BAGIKAN
Bus Khusus Wanita (corak pink) di halte Tosari, Koridor 1 | (Fasubkhanali)

Pada 1 November hingga 31 Desember 2018, Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) rencananya akan menutup dua halte Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Jenderal Sudirman. Kedua halte tersebut yaitu Halte Bundaran Senayan dan Polda. Rencana ini dilakukan karena adanya revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Halte Gelora Bung Karno, Bundaran Senayan dan Polda.

Rencana ini mendapat kritikan dari masyarakat maupun organisasi yang fokus pada dunia transportasi. Alhasil, rencana tersebut mulai diubah.

Halte Bundaran Senayan akan tetap beroperasi secara normal selama masa revitalisasi JPO. Untuk akses pengganti JPO yang direvitalisasi, pelican crossing sementara akan dibuat.

Halte Gelora Bung Karno (GBK) juga akan tetap aktif beroperasi. Setelah tanggal 16 November 2018, JPO akan mulai non-aktif dan akan disediakan juga pelican crossing sementara sebagai akses menuju halte. Demi kenyamanan penumpang, halte GBK juga akan diperpanjang hingga 10 meter.

Hal berbeda dilakukan di Halte Polda. Halte Polda tetap dinonaktifkan halte tersebut selama masa revitalisasi. Sebagai gantinya, penumpang Transjakarta dapat menggunakan bus pengumpan menuju halte terdekat. Bus pengumpan ini akan disediakan sebanyak 8 bus dan mulai beroperasi sejak tanggal 2 November 2018.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.