Shiro Usazaki Mulai Buka Suara Mengenai Kasus Komik act-age

1
shiro usazaki
©Shueisha ©m&c!

act-age, komik asal Jepang ini sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, resmi dihentikan oleh pihak Shueisha selaku penerbit majalah Weekly Shonen Jump, setelah penulis ceritanya, Tatsuya Matsuki ditahan oleh Kepolisian Jepang karena kasus tindakan asusila. Selain itu itu, proyek adaptasi drama panggung dari komik tersebut, dengan judul act-age ~Ginga Tetsudō no Yoru~ (act-age: Night on the Galactic Railroad), dan direncanakan akan dipentaskan secara perdana pada tahun 2022 mendatang juga telah resmi dibatalkan. Belakangan dilaporkan juga bahwa komik ini akhirnya telah ditarik dari peredaran, baik itu versi komik cetak fisik maupun versi digitalnya. Bukan hanya itu saja, namun sejumlah proyek merchandise dari komik ini juga telah resmi dibatalkan. Termasuk di Indonesia juga, di mana penerbit m&c! telah resmi menghentikan penerbitan komik act-age di Indonesia, meski m&c! baru saja menerbitkan volume pertamanya pada 5 Agustus 2020 kemarin.

Menanggapi segala kasus yang terjadi ini, dari penangkapan Tatsuya Matsuki hingga penghentian komik act-age, kini Shiro Usazaki selaku ilustrator komik ini akhirnya mulai buka suara. Pertama Usazaki mengucapkan turut prihatin terhadap para korban, namun memuji keberanian mereka untuk bersuara. Baginya kasus pelecehan seksual amat menyakitkan bahkan bisa menimbulkan trauma berkepanjangan, bahkan melihat orang yang berpakaian dan berpenampilan serupa dengan penyerang saja dapat memicu korban untuk merespons dengan cara tertentu, dan selamanya menciptakan stres yang tidak diperlukan dalam hidup mereka.

Usazaki juga tidak ingin act-age yang notabene adalah komik yang ia gambar menjadi karya yang memicu reaksi serupa dari para korban. Karenanya ia berpendapat bahwa penghentian ini adalah keputusan yang tepat, meski dirinya turut menyesalkan bahwa komiknya harus berakhir secara prematur. Namun akibat dari semua ini, ia meminta kepada para fans untuk tidak mengganggu ataupun menyalahkan korban, karena ini memang bukan salah mereka.

Usazaki menambahkan bahwa ia juga memahami kecintaan para penggemar komik, bahkan tidak sdikit di antara mereka yang menemukan inspirasi darinya. Apalagi Shiro Usazaki sendiri juga mengaku bahwa ia pernah “diselamatkan” oleh komik. Namun Usazaki mengingatkan dan meminta kepada para fans untuk bisa berpikir jernih, dan tidak menyalahgunakan kecintaan tersebut, justru untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan. Sebagai penutup, Shiro Usazaki berharap supaya para korban bisa mendapatkan perawatan yang layak, dan bisa melanjutkan kehidupan mereka dengan damai ke depannya.

Advertisement Inline

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Tatsuya Matsuki sang penulis cerita act-age ditahan oleh Kepolisian Jepang karena kasus tindakan pelecehan terhadap dua gadis usia SMP (sekitar 12-15 tahun) pada tanggal 8 Agustus 2020 lalu. Dilansir dari NHK, kasusnya sendiri dilaporkan terjadi pada 8 Juni lalu di kawasan Nakano, Tokyo. Sambil bersepeda, Matsuki disebut menyentuh seorang gadis usia SMP yang sedang berjalan kaki dan kemudian kabur dari lokasi kejadian. Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk diselidiki melalui rekaman kamera pengintai.

Satu jam kemudian, seorang gadis berusia SMP lain juga melapor ke pihak kepolisian karena telah menerima tindakan pelecehan di jalan. Setelah diselidiki, sang pelaku ternyata juga adalah Matsuki yang sebelumnya telah melakukan tindakan serupa dan telah diselidiki melalui rekaman kamera pengawas. Pihak kepolisian setempat mengatakan bahwa Matsuki telah mengakui perbuatannya setelah melewati proses penyelidikan terhadap dua kasus tersebut.

Seri komik act-age mengisahkah Kei Yonagi, seorang siswi SMA miskin yang bercita-cita menjadi aktris. Walau gagal lolos audisi yang diadakan oleh agensi STARS, penampilannya berhasil menarik perhatian Sumiji Kuroyama, seorang sutradara ternama. Sumiji mengajak Kei untuk bekerja bersamanya di Studio Daikokuten yang didirikan olehnya. Keputusan sang sutradara kemudian dikritik oleh CEO agensi STARS, Arisa Hoshi, yang menyebut cara berakting Kei “terlalu berbahaya”. act-age sendiri adalah serial komik yang digarap oleh Shiro Usazaki (ilustrasi) dan Tatsuya Matsuki (naskah cerita). Seri komik ini pertama kali terbit sebagai komik one-shot berjudul Welcome to Asagaya Art High School Film Section yang dibuat pada 2017 sebelum dirilis kembali sebagai serial komik pada Januari 2018 di majalah Weekly Shonen Jump. Volume pertama komik ini juga telah dirilis di Indonesia oleh penerbit m&c! pada 5 Agustus 2020 kemarin.

KAORI Newsline

1 KOMENTAR

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.