Perdana menteri Abe Shinzo (kanan) dan sekretaris pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel, 2015. (Wikipedia)

Perdana menteri Jepang Shinzo Abe dikabarkan akan menemui presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan tersebut dikabarkan akan berlangsung pada 17 November di New York.

Dilansir Japan Times, presiden Abe hari ini telah mengucapkan selamat kepada Trump dan berharap “Amerika akan dibawa menjadi lebih hebat” di bawah kepemimpinannya. Trump memuji Abe atas pencapaian ekonomi Jepang dan berharap “bisa terus menguatkan hubungan erat” Amerika – Jepang.

Walau demikian, isu sensitif seperti belanja pertahanan dan perjanjian dagang Trans-Pacific Partnership (TPP) tidak akan dibicarakan dalam pertemuan tersebut.

Advertisement Inline

Trump dikenal memiliki sikap yang keras terhadap perdagangan bebas. Bila Trump menang, ada kemungkinan perjanjian Trans Pasifik (TPP) yang dirintis oleh Obama akan kandas. Sebelumnya, Trump mengancam akan menerapkan hambatan tarif yang sangat tinggi terhadap barang-barang asal Tiongkok bila ia terpilih. Sejumlah komikus porno mengungkapkan komentarnya terhadap kemenangan Trump dan sikapnya terhadap TPP.

Jepang bergantung kepada Amerika Serikat untuk tetap dapat melindunginya dari ancaman Tiongkok dan Korea Utara. Dalam kampanyenya, Trump menentang konsep pertahanan kolektif seperti NATO dan meminta negara-negara partisipan untuk “melindungi diri mereka sendiri.”

Pada pemilihan presiden yang diselenggarakan 8 November, kandidat partai Republik Donald Trump berhasil mengungguli kandidat Demokrat Hillary Clinton. Trump sudah memenangkan 279 elektrorat, mengalahkan Clinton yang hanya memenangkan 228 elektrorat sekaligus melebihi batas minimum 270.

Baca Juga: Berharap Kebijakan Trump, Yen Ditutup Melemah, Bursa Saham Menguat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.