BAGIKAN

Sepanjang tahun 2017, berbagai film Jepang semakin meramaikan layar bioskop Indonesia. Berbagai film Jepang, baik anime maupun live-action, juga semakin banyak diputar di layar bioskop Indonesia. Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, KAORI Nusantara juga mengadakan polling untuk menentukan film Jepang terfavorit 2017. Apa saja film-film yang menjadi favorit para pembaca selama tahun 2017?

Metodologi Survei

Survei dilakukan secara online melalui grup pembaca KAORI dan jejaring sosial KAORI dan berhasil mengumpulkan sebanyak 94 tanggapan selama 8 hari dari 22 Desember sampai 29 Desember 2017. Responden diberikan opsi untuk mencantumkan data diri yang valid pada akhir kuesioner untuk dapat memenangkan hadiah pilihan. Hasil survei ini merupakan representasi basis pengguna KAORI dan tidak dimaksudkan untuk merepresentasikan penggemar anime di Indonesia pada umumnya.

Sementara itu, ini dia kriteria judul-judul film Jepang yang dinominasikan dalam daftar ini.

  • Film yang diproduksi di Jepang pada tahun 2016 hingga 2017 dan diputar di Indonesia pada tahun 2017.
  • Film diputar secara reguler atau secara khusus dalam gelaran festival film yang berturut-turut diadakan di 3-5 kota besar di Indonesia.
  • Kategori dalam ajang ini dibagi menjadi dua, yaitu film anime dan film live-action.
  • Khusus untuk film live-action, film yang masuk ke dalam polling adalah film non-dokumenter.

Inilah 10 film anime terfavorit 2017 yang dipilih oleh para pembaca KAORI Nusantara!

10 Film Anime Terfavorit 2017

1. A Silent Voice (Koe no Katachi) (71 suara)

© Yoshitoki Ooima, Kodansha / Koe no Katachi Film Production Committee

Film anime garapan Kyoto Animation ini diadaptasi dari seri manga karya Yoshitoki Ōima. Menghadirkan kisah mengharukan yang mengangkat tema tentang penyandang disabilitas, film ini berhasil menjadi yang paling banyak dipilih oleh pembaca KAORI. Bagaimana komentar salah satu pembaca mengenai film anime yang satu ini?

Menurut saya, Koe no Katachi layak menjadi film anime terbaik tahun ini karena sangat menggambarkan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi penderita tuna rungu. Di kehidupan sehari-hari, masih banyak diskriminasi yang dialami mereka, meskipun akhir-akhir ini sudah banyak yang mau menerima mereka dengan baik. Film anime ini membawa pesan untuk kita agar selalu memperhatikan orang-orang sekitar kita. Terlebih lagi, jangan pernah memandang sebelah mata penderita tuna rungu. Justru, jadikan mereka teman layaknya orang normal di luar sana.” (Muhammad Iqbal Palgunadi).

2. Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale (63 suara)

© 2016 Reki Kawahara/Published by Kadokawa Corporation ASCII Media Works/SAO MOVIE Project

Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale merupakan salah satu film anime yang dinantikan para penggemar seri Sword Art Online di Indonesia. Dengan cerita original yang mengangkat tema teknologi augmented reality, film ini juga hadir dengan adegan aksi yang dikerjakan dengan apik oleh studio A-1 Pictures. Pembaca yang satu ini mengungkapkan alasannya mengapa film ini pantas menjadi salah satu yang terbaik selama tahun 2017.

Menurut saya Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale menjadi film anime terbaik sepanjang 2017. Dalam segi story cukup keren dengan kemodernan teknologi Nerve Gear ke Amusphere yang butuh penggalian ide kreatif di si pengarangnya, karena membuat teknologi yang di dunia nyata sendiri belum pernah ada ini sangatlah sulit. Penyajian pertarungan yang sangat epic didukung animasi tingkat tinggi oleh A-1 Picture sehingga menimbulkan kesan yang melekat di penonton yang suka action.” (Darmawan Rizki Fauzi)

3. No Game No Life: Zero (43 suara)

© Ken Oku · KADOKAWA Co., Ltd. / No Game · No Life Zero Production Committee

Film ini menjadi prekuel dari serial anime No Game No Life yang tayang pada tahun 2014 lalu. Sedikit berbeda dengan serialnya, film ini menghadirkan nuansa cerita yang lebih gelap dan menghadirkan karakter utama yang berbeda. Apa komentar salah satu pembaca KAORI tentang film ini?

“No Game No Life: Zero memiliki cerita yang menarik karena bercerita tentang perang sebelum adanya Disboard. menjelaskan tentang Tet yang menjadi dewa, dan asal dari 10 Janji. Pada film ini cerita lebih gelap karena keadaan perang yang sudah belarut lama, namun manusia dapat bertahan dan mengakhirinya. Untuk karakter dan pengisi suaranya sama, sehingga serasa melihat Shiro dan Kuro. Adegan action dalam film ini juga sangat halus meskipun pada adegan cepat. Overall No Game No Life Zero menjadi film yang membuat aku sampai nonton dua kali.” (Teguh Puji Laksono)

4. Fireworks (Uchiage Hanabi) (28 suara)
5. Fate/kaleid liner Prisma Illya: Oath Under the Snow (Fate/kaleid liner Prisma Illya: Yukishita no Chikai) (25 suara)
6. Fairy Tail: Dragon Cry (18 suara)
7. Kuroko no Basket: Last Game (17 suara)
8. In This Corner of The World  (Kono Sekai no Katasumi ni) (15 suara)
9. KanColle The Movie (12 suara)
10. Napping Princess (Hirune-hime: Shiranai Watashi no Monogatari) (8 suara)

Inilah 10 film live-action terfavorit 2017 yang dipilih oleh para pembaca KAORI Nusantara!

10 Film Live-Action Terfavorit 2017

1. Gintama (38 Suara)

Gintama merupakan film live-action yang diadaptasi dari komik karya Hideaki Sorachi. Berlatar di kota Edo yang sedang dijajah oleh alien, film live-action yang dibintangi oleh Shun Oguri (sebagai Gintoki), Masaaki Suda (Shinpachi), dan Kanna Hashimoto (Kagura) ini tetap hadir dengan gaya komedinya yang konyol dan “bebas” serta adegan aksinya yang seru. Berikut adalah komentar salah satu pembaca tentang film ini.

Resep sukses guyonan Gintama adalah suka-suka dan semau-maunya. Dalam live-action, guyonannya didorong lebih ke arah realistis dengan taburan aktor-aktris terkenal sebagai pemerannya. Film ini juga mendorong para aktor dan aktris berparas rupawan untuk tampil bodoh dan konyol diluar yang biasa terlihat. Mantap.” (M Rifqy Nurfauzan Abdillah)

2. ReLIFE (36 Suara)

© 2017 “ReLIFE” Film Partners © YayoiSo/comico

ReLIFE merupakan salah satu film yang diputar secara khusus dalam gelaran Japanese Film Festival 2017. Diadaptasi dari seri web-comic karya YayoiiSo, film yang dibintangi oleh Taishi Nakagawa sebagai Arata Kaizaki dan Yuna Taira sebagai Chizuru Hishiro ini menghadirkan cerita kehidupan SMA dengan perspektif yang lebih dewasa. Berikut adalah komentar salah satu pembaca tentang film ini.

Cerita yang bagus untuk menggambarkan kehidupan dewasa kita yang tidak sesuai dengan ekspektasi diri kita kita di saat masa sekolah dan akhirnya lulus, namun akhirnya menjadi seorang pengangguran (NEET), dan akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaikinya, kesempatan yang mengajarkan tentang sikap apa yang sebaiknya kita miliki kita ubah, kita hilangkan agar dapat bertahan di dunia dewasa ini.” (Nur Fitria Rachmawati)

3. Tokyo Ghoul (34 Suara)

Diangkat dari seri komik karya Sui Ishida, film Tokyo Ghoul menghadirkan kisah Kaneki yang pada suatu hari berubah menjadi ghoul, makhluk yang memangsa manusia lainnya. Dibintangi oleh Masakata Kubota sebagai Ken Kaneki dan Fumika Shimizu sebagai Toka Kirishima, film ini menghadirkan cerita bernuansa “gelap” dengan adegan aksi yang intens. Apa komentar salah satu pembaca KAORI tentang film ini?

Menurut saya ini film live action genre action terbaik yang saya tonton. Karena tidak jauh beda dengan animenya. Detail-detail karakternya juga dibuat mirip dengan animenya. Gore-nya juga dapat. Pokoknya dabest!” (Yustiana)

4. Ajin (22 Suara)
5. JoJo’s Bizzare Adventure: Diamond is Unbreakable (13 Suara)
6. Daytime Shooting Star (5 Suara)
7. Let’s Go, Jets! (5 Suara)
8. Drowning Love (4 Suara)
9. Memoirs of a Murderer (4 Suara)
10. Blade of The Immortal (4 Suara)

KAORI Newsline | Litbang KAORI