya, akan ada pemanjangan rute koridor ini yang akan dikerjakan pada fase kedua yaitu Dukuh Atas – Kampung Bandan, serta MRT Koridor Timur – Barat yang akan diadakan studi kelayakan terlebih dahulu.

Proyek Double-double Track (DDT) Manggarai – Cikarang

Proyek Double-double Track (DDT) Manggarai – Cikarang merupakan proyek penambahan 2 jalur kereta api sepanjang jalur kereta api existing dari stasiun Manggarai di Jakarta Selatan sampai dengan stasiun Cikarang di Kabupaten Bekasi. Proyek ini bertujuan untuk mengurai kepadatan pada lintas ini yang sangat padat, baik oleh perjalanan Kereta Api (KA) yang menggunakan Lokomotif Maupun Kereta Rel Listrik (KRL). Proyek yang menggunakan pinjaman dari Jepang sebagai pendanaannya ini terbagi dalam beberapa paket pekerjaan, yaitu paket A1 (Modernisasi Stasiun Manggarai, Struktur ke Stasiun Gambir dan pekerjaan jalur lintas jarak jauh menuju Stasiun Matraman), Paket  A2 (Modernisasi Stasiun Jatinegara dan Pembangunan Stasiun Matraman), Paket B1 (Elektrifikasi lintas antara Bekasi – Cikarang sepanjang 17 Km) dan B2 (Pembangunan Double-Double Track antara Jatinegara – Bekasi) dimana Paket B1 pemerintah menggandeng perusahaan asal Jepang, Mitsubishi Sumitomo Joint Operation, dalam menyelesaikannya.

Proyek Jalur KA Cepat Jakarta – Surabaya

Proyek lain sebagai bentuk kerja sama di bidang infrastruktur transportasi perkeretaapian Indonesia dan Jepang adalah Proyek KA Cepat Jakarta – Surabaya. Pemerintah Indonesia akan memodernisasi jalur kereta api dari Jakarta hingga Surabaya agar Kereta Api dapat bergerak lebih cepat. Rencananya, panjang lintasan dari Kereta Api Cepat Jakarta – Surabaya ini adalah 685,4 km dengan waktu tempuh yang diharapkan sekitar 3 jam. Dalam membangun proyek ini, pemerintah berencana akan mengundang mitra asing, khususnya mitra dari Jepang yang berkompeten untuk bekerja sama dalam membangun proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Surabaya ini.

Mengenai KA Cepat Jakarta – Surabaya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa hingga kini perencanaan proyek ini sedang dibicarakan oleh pemerintah Indonesia Japan International Cooperation Agency (JICA), mulai dari pembahasan bentuk kerja sama hingga bentuk proyek ini.

Diharapkan semua kerja sama dan proyek infrastruktur ini dapat terselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan agar proyek-proyek prestisius ini dapat dinikmati masyarakat dan tidak sekedar menjadi wacana.

Cemplus Newsline by KAORI