BAGIKAN
Quan Zhi Gao Shou
© G.CMay Animation & Film

The King’s Avatar/ Quan Zhi Gao Shou (全职高手) bukanlah anime yang dibuat oleh Jepang, melainkan adalah anime (biasa disebut Dong Hua/ 动画 dalam Bahasa Mandarin) buatan Tiongkok.  Diadaptasi dari sebuah web novel karangan Butterfly Blue (蝴蝶蓝), The King’s Avatar pertama kali dirilis di situs Qidian tahun 2011 dan berakhir pada tahun 2014 dengan total 1.728 chapter. Versi inggris dari web novelnya hingga saat ini sedang diterjemahkan oleh Nomyummi.

Meledaknya popularitas The King’s Avatar di kalangan penikmat web novel pada akhirnya berhasil membuat karya ini sukses diadaptasi menjadi Dong Hua berjumlah 13 episode, dengan durasi kurang lebih 24 menit setiap episodenya. Pertama kali diumumkan di tahun 2016 dan pada akhirnya rilis pada bulan April 2017, season pertama The King’s Avatar digarap dengan apik oleh studio G.CMAY Animation & Film. Sedangkan season keduanya akan digarap oleh studio Colored-Pencil Animation Design. Mengikuti season keduanya yang akan berlanjut kembali di tahun 2019 setelah sebelumnya telah berjalan sebanyak 3 episode, The King’s Avatar juga akan diadaptasi menjadi live-action, yang akan dirilis pada musim panas tahun 2019. Selain dalam bentuk film, The King’s Avatar juga diadaptasi menjadi manhua (sebutan untuk manga di China) yang digambar oleh D.lan (苍岚), dan sampai saat ini masih berjalan.

Dari Atlet Esports Hingga Menjadi Operator Warnet

Advertisement Inline

Ye Xiu (disuarakan oleh Zhang Jie) alias Ye Qiu adalah seorang atlet esports profesional yang sudah berpengalaman di gim MMORPG “Glory” selama 10 tahun. Kepiawaian Ye Xiu dalam bermain Glory dengan menggunakan avatarnya, One Autumn Leaf, berhasil membawa tim esportsnya, yaitu “Excellent Era” menjadi pemenang kejuaraan Glory selama tiga tahun berturut-turut. Kejayaan Ye Xiu ini pada akhirnya berakhir ketika bos tim Excellent Era (bisa dibilang yang menggaji dan mensponsori para atlet) memberhentikan Ye Xiu dari tim dan memaksanya untuk menyerahkan akun One Autumn Leaf yang dimilikinya. Ia menganggap kalau Ye Xiu sudah terlalu tua untuk ikut dalam kejuaraan dan sudah saatnya mengganti kapten tim Excellent Era dengan generasi yang masih muda.

“One Autumn Leaf” (© G.CMay Animation & Film)

Bertahun-tahun hidup hanya dengan bermain gim online saja, Ye Xiu yang sudah diberhentikan dari timnya pada akhirnya keluyuran tanpa arah dan berakhir di sebuah warnet. Di warnet tersebut, Ye Xiu bertemu dengan seorang perempuan bernama Chen Guo (disuarakan oleh Ji Guanlin), dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan menjadi operator warnet. Sembari menjadi operator, ia juga kembali bermain Glory dengan membuat avatar baru yang dinamai Lord Grim. Kebetulan hari itu adalah hari di mana server baru gim Glory dibuka sehingga ia dapat mulai bermain lagi dari level 1.

Unsur Gim Online yang Kental

Walaupun berlatar belakang dunia gim online berunsur fantasi, The King’s Avatar tidak berfokus kepada dunia Glory, melainkan kepada para pemainnya. Penonton akan diajak untuk melihat bagaimana ricuhnya ratusan pemain berebut untuk mengalahkan satu bos monster, pusingnya mencari trik untuk mengalahkan monster, mengatur build avatar yang dipakai, dan sebagainya. Bagi para pemain gim online, tentu sudah familiar dengan istilah – istilah gim yang sering dilontarkan di tengah percakapan. Subtitel Inggris resmi untuk The King’s Avatar untungnya cukup baik dalam mengartikan semua istilah gim di sini. Selain istilah gim, subtitel inggrisnya juga menerjemahkan setiap nickname avatar sehingga penonton tidak perlu pusing menghapal versi Bahasa Mandarin dari setiap nickname-nya.

“Salah satu contoh istilah gim” (© G.CMay Animation & Film)
“Nama yang diterjemahkan” (© G.CMay Animation & Film)

Karakter Utama Terlalu Kuat?

Sebagai veteran Glory, Ye Xiu tentunya mempunyai pengalaman dan teknik lebih besar dibanding dengan pemain lainnya yang terbilang masih baru bermain. Pada awalnya ia hanya bertujuan untuk mengembangkan avatar barunya dan mengumpulkan sejumlah material untuk meng-upgrade senjata miliknya. Tetapi pada akhirnya ia bertemu dengan banyak pemain pemula yang ia anggap memiliki potensi tinggi menjadi pro. Ye Xiu mengajari mereka sekaligus juga sedikit demi mengumpulkan material untuk dirinya sendiri.

Material yang ia kumpulkan tentunya tidak mudah untuk didapat. Ye Xiu harus masuk ke dalam dungeon, membunuh bos monster, dan memecahkan rekor waktu clear dungeon untuk bisa mendapatkan material yang terbilang langka. Hal ini tentunya lama kelamaan diketahui oleh para pemain dan guild pro lainnya karena setiap Ye Xiu berhasil memecahkan rekor, namanya akan diumumkan di seluruh penjuru server. Penasaran dengan nickname Lord Grim, mereka semua pun berusaha untuk mencari tahu identitasnya dan menghalangi perkembangan popularitasnya yang meningkat pesat.

“Saking kuatnya sampai dianggap boss” (© G.CMay Animation & Film)
“Salah satu prestasi Ye Xiu” (© G.CMay Animation & Film)

Beberapa guild ternama menyadari betapa tingginya kemampuan Ye Xiu dan mereka pun ada yang berusaha untuk merekrut Ye Xiu dalam guild mereka. Tentunya tidak semua guild melakukan hal tersebut, ada juga yang berusaha untuk membunuh (biasa dikenal dengan istilah Player Kill) Ye Xiu dan teman-temannya supaya mereka tidak bisa menaikkan level mereka di gim. Hal ini dapat ditangani Ye Xiu dengan tenang. Ia tidak cukup kuat menangani semua Player Killer yang mengeroyoknya, tetapi ia sempat mendapat bantuan dari salah satu pemain Glory yang dikenalnya.

Ada 6 tipe kelas di gim Glory yaitu:

  1. Mage Type: Battle Mage, Elementalist, Summoner, Witch
  2. Swordsman Type: Berserker, Blade Master, Ghostblade, Spellblade
  3. Gunner Type: Launcher, Mechanic, Sharpshooter, Spitfire
  4. Fighter Type: Brawler, Grappler, Qi Master, Striker
  5. Night Walker Type: Assaasin, Ninja, Thief, Warlock
  6. Priest Type: Cleric, Exorcist, Knight, Paladin

Ye Xiu tidak memilih satu pun dari kelas tersebut dan memilih untuk menjadi Unspecialized, semacam kelas Novice di gim Ragnarok Online.

“Terjemahan: Character ID: Lord Grim 君莫笑 (Sir Do-Not-Laugh) Class: None Weapon: Myriad Manifestation Umbrella 千机伞” (© G.CMay Animation & Film)

Season pertama berfokus pada kehidupan Ye Xiu mengembangkan avatar dan pemain pemula yang dikenalnya. Esportsnya bagaimana? Menurut web novelnya, karir Esports Ye baru akan dimulai di season keduanya. Apakah akan ada yang dapat mengalahkan Ye Xiu? Mari kita tunggu kelanjutan Dong Hua-nya.

Kualitas Grafik dan Animasi

Tidak kalah dengan kualitas grafik dan animasi pada anime Jepang zaman sekarang, The King’s Avatar bisa terbilang sebanding dengannya. Pada saat kamera menyorot dari jarak jauh maka grafiknya akan berupa CG, sedangkan dari jarak dekat menggunakan animasi hand-drawn 2D tradisional. Animasi pertempuran sudah cukup bagus walaupun kadang kala ada beberapa gerakan yang diulang-ulang.

Kualitas grafik The King’s Avatar banyak berubah di season keduanya. Pergantian studio yang menangani Dong Hua ini sedikit membuat wajah para karakter cukup sulit dikenali. Di sseason kedua, para karakter terlihat lebih ekspresif dan lebih bisa dibedakan satu sama lain. Ada penurunan kualitas pada saat bertempur tetapi masih dalam batas wajar.

Kesimpulan

Karena saya kesulitan dalam mengingat nama – nama dalam Bahasa Mandarin, jujur saja saya tidak pernah menyentuh versi web novelnya. Menemukan Dong Hua ini juga adalah suatu kebetulan dan hingga saat ini saya tidak menyesalinya. Sebagai penikmat anime King’s Avatar, saya merasa ada beberapa adegan dan detail yang dilewati habis-habisan. Sampai saat ini saya masih belum mengerti masa lalu Ye Xiu dengan jelas karena memang hanya berupa flashback singkat tanpa penjelasan berarti.

“Efek serangan yang memukau” (© G.CMay Animation & Film)

Adegan pertempuran adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan saya betah menonton The King’s Avatar. Awalnya saya tidak terbiasa mendengar dialog berbahasa Mandarin dan betapa cepatnya durasi bicara setiap karakter. Banyak orang menganggap remeh anime ini karena biasanya produk dari Tiongkok itu kualitasnya terbilang rendah, tidak terkecuali Dong Huanya. Beberapa aspek memang terbilang masih di bawah anime Jepang, tetapi menurut saya ini sudah terbilang sangat memuaskan. Dong Hua ini salah satunya disponsori oleh McDonald, sehingga jangan heran bila melihat banyak produk – produk McDonald dipromosikan di tengah-tengah cerita.

Tertarik mencoba?

KAORI Newsline

2 KOMENTAR

  1. kalau mau grafik yang lebih dewa lagi, coba nonton the Grandmaster of Demonic Cultivation min (Mo Dao Zu Shi) diadaptasi dari novel, ada manhwanya juga dengan format webtoon terus diadaptasi ke LA juga yang tayang tahun 2020.

    walaupun di novelnya termasuk BL tapi di donghuanya sendiri taged BLnya dilepas jadi aman untuk semua kalangan (mungkin cuman hints hahaha)

    ceritanya sendiri tentang Wei Wuxian yang dikenal berbakat tapi memilih menggunakan kultivasi iblis dan meninggal karena hilang kendali. 13 tahun setelah kematiannya Wei Wuxian bereinkarnasi ke tubuh laki-laki bernama Mo Xuanyu.

    donghuanya udah selesai tayang dengan jumlah 15 eps, donghuanya sendiri akan ada 3 season. Season ke duanya tayang tahun ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.