24 Unit KRL seri 205 eks-JR East Jalur Nambu Tiba Di Tanjung Priuk

0
JR 205 ex-Nambu Line (NaHa 10) | Foto Oleh: Fasubkhanali
KRL JR 205 ex-Nambu Line | Foto Oleh: Fasubkhanali
KRL seri 205 eks-JR East jalur Nambu | Foto Oleh: Fasubkhanali

Minggu (27/9), sebanyak 24 unit (4 trainset) kereta rel listrik (KRL) seri 205 eks-JR East dari jalur Nambu tiba di pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta, setelah menempuh perjalanan panjang dari pelabuhan Niigata, Jepang. Kedatangan KRL seri 205 ini merupakan pengiriman (shipment) ketiga KRL seri 205 eks-JR East jalur Nambu. Sebelumnya sebanyak 54 unit (9 trainset) KRL seri 205 dari jalur Nambu sudah tiba di Jakarta dan sudah beroperasi melayani penumpang.

4 trainset KRL seri 205 eks-JR East jalur Nambu yang tiba kemarin diantaranya adalah trainset NaHa H10 (205-131F), H13 (205-134F), H37 (205-21F) dan H42 (205-26F).

Tahun 2015 ini, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) membeli sebanyak 120 unit KRL seri 205 dari JR East, yang diambil dari jalur Nambu. Saat ini, sudah 78 unit (13 trainset) KRL seri 205 eks-JR East jalur Nambu yang telah tiba di Jakarta dan 9 trainset diantaranya telah berdinas. 1 rangkaian dioperasikan sebagai KRL dengan formasi 12 kereta (2 trainset dalam 1 rangkaian), 1 rangkaian berdinas sebagai KRL feeder jarak pendek dengan formasi asli 6 kereta, dan beberapa trainset lainnya dirangkai ulang menjadi KRL dengan formasi 10 kereta dalam 1 rangkaian (1 trainset) untuk memenuhi kebutuhan operasi dan rangkaian cadangan KRL Jabodetabek.

Menurut Direktur Utama KCJ, M.N. Fadhila, pembelian sarana KRL ini merupakan upaya PT. KCJ untuk mengakomodir jumlah penumpang yang terus meningkat. “KRL yang baru datang dari Jepang ini akan kami uji coba untuk dioperasikan sebagai rangkaian yang terdiri dari 12 kereta.”, ungkap Fadhil.

JR 205 ex-Nambu Line (NaHa 10) | Foto Oleh: Fasubkhanali
Tc204-131, trainset NaHa H10 | Foto Oleh: Fasubkhanali

Rangkaian formasi 12 kereta tersebut diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk menambah kapasitas angkut penumpang KRL di rute Bogor – Jakarta Kota PP dan Bekasi – Jakarta Kota PP yang merupakan rute terpadat saat ini.

“Saat ini kami terus melakukan uji coba sarana dan penyesuaian prasarana untuk mendukung pengoperasian satu rangkaian KRL dengan 12 kereta.” ucap Fadhil.

Demi memperlancar program ini, KCJ juga melakukan perpanjangan peron stasiun yang akan dilayani oleh KRL dengan 12 kereta ini. Saat ini, stasiun-stasiun pada permukaan tanah di lintas Bogor – Manggarai sudah mulai melakukan perpanjangan peron.

Sejak tahun 2009 hingga saat ini, KCJ telah membeli 784 unit KRL dan saat ini seluruh KRL tersebut dioperasikan untuk mengakomodir 884 perjalanan KRL per hari di wilayah Jabodetabek. Jumlah perjalanan ini direncanakan akan terus bertambah sampai akhir tahun menjadi 988 perjalanan per hari, dan merupakan bagian dari tahapan untuk mencapai target 1,2 juta penumpang per hari di tahun 2018.

JR 205 ex-Nambu Line (NaHa 10) | Foto Oleh: Fasubkhanali
JR 205 ex-Nambu Line (NaHa 10) | Foto Oleh: Fasubkhanali

Dari data jumlah penumpang pada tahun 2015 yang KAORI terima, dalam sehari KRL Jabodetabek rata-rata melayani sebanyak 850 ribu penumpang dengan angka jumlah penumpang tertinggi yang tercatat sebanyak 914.840 penumpang.

Video:

KAORI Newsline | Oleh Fasubkhanali

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.