Setelah sekitar 1 tahun lebih merilis set kartu dari seri Pokemon Sun & Moon (atau juga disebut Matahari & Bulan), Pokemon TCG Indonesia merilis set lanjutan dari Pokemon generasi ke-8 yaitu Sword & Shield, atau Pedang dan Perisai. Set baru Pokemon TCG Pedang dan Perisai ini dirilis di Indonesia pada tanggal 21 November 2020 dengan format yang sama seperti sebelumnya, yaitu dirilis dalam dua booster terbagi dalam set A dan set B serta satu Starter Deck dengan komposisi kartu acak. Pada set ini terdapat jenis kartu Pokemon baru yaitu Pokemon V & VMAX yang menjadi bintang utama dari Pokemon TCG era Sword & Shield.

Baca Juga: Lebih Dalam Mengulik Kartu Tag Team Supporter dalam Set 5 Pokemon TCG Indonesia

Mekanisme dan jenis kartu baru selalu hadir di Pokemon TCG saat memasuki generasi baru. Jika sebelumnya di seri Matahari dan Bulan ada Pokemon GX dan Tag Team GX, set baru Pedang dan Perisai memiliki Pokemon V dan juga VMAX. Pokemon V adalah varian kartu Pokemon baru dengan tampilan logo V berukuran besar yang ada di pojok kiri atas kartu. Frame dari kartu Pokemon V memiliki warna hitam dengan illustrasi Pokemon berukuran besar yang bisa dikatakan sebagai full art illustration.

pokemon tcg pedang perisai vmax

Mengingatkan Kembali dengan Pokemon-EX

Secara mekanisme permainan, Pokemon V mengingatkan saya kembali dengan tipe kartu Pokemon-EX dari era seri Black & White dan X & Y. Seperti halnya Pokemon-EX, seluruh kartu Pokemon V tergolong sebagai Basic Pokemon, terlepas dari sebenarnya Pokemon tersebut adalah Pokemon evolusi. Salah satu contohnya adalah Rillaboom V. Dalam gim Pokemon, Rillaboom adalah Pokemon evolusi dari Thwackey yang berevolusi dari Grookey. Hal ini memungkinkan pemain bisa memiliki Rillaboom V di arena pada saat awal pertempuran karena kartu ini terhitung sebagai Pokemon Basic.

pokemon vmax

Kemiripan Pokemon V dan Pokemon-EX juga terlihat dari HP dan serangan yang dimiliki, di mana masing-masing Pokemon V memiliki HP dan serangan yang lebih kuat dari Pokemon normal. Sebagai contoh, Morpeko versi normal memiliki HP sejumlah 80 dan serangan terkuatnya, Percikan, memberikan kerusakan (damage) sebesar 50. Sedangkan Morpeko-V memiliki HP sejumlah 170 dan serangan terkuatnya, Electric Wheel memberikan kerusakan sebesar 150.

Memiliki Aturan Khusus Seperti Pokemon-GX Tanpa Adanya Serangan-GX

Dengan HP dan serangan kuat yang dimiliki, bukan berarti Pokemon V tidak memiliki kelemahan. Pokemon V memiliki aturan khusus di mana jika “Pokemon V milik sendiri KO, pemain lawan akan mengambil 2 Kartu Point”. Meski terkesan sama seperti aturan khusus Pokemon-GX, namun aturan ini pertama kali diperkenalkan dalam Pokemon TCG untuk kartu Pokemon-EX.

Baca Juga: Tayang Lagi, Intip Proses Dubbing Anime Boruto di GTV!

Kemiripan lainnya antara Pokemon V dengan Pokemon-EX adalah tidak adanya serangan khusus seperti halnya serangan-GX untuk Pokemon-GX. Dari kartu Pokemon V yang rilis di set Pedang dan Perisai, masing-masing Pokemon V memiliki paling banyak 2 jenis serangan, atau 1 ability dan 1 serangan. Hal ini membuat Pokemon V terlihat tidak terlalu “overpower” seperti Pokemon-GX dengan serangan-GX miliknya.

Dynamax, Gigantamax, dan VMAX

pokemon pedang perisai

Selain Pokemon V, set baru Pedang dan Perisai juga menghadirkan tipe Pokemon baru yaitu Pokemon VMAX. Nama VMAX berasal dari mekanisme gameplay khusus di gim Pokemon Sword & Shield yaitu Dynamax dan Gigantamax, fenomena khusus di benua Galar yang membuat wujud Pokemon menjadi sangat besar. Dalam gim Pokemon Sword & Shield, Pokemon yang mengalami Dynamax dan Gigantamax mengalami peningkatan HP dan memiliki serangan yang lebih kuat.

Perubahan tersebut diterapkan dalam sistem kartu Pokemon VMAX di mana kartu ini memiliki serangan yang lebih kuat, dan HP yang lebih besar. Bisa dikatakan bahwa kartu Pokemon VMAX adalah kartu Pokemon dengan HP tertinggi dalam sejarah Pokemon TCG. Dalam set Pedang dan Perisai ini Pokemon VMAX dengan HP tertinggi adalah Copperajah VMAX dan Snorlax VMAX dengan HP sebesar 340.

Evolusi dari Pokemon V, Lahirlah Pokemon VMAX

Seluruh kartu Pokemon VMAX adalah Pokemon evolusi yang hanya bisa dievolusikan dari Pokemon V saja. Sebagai contoh, untuk menggunakan kartu Toxtricity VMAX, pemain harus memiliki kartu Toxtricity V di arena. Jika pemain hanya memiliki kartu Toxtricity biasa (bukan V) maka pemain tidak bisa mengevolusikan kartu tersebut menjadi Toxtricity VMAX.

Masing-masing Pokemon VMAX memiliki aturan khusus yang sama seperti Pokemon Tag Team GX, yaitu “ketika Pokemon VMAX milik sendiri KO, pemain lawan akan mengambil 3 Kartu Point”. Karena itu Pokemon VMAX tidak bisa digunakan sembarangan. Pemain perlu memperhatikan timing dan situasi karena jika salah langkah, Pokemon VMAX yang seharusnya memberikan kekuatan besar malah dapat membawa lawan lebih dekat dengan kemenangan. Perlu diingat bahwa Pokemon VMAX juga masih memiliki kelemahan sehingga HP besar yang dimiliki Pokemon VMAX masih bisa cukup ditangani oleh Pokemon dengan tipe yang sesuai.

Konklusi

Secara keseluruhan mekanisme Pokemon V dan Pokemon VMAX terlihat menarik karena menggabungkan esensi Pokemon-EX dan Pokemon Tag Team GX di dalam satu set. Tidak adanya serangan khusus seperti serangan-GX pada kartu Pokemon V, serta resiko besar yang dapat memberi lawan 3 kartu point jika menggunakan Pokemon VMAX membuat permainan menjadi sedikit lebih terlihat balanced jika dibandingkan dengan era Matahari dan Bulan yang bisa dikatakan penuh dengan kartu yang cukup “overpowered”. Dari kartu yang sudah rilis di set Pedang dan Perisai, kartu Pokemon V dan VMAX manakah yang menjadi andalan untuk deck kamu di seri baru Pokemon TCG ini?

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.