Siapapun pasti pernah berdoa sekali kepada Tuhan. Meskipun tidak percaya akan apa pun, hari di mana seseorang berdoa dengan hati yang tulus pasti akan datang.

Ef, Halaman 1.

Apakah #Kaoreaders masih ingat dengan novel visual terkenal dari Minori yang berjudul Ef? Kali ini kita akan mengulas manga dari volume 8 sampai dengan volume 10. 

Seri novel visual Ef sendiri diadaptasi oleh Miyabi Juri dalam bentuk manga pada April 2005 sampai dengan Maret 2015 sebanyak 10 volume yang diserialisasikan pada majalah komik Dengeki Comic Gao! kemudian berpindah ke majalah komik Dengeki Daioh. Format tankoubon manga Ef ini dirilis oleh ASCII Media Works

Dalam manga Ef series volume ini menceritakan lanjutan kisah dari Renji dan Chihiro pada volume 8 sampai pertengahan volume 9 yang kemudian dilanjutkan dengan kisah antara Kuze-san dengan Mizuki, yang merupakan sepupu dari Renji dengan sekilas cerita antara Yuu dan Yuuko.

Advertisement Inline
© Minori/ASCII Media Works/Juri Miyabi/ Dok. Pribadi

Sejujurnya, bagi saya sendiri manga Ef ini diringkas ceritanya dengan baik meskipun pada cerita Yuu dan Yuuko kurang dibahas dalam manga ini yang jauh berbeda pada versi novel visualnya atau pun versi seri animasinya. Tetapi, bagaimana pun penggambaran karakternya persis sama di setiap adaptasi seri Ef ini. 

Pertama, kisah Renji dan Chihiro yang dimulai dari Renji mulai dekat dengan Chihiro hingga mengajaknya ke sekolah Renji. Di mana Chihiro sendiri yang memiliki masalah dengan dirinya sendiri, mengenai ingatan dia yang mudah lupa dan dirinya hari ini berbeda dengan dirinya di hari esok yang membuat dia berpikir bahwa karena masalah ini akan menyakiti Renji yang saat itu sudah jatuh hati pada Chihiro. Tetapi, dengan tekad yang kuat Renji lebih mendekatkan diri kepada Chihiro dengan membantu menulis novel bersama dia. 

 

“Karena ini adalah milik Kuze-san. Tidak boleh dibakar…” (© Minori/ASCII Media Works/Juri Miyabi/ Dok. Pribadi)

Kedua, kisah antara Mizuki dengan Kuze-san. Yang mana Kuze-san mengidap penyakit berat dan umurnya tak lama lagi menyindiri meskipun di depan banyak orang dia memakai senyum palsu. Petemuannya dengan Mizuki merubah semua itu, tetapi ketika mereka semakin dekat Kuze-san menjauhi Mizuki agar Mizuki tidak tersakiti dan melupakannya (tetapi malah sebaliknya).

“Aku menunggu seseorang.” (© Minori/ASCII Media Works/Juri Miyabi/ Dok. Pribadi)

Ketiga, segelintir kisah Yuu dan Yuuko diangkat dalam kisah Mizuki dan Kuze-san. Bagian ini mengisahkan masa lalu Mizuki dengan Yuuko dan Yuu, hingga kisah Yuu dengan Yuuko sendiri yang saya rasa sedikit kurang diangkat dalam manga ini. 

Meskipun begitu, karakter Renji dan Yuu itu sangat memukau di mana mereka setia dengan Chihiro dan Yuuko. Begitu juga dengan Mizuki yang siap menerima keadaan Kuze-san dan berani menghadapi Kuze-san ketika dia menghindar dari Mizuki meski memiliki maksud yang baik agar Mizuki tidak tersakiti (sebenarnya lebih sakit dijauhi). Sementara itu, saya merasa karakter Yuuko sendiri masih misterius di manga ini, meskipun kisah dia bersama Yuu dibahas sedikit di dalam ceritanya. 

Terakhir, ketika saya melihat cover dari manga Ef ini, yang saya pikirkan adalah ilustrator novel visualnya sendiri yang menggambar manga-nya. Perlu diingat bahwa desain karakter Ef ditangani oleh Naru Nanao (D.C. Series) dan 2C Galore (Nijuuei, Moekan). Namun, coloring dari manga ini terlihat berbeda dengan versi novel visualnya, di mana menurut saya coloring dari manga ini sedikit lebih warm dibanding dengan versi novel visualnya yang terang. 

 

“Sudah lama tidak bertemu, Yuuko.” (© Minori/ASCII Media Works/Juri Miyabi/ Dok. Pribadi)

Kisah mereka sudah mencapai akhir di mana pada akhirnya Yuu bertemu dengan Yuuko. Jujur ending ceritanya mengingatkan saya pada prolog dari novel visualnya. Renji dan Chihiro memiliki happy ending begitu juga dengan Mizuki dan Kuze-san.

Pada akhirnya, Ef merupakah kisah empat pasangan yang memiliki masalah dan tantangan masing-masing dalam setiap arc-nya. Bagaimana pun masalahnya, mereka semua mempunyai cara mereka sendiri untuk mengatasi masalah mereka, terutama masalah hati mereka masing-masing. Pada akhirnya, cerita-cerita tersebut memberikan sebuah pesan kepada kita, bahwa masih ada yang peduli dengan kita dan menerima kita apa adanya. Kasih itu tidak pernah berakhir sampai kapan pun.

Mari kita bernostalgia kembali bersama seri Ef ini!

KAORI Nusantara

 

1 KOMENTAR

  1. saya pernah nonton anime ini secara tidak sengaja tapi belum baca novel dan manganya,
    tapi animenya di kemas dengan sangat baik
    tapi pertanyaan saya apakah ini kisah nyata….?
    memang happy ending ya, tapi kenyataannya di tengahnya begitu menyakitkan… 🙁

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.