Hajimete no Gal Episode 3 – Boyfriend vs Bestfriend

1
(©Meguru Ueno, Studio NAZ/Hajimete no Gal)

Peringatan, ulasan mingguan di bawah dapat mengandung spoiler dari episode 3 Hajimete no Gal

Akhirnya terjawab sosok si kuro-gyaru. Si Gyaru berkulit gelap tersebut adalah Ranko Hanjou, teman masa kecil Yukana. Ranko lebih tegas, pede dan memiliki kesan gyaru yang lebih ke stereotip dibandingkan Yukana. Bebas, liar dan suka bermain adalah kata sifat yang dapat menggambarkan Ranko secara jelas. Bahkan Junichi takjub saat Ranko “bermain tangan” dengan Yukana. Yukana yang kalem tiba-tiba tunduk di depan Ranko.

(©Meguru Ueno, Studio NAZ/Hajimete no Gal)
(©Meguru Ueno, Studio NAZ/Hajimete no Gal)

Kehadiran Ranko di episode 3 bukanlah karakter sampingan yang bertujuan untuk “go buddy buddy” dengan Junichi. Karakter Ranko justru menjadi tokoh antagonis dari episode 3. Ranko adalah seseorang yang berbahaya demi memenuhi ambisinya untuk menjadi yang nomor satu di mata Yukana. Bahkan di awal episode, dirinya menganggap bahwa Junichi hanyalah seorang cowok beta pengecut dengan pikiran mesum belaka.

Demi memenuhi keinginannya, Ranko bermain go buddy buddy di awal untuk menguji seberapakah nilai dari Junichi sang pacar Yukana. Ranko hangout dengan Junichi dan Yukana untuk membuktikan kalau Junichi itu hanya bocah lemah dan memang benar adanya). Walapun nilai Junichi sedikit naik saat mencoba melindungi Yukana dari para berandalan, Ranko bersikukuh untuk memisahkan Junichi dari Yukana.

Advertisement Inline
(©Meguru Ueno, Studio NAZ/Hajimete no Gal)

Bagaimanakah cara Ranko untuk memisahkan Junichi dari Yukana? Dengan cara memaksa Junichi untuk ber-“ena-ena” dengan Ranko untuk menggoyahkan imannya. Walapun niat awalnya Junichi memang ingin ena-ena, tapi dia ternyata memliki sedikit pendirian dalam dirinya dengan mengatakan bahwa dirinya tidak ingin ena-ena dengan sembarang orang. Niatnya tetap lurus untuk ena-ena dengan Yukana. Ranko sangat marah dan hampir memperkosa Junchi namun Yukana yang tiba-tiba muncul menggagalkan aksi tersebut. Tapi motif Ranko tidak terkuak oleh Yukana dan Ranko merasa berhutang budi dengan Junichi walau masih mengancam untuk menghajar dirinya kalau Junichi membocorkannya ke siapapun.

Boyfriend vs Bestfriend

Kejadian ini ternyata sering terjadi dalam kehidupan nyata. Saat salah satu teman dari sebuah lingkar sosial memiliki seorang pacar, biasanya keutuhan lingkar tersebut akan terancam. Saya beberapa kali melihat fenomena tersebut di kehidupan nyata dan konflik yang terjadi biasanya akan berkali-kali lipat bila sang BF (boyfriend) dan BF (best friend) saling mengenal.

Sang bestfriend biasanya akan mengalami 5 tahap kesedihan Kübler-Ross. Pertama, mereka akan denial bahwa sang bestie mereka memiliki significant other yang lain. Kedua, mereka akan marah pada diri sendiri bagaimana bisa hal itu terjadi. Ketiga, mereka akan mencoba bargaining agar sang bestie kembali dan meninggalkan boyfriendnya, baik dengan cara diplomasi maupun dengan koersi seperti Ranko lakukan terhadap Junichi. Tahap keempat adalah depresi yang mendalam seperti Ranko alami saat terpergok Yukana. Tahap akhirnya yaitu mereka akan menerima bahwa realita tidak akan sama seperti dulu. Ranko menerima perubahan tersebut saat Yukana yakin bahwa tidak ada apa-apa diantara Junichi dan dirinya.

Opini saya pribadi, memang hubungan boyfriend vs bestfriend adalah suatu hal yang cukup kompleks. Apalagi bila sang boyfriend ternyata satu lingkaran sosial dengan bestfriend. Saat seseorang memasuki hubungan yang cukup serius, pastilah akan ada perubahan di sekitar lingkungannya. Apalagi kalau kasus ini dibalik jadi bestfriend vs girlfriend.

(©Meguru Ueno, Studio NAZ/Hajimete no Gal)

Sebagai penutup, episode 3 Hajigal memberikan sebuah ketegangan yang berbeda dibandingkan episode 2. Bila anda amati, anda akan menemukan Yui Kashii, sang siswa rajin, memberikan pandangan tajam ke Ranko dan Junichi. Apakah Yui adalah serious slut yang dibayangkan oleh Junichi? apakah sesuatu yang lebih mengejutkan akan datang lagi? Tunggu episode 4-nya!

Bonus: End Card oleh Kodama Yuuki

(©Meguru Ueno, Studio NAZ/Hajimete no Gal)

KAORI Newsline | Ditulis oleh Naufalbepe

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.