BAGIKAN
one piece
© Eiichiro Oda / Shueisha · Production I.G

Beberapa waktu yang lalu, Mayumi Tanaka, seiyuu yang dikenal dalam peran Monkey D. Luffy dalam serial anime One Piece sempat sesumbar mengangkat isu mengenai siapa yang akan menggantikannya sebagai seiyuu dari Luffy. Hal ini  bukan tanpa alasan. Mayumi Tanaka kini tidak lagi muda, di mana ia sudah berumur 64 tahun terhitung sejak 15 Januari 2019. Sementara itu serial One Piece masih terus berlanjut tanpa ada kejelasan kapan akan berakhir. Karenanya ia berpikir mungkin saja One Piece akan terus berlanjut, bahkan di saat dirinya sudah tidak ada lagi.

Sosok Mayumi Tanaka sendiri memang begitu identik dengan Luffy. Wajar saja, karena ia sendiri sudah menjadi seiyuu dari sang bajak laut berkekuatan “manusia karet” tersebut sejak anime One Piece mulai disiarkan di televisi Jepang pada tahun 1999 lalu. Namun siapa sangka ternyata Mayumi Tanaka bukanlah satu-satunya seiyuu dari sang bajak laut yang di Indonesia disuarakan oleh Hana Bahagiana dan Purwita Dewi tersebut? Mayumi Tanaka bahkan bukanlah orang Jepang pertama yang menjadi seiyuu Luffy. Melainkan gelar tersebut rupanya disandang oleh Urara Takano. Bagaimanakah kisahnya?

© Urara Takano Official Site

Inilah Seiyuu Luffy Pertama di Dunia

Syahdan di tahun 1998, setahun sebelum serial anime One Piece dirilis, rupanya One Piece telah diadaptasi menjadi anime, dalam bentuk OVA yang diedarkan secara terbatas. Dengan judul One Piece – Defeat Him! The Pirate Ganzack. OVA ini adalah OVA yang hanya diputar secara terbatas pada perayaan 30 tahun majalah Shonen Jump, Jump Super Anime Tour 1998, dan sejumlah bioskop di Jepang, dan sempat dirilis dalam bentuk video rumahan pula. Berbeda dengan anime One Piece yang dirilis setelahnya yang diproduksi oleh TOEI Animation, OVA One Piece – Defeat Him! The Pirate Ganzack diproduksi oleh Production I.G, dan hanya berdurasi 30 menit, dan berisi cerita original yang tidak ada di komiknya.

Advertisement Inline

This slideshow requires JavaScript.

Di OVA ini hanya ada Luffy, Nami, dan Sanji saja

OVA ini sendiri dirilis sebelum serial anime One Piece yang belakangan dikenal masyarakat dirilis. Karenanya memang ada perbedaan seiyuu di antara kedua versi anime One Piece tersebut. Dalam OVA ini, Luffy diperankan oleh Urara Takano, Nami diperankan oleh  Megumi Toyoguchi, dan Zoro diperankan oleh Wataru Takagi. Sementara itu para kru Bajak Laut Topi Jerami lainnya seperti Sanji hingga Usopp tidak dimunculkan. Entah kenapa ketika One Piece akhirnya diangkat menjadi serial anime, pihak produser memilih jajaran seiyuu yang berbeda, dan akhirnya menjadi seiyuu tetap di One Piece hingga sekarang. Meskipun begitu, beberapa seiyuu di OVA ini belakangan kembali bermain di serialnya, meski dengan peran yang berbeda. Bahkan Wataru Takagi yang awalnya memerankan Zoro belakangan menjadi seiyuu Bellamy di serial One Piece yang dirilis setahun setelah OVA ini.

Urara Takano sendiri merupakan seiyuu asal Jepang yang memulai debutnya sejak tahun 1986. Terlahir di Togane, Chiba, Jepang pada 16 Agustus 1961 dengan nama Hisako Takayama, Urara Takano adalah seiyuu yang lebih dikenal masyarakat lewat peran Maria Tachibana dalam serial game dan anime Sakura Wars. Urara Takano sebelumnya tergabung dalam manajemen Ken Production. Namun saat ini ia mengelola agensinya sendiri yang bernama Re-max.

Selama karirnya sebagai seorang seiyuu, Urara Takano telah membintangi sejumlah anime. Di antaranya adalah Captain Tsubasa Road to 2002 sebagai Ishizaki, Macross 7 sebagai Veffidas Feaze, Hunter X Hunter 1999 sebagai Illumi Zoldyck dan Ging Freecss muda, Fate series sebagai Rider/Francis Drake dan Billy the Kid, dan tentunya Maria Tachibana dari Sakura Wars yang merupakan perannya yang paling terkenal. Urara Takano juga turut aktif dalam menyulihsuarakan film asing ke dalam bahasa Jepang seperti Spy Kids, Night at the Museum, hingga Harry Potter, di mana ia memerankan sosok Bellatrix Lestrange yng dimainkan oleh Helena Bonham Carter.

Di tengah-tengah “kegelisahan” Mayumi Tanaka akan usianya yang tidak lagi muda sementara One Piece terus berjalan tanpa ada kejelasan kapan akan tamat, bukan tidak mungkin Urara Takano menjadi salah satu “alternatif” pengganti Mayumi Tanaka. Apalagi Urara Takano sendiri sebenarnya justru adalah seiyuu One Piece pertama dalam sejarah. Meskipun begitu, Urara Takano sendiri juga tak lagi muda, di mana di tahun 2019, dirinya sudah berumur 58 tahun, 6 tahun lebih muda daripada Mayumi Tanaka.

Akankah Mayumi Tanaka bisa terus memerankan Luffy hingga One Piece akhirnya selesai? Akankah Urara Takano bisa kembali menjadi Luffy jika Mayumi Tanaka pensiun? Ataukah ke depannya akan ada sosok seiyuu baru yang akan memerankan Luffy jika One Piece masih terus berjalan, sementara Mayumi Tanaka, atau bahkan Urara Takano telah pensiun, atau malah telah tiada? Mungkin hanya waktu yang bisa menjawabnya.

KAORI Newsline | Diolah dari berbagai sumber

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.