BAGIKAN
Dua kereta LRT Jakarta setelah dikeluarkan dari kapal | Foto: Fasubkhanali

Jumat (13/4) malam, satu rangkaian (trainset) kereta Light Rail Transit (LRT) Jakarta buatan Hyundai Rotem asal Korea Selatan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu rangkaian kereta LRT Jakarta ini terdiri dari dua unit kereta. Kereta tersebut dibawa menggunakan kapal jenis Vehicles Carrier bernama Turandot yang berangkat dari pelabuhan Masan, Korea Selatan pada 24 Maret 2018 lalu.

Sebelum mengeluarkan dua kereta LRT Jakarta dari kapal, terlebih dahulu dilakukan pengeluaran kendaraan berat yang dibawa bersamaan oleh kapal. Kereta pertama baru bisa dikeluarkan sekitar pukul 19.30 lalu disusul kereta kedua sekitar pukul 19.45. Setelah dikeluarkan dari kapal, kedua kereta LRT Jakarta ini diletakkan bersebelahan dengan deretan truk di sebuah lahan lapang di area dermaga.

Rangkaian perdana kereta LRT Jakarta ini sebelumnya diperkirakan baru akan tiba di pelabuhan Tanjung Priok pada akhir April namun kenyataannya datang lebih awal yaitu pada pertengahan April. Rencananya, Tiap bulannya akan ada beberapa rangkaian kereta LRT Jakarta yang tiba. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan ada tambahan jumlah rangkaian yang dikirim menjelang pengoperasian pada Asian Games 2018.

Proses pembuatan kereta LRT Jakarta ini juga lebih cepat dari waktu rata-rata pembuatan kereta LRT, tanpa mengesampingkan kualitasnya. Jika biasanya pembuatan kereta LRT memerlukan waktu sekitar 20 bulan, kereta LRT Jakarta ini dibuat hanya dalam kurun waktu 13 bulan. Hal ini disebabkan model dan desain kereta LRT Jakarta sama dengan kereta LRT Gimpo Gold Line yang sedang dibuat di Hyundai Rotem, sehingga tidak terdapat perbedaan atau modifikasi yang signifikan.

Satu rangkaian LRT Jakarta ini dapat menampung 40 penumpang duduk dengan total kapasitas mencapai 270 penumpang.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi juga menyampaikan alasan dibuatnya satu rangkaian kereta LRT Jakarta hanya terdiri dari dua kereta. Hal tersebut didasarkan pada pengoperasian jumlah rangkaian LRT agar dapat disesuaikan dengan jumlah penumpang yang akan naik.

“Jadi pada saat jam tidak sibuk, saya bisa kirim cuma dua (kereta). Tapi pada saat jam sibuk, ini bisa saya couple (sambung) tidak hanya enam (kereta), tapi satu trainset bisa sampai delapan (kereta),” ucap Satya.

Setelah semua proses administrasi selesai, dua kereta LRT Jakarta ini akan di kirim ke Jalur Simpan dekat stasiun Mall Kelapa Gading pada Sabtu (14/4) malam dari Tanjung Priok.

Cemplus Newsline by KAORI