SHARE
Yumi, traditional guest untuk Ennichisai 2016 (Ennichisai)

reon

Sudah siap ke Ennichisai akhir pekan ini? Sebelum datang, yuk simak siapa saja guest yang akan tampil pada Ennichisai tahun ini.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, ada dua guest yang akan tampil: traditional guest dan pop culture guest. Berikut daftarnya.

Profil Traditional Guest

BONTEN

Bonten didirikan dan dipimpin oleh Bapak Kobayashi Masataka. Bonten merupakan sebuah tim pemain taiko yang beranggotakan 10 orang. Mereka menyelenggarakan kelas taiko bernama Mirai Taiko Doujou.
Dibentuk pada tahun 1999、 para alumni berkumpul dan melakukan debut pada bulan Agustus tahun 2000 di ”Daikyosai” perfektur Akita。Di tengah-tengah pertunjukan, alat musik tradisional Jepang juga akan digabung dengan instrumen lainnya seperti seruling, kecapi, dan piano. Tujuannya adalah untuk mendalami musik dan originalitas suara.

YUMI

Ia memulai karirnya di dunia musik mulai dari Youtube pada tahun 2010. Dia meng-cover lagu idol / grup dari Korea dan Jepang dengan nama Czkim. Yumi bergabung Kompetisi Karaoke yang diselenggarakan oleh Japan Foundation dan menjadi pemenang. Akhir tahun 2012, ia mulai bergabung Band indie yang disebut “Aozora” . Pada tengah 2013 dia mengikuti kompetisi Anisong di Ennichisai dan menjadi juara kedua. Pada awal 2014 dia mendapat kesempatan untuk bernyanyi di Osaka, Jepang. Yumi mendapat kesempatan untuk memulai debutnya di Jepang di bawah label indie di November. Single pertama yumi adalah ‘stairway to dreams ‘ yang dibuat oleh 3 komposer Kohei Sako, Riho dan Kaai. Dia juga memiliki live tour di Tokyo dan Nagoya. Pada tahun 2015 ia memiliki kesempatan untuk bernyanyi di ‘Festival Bali Enoshima’ dan ‘Indonesia Jepang Festival’. Tahun 2016, Yumi akan memiliki mini album baru yang disebut ‘ Season ~ in no season’s country’ yang akan dijual di Ennichisai 2016.

ENJUKU

Enjuku yang didirikan pada tanggal 21 Januari 2009 adalah kelompok teater bahasa Jepang yang unik karena beranggotakan orang – orang Indonesia . Setiap tahun ENJUKU membuka pendaftaran anggota baru dan mengadakan penyeleksian pendaftaran serta audisi untuk memilih anggotanya. Syaratnya adalah mahasiswa yang belajar bahasa Jepang atau mahasiswa yang tertarik dengan sandiwara, pembuatan kostum, panggung, dan lain-lain. Indonesia sebagai negara yang jumlah pelajar bahasa Jepangnya terbanyak nomor lima di dunia, tidak hanya banyak memiliki pelajar bahasa Jepang tapi juga memiliki peminat manga dan pendengar musik J-Pop yang tidak sedikit jumlahnya. Namun, meskipun sudah sedemikian dekat mereka mengenal bahasa Jepang dan budayanya, untuk memahami tentang Jepang tentu saja tidak semudah itu. Untuk itulah di dalam kegiatan ENJUKU, melalui berperan sebagai orang Jepang dan menggunakan bahasa Jepang secara lisan para mahasiswa sedikit banyak bisa merasakan bagaimana menjadi orang Jepang dan menjadi lebih mengenal Jepang. Setelah melakukan latihan dan membuat seluruh perlengkapan sandiwara yang menjadikan itu semua sebagai praktek kerja langsung, ENJUKU mengadakan pertunjukan sekali dalam setahun.

Teater ENJUKU adalah teater musikal di Jakarta yang terdiri dari pemuda-pemudi pecinta Jepang. ENJUKU didirikan pada tahun 2009. Memasuki tahun ke-8, ENJUKU terdiri dari 115 anggota. Tujuan dari ENJUKU adalah membentuk para anggota ENJUKU agar siap terjun di dunia kerja. Sementara target ENJUKU adalah mengadakan Pementasan Utama di Jakarta satu tahun satu kali. Kemudian, sejak tahun 2014, untuk mengirimkan rasa cinta dan persahabatan terhadap Jepang serta memperkenalkan negara Indonesia lebih luas, terutama di negara Jepang, sebuah project besar yang dinamai Sakura Zensen Project telah dilaksanakan.

Kajimaai (Eisa)

Kobudo Taiko Shudan Kajimaai berasal dari kota Itoman dan dibentuk pada tahun 1998. Anggotanya terdiri dari siswa SD hingga orang dewasa. Kajimaai memadukan Sousaku Eisa dengan Kobudo (bela diri dengan alat) dan Shishimai (Barongsai Jepang). Sesuai dengan namanya, Kajimaai (Kaze no Mai) menari seperti angin. Mereka menjadi wakil Jepang di International Mask Dance Festival di Kota Andong, Taipei International Travel Fair, Matsuri in Taiwan. Mereka juga pernah tampil di Washington D.C dan Hawaii. Kobudo Taiko Shudan Kajimaai juga sering menjuarai berbagai kompetisi, salah satunya pernah menjadi juara 1 di Worldwide Eisa Festival. Selain melakukan pertunjukan, Kajimaai juga membintangi iklan minuman. Di Ennichisai 2015, anggota Kajimaai yang akan tampil bernama Yuuki Tamashiro dan Mizuki Uechi. Mereka akan tampil bersama U-maku Eisa Shinka Indonesia.

Hiromi Kano yang sangat fasih dalam budaya tradisional Jawa. (Ennichisai)
Hiromi Kano yang sangat fasih dalam budaya tradisional Jawa. (Ennichisai)

Hiromi Kano

Kano Hiromi adalah seorang wanita yang lulus dari Tokyo college of Music spesialisasi piano. Kano sudah belajar piano sejak kelas 1 SD. Selain itu, saat SD Kano Hiromi juga memainkan trombone dalam jajaran alat musik tipe brass. Ketika masuk SMP, Kano Hiromi jarang bermain musik, namun saat SMA beliau bergabung dengan orkestra sebagai violinist. Memasuki bangku perkuliahan, salah satu pilihan yang tersedia adalah

Gamelan Jawa, dan Kano Hiromi memilih alat musik tersebut. Beliau juga bergabung dalam klub Gamelan jawa, namun karena dirasa membosankan, beliau berhenti mengikuti klub tersebut.Sebelum berhenti, sebenernya Kano Hiromi ingin sekali melihat tempat yang tepat untuk bermain musik Gamelan jawa. Kemudian pada tahun 1988, beliau datang ke Indonesia. Di sana, Kano Hiromi bisa melihat dan juga mendengar Gamelan Jawa lokal. Karena merasa cocok, beliau memutuskan untuk banting setir dan akan terus melanjutkan mempelajari Gamelan Jawa.

Mulai dari September 1996, Kano Hiromi menjadi mahasiswi asing di ISI surakarta,Indonesia dengan beasiswa selama satu tahun.Kemudian, dengan biaya sendiri menetap selama empat tahun lagi. Setelahnya, Kano Hiromi menjadi warga tetap di Solo, Indonesia. Selama ini Hiromi pernah manggung bersama dengan 168 Dhalang Selain dalam pagelaran wayang kulit, Kano Hiromi juga sering tampil dalam upacara pernikahan yang bertempat di seluruh nusantara.

Hiroaki Kato

Penyanyi yang lahir tanggal 9 Maret 1983 ini merupakan penyanyi-penulis lagu, penerjemah bahasa Indonesia, interpreter, dosen universitas, aktor, MC dan juga aktif sebagai host Indonesia Banget di salah satu TV nasional. Dibawah naungan Yoshimoto Creative Indonesia, Hiro-san banyak menghasilkan karya terutama lagu bahasa Indonesia yang di translasi ke bahasa Jepang. Hiro-san juga sempat mengeluarkan mini album berjudul Terima Kasih pada 2010. Ia juga tengah berencana mengeluarkan mini album kedua dan full album. Dalam album-album itu, Hiro akan menciptakan lagu dalam bahasa Indonesia sambil memasukkan unsur musik tradisional ke dalamnya.

Ito Keisuke

Ito Keisuke adalah pemain tsugaru shamisen yang telah mengadakan pertunjukan di Jepang, Japan Expo di Perancis, Yumi Kaisura Asia Bridal Summit di Cina, Spanyol, Mongolia dan negara lainnya. Tidak hanya menampilkan pertunjukan musik tradisional Jepang saja, ia pernah juga menggabungkan shamisen-nya dengan alat musik modern. Ito Keisuke merupakan supporting member AUN J Classic Orchestra. Selain menjadi pemain shamisen, ia juga adalah model dari agensi Alpha Management.

Iproject

Project愛(Ai Project) yang dipimpin oleh Hasuda Ai merupakan sebagai suatu wadah penyatuan hubungan Indonesia dengan Jepang dalam bidang budaya khususnya dalam hal tari, dan juga sebagai penyatuan dari klub-klub yang telah beliau dirikan di beberapa kota di Indonesia, diantaranya : Padang, Jakarta dan Bandung, serta ada beberapa klub yang juga bakal menyusul nantinya. Project愛(Ai Project) hadir pada tahun 2002 karena banyaknya permintaan dari para siswa yang ingin mempelajari Kebudayaan Jepang khususnya tarian Jepang. Anggota Project愛(Ai Project) sendiri sudah berjumlah lebih dari 1000 orang yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Hasuda Ai sensei sebagai pelopor dari team ini memiliki yang juga memiliki nama panggung di Jepang Kiri Saien (桐彩猿) mengajarkan tarian tradisional Jepang yang bergenre moderen/tarian kontemporer 「新舞踊」, segi moderen pada tarian ini hanya terdapat pada lagu pengiring yang sebagian besar menggunakan lagu Populer yang sedang digandrungi remaja saat ini dan juga dalam hal make-up atau dandanan yang sederhana. Tetapi di luar hal tersebut gerakan tari yang diajarkan adalah gerakan tarian Tradisional Jepang yang telah ada dari dulunya.

Bersambung ke halaman berikutnya