BAGIKAN
we against the world

Perkembangan dunia kompetisi video game atau Esports di Indonesia sangatlah positif. Salah satu indikasi paling jelas sekaligus sebagai lompatan fenomenal adalah ketika Esports resmi menjadi cabang olahraga (cabor) eksibisi di Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang pada Agustus lalu. Meski “hanya” meraih 1 medali emas dan 1 medali perak,untuk negara yang masih dalam tahap tumbuh dan berkembang dalam membentuk industri Esports, keikutsertaan tim Esports Indonesia pada Asian Games 2018 merupakan suatu pencapaian besar.

Geliat Esports yang terus berkembang inilah yang juga dirasakan oleh Reza “Arap” Oktovian, seorang Youtuber Indonesia. Sebelum menjadi populer dengan konten-konten kreatif dan uniknya di youtube, passion utama Reza sejak dulu adalah dunia Gaming dan Esports. Dengan latar belakang itu, Reza kemudian membentuk We Against The World (WAW).

“Goal utama gue mendirikan WAWA adalah ingin membawa pro-gamers atau atlet Indonesia ke kancah internasional dan membawa Indonesia bersaing di kompetisi global”, ujar Reza mengenai langkahnya membentuk WAW.

Di belakang WAW, Reza dibantu oleh Aoura Lovenson Chandra sebagai Co-Founder dan Jeffry Hidayat sebagai Managing Director. Reza dan Aoura telah bekerja sama sebelumnya membentuk Famous ID, sebuah Creator Network yang memayungi Reza sebagai salah satu content creator tersukses di Indonesia. Kolaborasi mereka sekarang adalah mewujudkan mimpi Reza ssejak lama, yaitu membuat team & management Esports melalui WAW.

“Saya bangga bisa menjadi bagian yang ikut merealisasikan visi Reza. Melalui WAW, kami juga ingin memberikan persepsi positif ke masyarakat luas bahwa pro-gamers adalah sebuah profesi yang serius dan bisa menjadi sebuah pilihan karir yang menjanjikan, sama seperti conten creator”, kata Aoura mengenai keikutsertaannya dalam proyek WAW.

WAW akan menaungi para gamers Indonesia yang bergabung di bawahnya. Tidak hanya membantu mengembangkan bakat dan kemampuan bermain mereka, WAW akan mengasah dan menjadikan para anggotanya sebagai pemain terbaik sekaligus sebagai content creator.

Hai ini sejalan dengan visi WAW yang ingin membawa Indonesia menjadi salah satu pemimpin di dalam ekosistem Esports tingkat dunia. Visi tersebut akan dimanifestasikan dalam program-program yang membantu dan mengasah minat dan bakat para gamer profesional untuk menjadi yang terbaik di dunia Esports. WAW juga akan menjadi bagian dari pemain kunci yang mengukuhkan dan memperkuat Esports sebagai salah satu industri yang menjanjikan, menguntungkan, dan lestari bagi seluruh pemangku kepentingan di dunia Esports Indonesia.

“WAW berusaha membentuk infrastruktur yang sustainable untuk mendukung para atlet agar bisa masuk ke jenjang yang lebih serius, lebih tinggi, dan mendulang banyak prestasi”, sepertu yang dikatakan Jeffry Hidayat selaku Managing Director WAW.

We Against The World (WAW) mulai berdiri sejak 20 September 2018 lalu. Saat ini WAW telah memiliki 4 divisi dan akan terus menambah dan memperbesar tim melalui penambahan divisi baru. Berikut adalah keempat divisi beserta nama-nama pro-gamer yang telah bergabung di dalamnya, yaitu:

This slideshow requires JavaScript.

  • Divisi AOV: Mustain “Mumuy” Ai, Agung “Raz0r” Prasetyo, Eka “RAZE” Ady Putra, Muhammad “Naitomea”. Stenley “TaxStump” Hermawan.
  • Divisi PUBG Mobile: Deni “jrx” Nul Haqiem, Ariezky “TakaNoMe” Very Haridjaya, Abdul “Nay” Rahman, Bima “Cupaw” Fauzan Azima.
  • Divisi Fortnite: Jordy “meCyx” Anderson, silvano “Renegade” kevin, Muhammad “NotWibu” Maulana, Kevien “iShawshanks” Al Islamy.
  • Divisi Streamer Mobile Legends: Fadil “FJ” jaidi, Jeje “Jeje” Adriel.

Sejak resmi berdiri dan memulai aksinya melalui berbagai kompetisi, para gamer WAW telah mencatat beberapa prestasi. Saat ini, divisi AOV WAW telah mencapai posisi 4 besar, baik di ajang ANC (AOV National Championship) dan di ajang AIC 2018 (Arena of Valor International Championship). Sementara itu divisi PUBG berhasil masuk jejeran 4 besar PINC (PUBG Indonesia National Championship) dan IPWC (Indonesia Pride Weekdays Championship).

Ke depannya, WAW akan terus aktif berpartisipasi dan mendulang prestasi di berbagai kompetisi Esports skala nasional dan internasional. Target ini dimulai melalui tim AOV yang berikutnya menargetkan masuk ke liga divisi utama ASL (AOV Star League).

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.