BAGIKAN
hari ketiga ennichisai

Setelah berjalan selama 2 hari, akhirnya perhelatan Ennichisai 2019 yang digelar selama tanggal 22 – 23 Juni 2019 telah resmi berakhir. Selama 2 hari tersebut, segenap penggemar budaya Jepang, ekspatriat Jepang, hingga masyarakat umum dari berbagai latar belakang saling berbaur bersama menyaksikan dan meinkmati berbagai hal yang disajikan dalam festival budaya yang mengusung tema unsur kebudayaan jepang, dan tema yang diangkat adalah “Danketsu” atau “Unity” yang berarti persatuan sesuai dengan harapan Indonesia dalam persatuan dan kesatuan.

Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Setelah hadir memeriahkan kawasan Blok M selama 2 hari, akhirnya perhelatan Ennichisai 2019 berakhir juga pada Minggu malam, 23 Juni 2019, menyisakan berbagai kenangan dari para insan-insan yang menghadirinya, sekaligus kawasan Blok M sebagai saksi bisu dari kemeriahan Ennichisai 2019, dan juga Ennichisai-Ennichisai sebelum dan juga setelahnya.

Baca juga:

Di Tengah Gelapnya Malam, Kami Mengabadikan Momen Terakhir Ennichisai 2019

Advertisement Inline

Pada hari Senin 24 Juni 2018, tim KAORI Nusantara sempat berkunjung ke kawasan Blok M yang sehari sebelumnya masih diramaikan oleh perhelatan Ennichisai. Di kawasan Blok M yang kini sudah kembali normal seperti biasanya, tim KAORI Nusantara sempat berjalan-jalan menyaksikan suasana dari “hari ketiga” Ennichisai 2019.

Di hari ketiga ini, tampak aktivitas di kawasan Blok M yang berjalan normal-normal saja. Sebagaimana salah satu pusat perdagangan di ibukota Jakarta, kawasan Blok M di Ennichisai 2019 “hari ketiga” ini cukup ramai dengan aktivitas masyarakat. Hanya saja, tidak seramai dibandingkan pada perhelatan Ennichisai, di mana kawasan Blok M benar-benar dibanjiri dengan “lautan manusia”.

Mari intip seperti apa suasana Blok M di “hari ketiga” yang berhasil diabadikan tim KAORI di sela-sela waktu Maghrib:

This slideshow requires JavaScript.

Pada foto-foto di “hari ketiga” ini tampak terlihat situasi Blok M yang sudah normal, dan nyaris tak ada lagi tanda-tanda keramaian dari festival sehari sebelumnya. Memang sebagai sentra pusat perbelanjaan, kawasan Blok M memang masihlah ramai. Namun perhelatan Ennichisai selalu membuat kawasan Blok M tak ubahnya menjadi kawasan lautan manusia. Di samping itu, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya diramaikan dengan tenda-tenda booth kini sudah bersih, dan terganti dengan deretan mobil-mobil yang tengah parkir. Kawasan Fave Hotel yang juga sempat menjadi tempat “mangkal” sejumlah pihak acara maupun cosplaypun kini juga sudah terlihat normal. Meskipun begitu, sejumlah umbul-umbul dari acara Ennichisai, baik umbul-umbul promosi maupun pihak sponsor masih terlihat di sejumlah titik.

Lalu bagaimana dengan suasana panggung-panggungnya? Simak foto-foto di tempat yang sebelumnya merupakan tempat di mana panggung-panggung Ennichisai berdiri:

Pop Stage

This slideshow requires JavaScript.

Masih ingat dengan serunya perhelatan ICGP ataupun sesi “dugem” dengan REDSHiFT yang begitu emosional tersebut? Atau serunya mengantri di booth Honkai Impact yang begitu ramai? Panggung Pop Stage yang menjadi tempat pementasan tersebut kini tinggal kenangan. Nampak lapangan parkir Blok M Square, tempat di mana Pop Stage sebelumnya berdiri kini sudah bersih dan kembali kepada fungsinya sediakala: tempat parkir.

Main Stage

This slideshow requires JavaScript.

Main Stage yang merupakan panggung utama dari Ennichisai 2019 inipun juga telah lenyap tak berbekas. Tak ada lagi panggung tempat para artis beraksi menghibur pengunjung, ataupun booth-booth yang menjajakan makanan dan pernak-pernik Jejepangan. Semuanya telah tergantikan dengan derap langkah kehidupan masyarakat, termasuk parkiran kendaraan bermotor.

Chika Stage

This slideshow requires JavaScript.

Dibandingkan panggung lainnya, area Chika Stage yang terletak di lantai basement Mall Blok M adalah kawasan yang masih “meninggalkan jejak” dari hingar bingar Ennichisai 2019. Setidaknya masih ada satu banner yang menunjukkan lokasi dari Chika Stage Ennichisai 2019, yang masih terpampang di salah satu pintu masuk ke basement Mall Blok M. Namun di luar itu, area ini juga sudah berjalan normal tanpa jejak-jejak hingar-bingar Ennichisai 2019 kembali. Panggung acara sudah menghilang, dan di tempat diselenggarakannya Chika Stage, kini kembali dipakai sebagai area showroom mobil.

Ennichisai 2019 sendiri telah dipastikan menjadi terakhir kalinya ajang Ennichisai ini diselenggarakan di Blok M. Bahkan di tahun 2020 mendatang, masih simpang siur apakah Ennichisai akan diadakan kembali atau tidak.

Ennichisai, atau Little Tokyo Ennichisai telah menjadi salah satu acara ikonik di kawasan Blok M, dan juga acara yang begitu dinanti-nantikan bagi para penikmat budaya Jepang, khususnya yang berdomisili di Jabodetabek. Setelah berjalan selama 10 tahun sejak tahun 2009 lalu, akhirnya Ennichisai akan “meninggalkan” kawasan Blok M yang selama ini menjadi rumahnya. Banyak kejadian dan kenangan yang telah tertorehkan selama 10 tahun ini. Namun akankah Ennichisai akhirnya kembali lagi? Dan di manakah Ennichisai akan diselenggarakan jika ia kembali? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Yang pasti, kawasan Little Tokyo Blok M telah menjadi saksi bisu akan sebuah perhelatan budaya Jepang berskala besar yang pernah terjadi di Jakarta, lengkap dengan sejuta kenangan yang ditorehkannya selama 10 tahun, terhitung dari tahun 2009 hingga 2019. Sebuah kenangan bernama Little Tokyo Ennichisai.

KAORI Newsline

1 KOMENTAR

  1. Jujur aja sih, pengen banget ke Ennichisai tapi apa kata kondisi yang tidak memungkinkan xD. Berharap kapan-kapan bisa ke acara jejepangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.