BAGIKAN
Proyek LRT Jabodebek | Sumber: Tempo.co/Imam Sukamto
Proyek LRT Jabodebek | Sumber: Tempo.co/Imam Sukamto

reon

Setelah berjalan beberapa tahun terakhir, proyek pembangunan kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) yang dibangun Pemerintah Republik Indonesia (RI), dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI beserta PT Adhi Karya akan memasuki tahap pengadaan dan pemasangan instalasi sistem persinyalan, dengan menggunakan sistem blok berpindah (Moving Block System).

Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi setelah rapat pembahasan LRT Jabodebek di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

“Tadi kami bicara soal persinyalan ada yang fixed block ada yang moving block. Dengan moving block penumpangnya bisa mendekati 500.000 orang per tahun sedangkan pakai fixed cuma 270.000 orang per tahun. Maka itu saya langsung setuju,” ucapnya.

Dalam hal penggunaan sistem Moving Block ini, PT LEN Industri (LEN) yang memiliki anak perusahaan sistem perkeretaapian, PT LEN Railway System (LRS) ditunjuk oleh Menteri Perhubungan sebagai mitra lokal sekaligus pendamping pemenang lelang untuk penyediaan sistem persinyalan LRT tersebut.

“Kami mengarahkan LEN Industri sebagai local partner. Siapapun yang menang kami minta LEN sebagai local partner karena kami ingin LEN jadi perusahaan yang membangun persinyalan di Indonesia, seperti INKA untuk kereta,” tambah Budi.

Sistem Moving Block Sendiri telah digunakan di berbagai negara modern di bidang transportasi umum seperti Jepang dan beberapa negara di benua Eropa. Sistem Moving Block  terdiri dari 2 jenis, diantaranya Communication Based Train Control (CBTC) dan Transmission Based Signal (TBS) yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan posisi kereta saat di lintas dan mengatur kecepatan serta posisi berhenti yang tepat kereta selanjutnya secara otomatis, untuk menjaga jarak aman antar kereta dan menghindari kecelakaan di lintas tersebut.

Dengan ditunjuknya LEN sebagai mitra lokal dan pendampingan untuk pembangunan sistem persinyalan LRT Jabodebek diharapkan mampu meningkatkan kualitas LEN sebagai salah satu industri strategis dalam negeri, serta dapat memperoleh tambahan pengetahuan dari transfer teknologi.

Cemplus Newsline By KAORI