BAGIKAN
KRL TM 5017F yang anjlok di Manggarai, Senin (3/10). (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)

Perjalanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek terganggu pagi ini. KRL Commuter Line tujuan Angke mengalami anjlok selepas stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (3/10) pagi. Akibatnya, penumpang KRL di stasiun Manggarai dan stasiun-stasiun lainnya sepanjang lintas Bogor – Manggarai pun menumpuk karena perjalanan KRL menuju Manggarai tersendat dan mengalami antrian.

Baca Juga: KRL Commuter Line Tujuan Angke Anjlok dan “Nge-drift” di Manggarai

Beruntung, operator transportasi Bus Rapid Transit (BRT) Jakarta, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengerahkan beberapa armada bus tambahan di rute 4B yang melayani Stasiun Manggarai – Pasar Minggu – Universitas Indonesia P.P.

Beberapa bus tambahan tersebut melayani rute penuh dari stasiun Manggarai ke Universitas Indonesia, dan sebagian lainnya hanya melayani sampai Pasar Minggu untuk selanjutnya kembali ke stasiun Manggarai. Rute yang paralel dengan jalur KA lintas Manggarai – Bogor menjadi alternatif yang cukup memudahkan bagi pengguna jasa KRL yang membutuhkan waktu dan tak dapat menunggu antrian perjalanan untuk berpindah, terlebih jalur ini juga memiliki tanda perhentian di beberapa stasiun KA seperti Manggarai, Pasar Minggu, Tanjung Barat, dan Lenteng Agung.

Baca Juga: “Multi-Track Drifting” KRL Jabodetabek Dari Masa ke Masa

Selain itu, bus tambahan juga tersedia di rute 6M Manggarai – Blok M. Bus ini melayani penumpang yang hendak menuju kawasan perkantoran di Kuningan dan Semanggi, melalui jalan Rasuna Said, Gatot Subroto, Soedirman, dan mengakhiri perjalanannya di Blok M.

Berdasarkan pengamatan tim KAORI di lapangan, setelah kedatangan sejumlah bus tambahan, halte Transjakarta yang sebelumnya dipenuhi oleh penumpang kini berangsur mulai lenggang.

Baca Juga: Ini Dia Asal Usul Meme Multi-Track Drifting