BAGIKAN

Pada tanggal 2 Agustus 2018 lalu, stasiun televisi GTV mengumumkan bahwa pihaknya telah mengakhiri penayangan serial anime Boruto: Naruto Next Generation, per tanggal 2 Agustus 2018. Hal ini sempat menimbulkan beragam reaksi dari publik yang bertanya-tanya mengapa penayangan anime ini dihentikan begitu cepat, setelah ditayangkan selama tidak sampai 2 minggu, terhitung sejak  23 Juli 2018 hingga 2 Agustus 2018. Meskipun begitu, pihaknya berjanji akan kembali melanjutkan penayangan anime tersebut di lain kesempatan.

Selama periode tersebut, GTV telah menayangkan tak kurang dari 18 episode anime Boruto, di mana anime ini ditayangkan setiap hari Senin sampai Jumat, dan masing-masing harinya, terdapat 2 episode yang ditayangkan. Berdasarkan data dari Lembaga Sensor Film, hingga 6 Agustus 2018, anime ini telah dinyatakan lulus sensor hingga episode ke-30. Sementara itu, ketika dihubungi oleh KAORI, Marin yang merupakan seiyuu dari Boruto mengakui bahwa dirinya sudah mengerjakan sulih suara anime ini hingga sekitar 30an episode ke atas, yang artinya GTV sudah memiliki tak kurang dari 30an episode anime Boruto. Saat ini proses sulih suara anime Boruto ke dalam bahasa Indonesia tengah vakum untuk sementara waktu. Di Jepang sendiri anime ini telah berjalan hingga 60an episode.

Boruto, atau Boruto Uzumaki adalah anak dari Naruto Uzumaki. Kisah petualangannya dituturkan dalam sebuah komik berjudul Boruto yang digambar oleh Mikio Ikemoto, yang sebelumnya bertanggung jawab sebagai asisten Masashi Kishimoto di komik Naruto terdahulu dengan naskah ditulis oleh Ukyo Kodachi yang sebelumnya menulis novel tentang Gaara dan sempat terlibat dalam pembuatan Boruto the Movie lalu. Adapun Masashi Kishimoto sendiri bertindak sebagai supervisi atas proyek komik ini. Komik inipun telah berjalan di Jepang sejak tahun 2016 lalu.

Serial anime Boruto: Naruto Next Generation ini sendiri telah dirilis di Jepang sejak tahun 2017 lalu, di mana sebelumnya kisah petualangan putra dari Naruto ini dimulai dalam sebuah film anime berjudul Boruto: Naruto the Movie.

Jika Naruto di Indonesia selama ini diperankan oleh Hana Bahagiana, maka Boruto diperankan oleh Marin, seiyuu yang juga dikenal sebagai Adelia dalam sandiwara suara/comic dub My Pre Wedding. Marin sendiri sudah menyuarakan sosok dari putra Naruto tersebut sejak Boruto: Naruto the Movie, yang juga telah ditayangkan di GTV pada tahun 2017 lalu. Adapun seiyuu lainnya adalah Iphie Lubis sebagai Denki Kaminarimon, Jane Leisila Zahara sebagai Hinata Uzumaki, Salman Borneo sebagai Shikamaru dan Shikadai Nara, Bima Sakti sebagai Inojin Yamanaka, dan sejumlah seiyuu lainnya, termasuk Hana Bahagiana yang masih tetap memerankan Naruto.

Naruto adalah komik karya Masashi Kishimoto, yang pertamakali diterbitkan di Jepang melalui Weekly Shonen Jump pada tahun 1999. Ditulis berdasarkan cerita pilot berjudul sama yang ditulis oleh Kishimoto pada tahun 1997 melalui majalah Akamaru Jump, komik ini bercerita mengenai petualangan Naruto Uzumaki seorang Ninja yang bercita-cita menjadi pemimpin di negaranya dan meraih sambutan yang luas dan kesuksesan bahkan di luar Jepang. Kesuksesan serialnya telah diangkat ke dalam serial Anime sejak tahun 2002. Komik ini sendiri sudah tamat tahun 2016 lalu.

Di Indonesia sendiri komiknya diterbitkan oleh penerbit Elex Media Komputindo dengan penerbitan komiknya sudah mencapai edisi ke 66. Serial Animenyapun pernah ditayangkan di televisi Indonesia masing-masing melalui TRANS TVIndosiar, dan Global TV Anime ini juga ditayangkan melalui saluran televisi berbayar Animax. Di Jepang sendiri Anime yang dikerjakan oleh Studio Pierrot ini ditayangkan melalui jaringan televisi TV Tokyo. Adapun serial anime ini sendiri pertamakali ditayangkan di Indonesia melalui GTV sejak 23 Juli 2018 lalu.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.